
"Apakah wanita itu mengetahui kalau wanita itu adalah ratu Melan." guman penyihir atau Mentri Hu dalam hati. dia terus menatap raut wajah Mel sel yang mengatakan kalau dia tidak dalam kondisi bercanda.
"Apa Yang mulia katakan?" tanya melan dengan tubuh yang sedikit bergetar dan berkeringat. Ternyata wanita itu sangat ketakutan Jika dia ketahuan oleh Sheila bahwa dirinya adalah ratu melan.
"Aku bertanya lagi kepadamu, dayang. Jangan melakukan sesuatu melebihi batas kemampuan. jika kau berusaha untuk melakukan sesuatu melebihi batas kemampuan maka kau akan tahu sendiri bagaimana jika rupa aslimu itu akan mengupas." ucap Sheila yang berada di samping melan. Hal itu membuat wajah melan seketika memucat.
"Baik Yang mulia." ucap Melan yang kemudian pergi dari aula istana Kerajaan. Wanita itu benar-benar sangat marah, dia begitu marah karena Sheila mengatakan mengenai jatidirinya.
"Apakah wanita itu tahu kalau aku adalah ratu melan?" tanya Melan dalam hati. Namun sesaat kemudian dia menghembuskan nafasnya dengan begitu kasar, Aku tidak yakin kalau wanita itu mengetahui kalau aku adalah Ratu Melan,
"Jika dia mengetahuinya pasti dia akan menghukum ku." guman Melan.
Setelah mengatakan hal itu akhirnya Sheila membiarkan melan pergi dari sana. langkah kakinya berjalan kembali dan duduk di samping sang suami, hari itu akan menjadi di hari yang akan membuat para pejabat kerajaan mengerti Bagaimana sifat dari ratu kerajaan itu. mereka tidak boleh melangkahi semua yang telah mereka lakukan.
Setelah selesai dengan pertemuan itu akhirnya Kaisar Jung membawa istrinya ke sebuah tempat yang begitu rahasia yang ada di kerajaan.
"Kau mau mengajakku ke mana, Yang Mulia?" tanya Sheila kepada suaminya.
"Tentu saja aku akan mengajak istriku ke sebuah tempat rahasia yang tidak diketahui oleh siapa saja." jawab Kaisar Jung.
"Benarkah?" tanya Sheila.
"Tentu saja." jawab Kaisar Jung kembali.
Sang Kaisar memegang erat tangan istrinya, seolah-olah pria itu takut kalau istrinya akan pergi meninggalkannya.
"Kelihatannya kau benar-benar takut kalau aku tiba-tiba lari Yang mulia?" tanya Sheila yang membuat sang Kaisar langsung terdiam dan tersenyum.
__ADS_1
"Kau tidak boleh mengatakan hal itu, istriku. karena aku tidak akan membiarkan kau lari dariku." jawab Kaisar Jung.
Di sebuah tempat yang masih ada di dalam kerajaan.., di sebuah ruangan rahasia tempat Kaisar Jung selalu menyendiri.
"Tempat apa ini, Yang Mulia?" tanya Sheila kepada sang suami.
"Di sinilah aku selalu berusaha untuk menjadi seorang Kaisar, di sinilah aku selalu menempa diriku untuk menjadi seorang Kaisar. di sinilah aku harus berperang dengan semua sihir yang telah merasuk ke dalam diriku." jawab sang Kaisar.
Ternyata di sebuah ruang yang ada di kamar sang Kaisar.., ada sebuah pintu rahasia.
"Aku tidak suka tempat seperti ini, Apakah tidak lebih baik Kalau Yang mulia ikut denganku ke kediaman ku? aku ingin berada disana. merebahkan tubuhku dan mandi di danau kecil itu." ucap Sheila.
"Benarkah? apakah kau ingin mengajakku?" tanya sang Kaisar dengan nada suara yang begitu genit. ternyata pria itu ingin menggoda istrinya.
"Apaan sih Yang mulia." ucap Sheila dengan wajah yang sedikit memerah, tentu saja Sheila akan merasa malu kepada pria yang telah menjadi suaminya itu.
"Sakit istriku..,"ucap Kaisar Jung dengan nada suara yang begitu manja.
Di tempat lain beberapa Kerajaan sudah mendengar mengenai komandan Kerajaan, sekaligus penasehat kerajaan Shang yang ternyata adalah seorang wanita dan sekarang menjadi istri dari kaisar kerajaan Shang.
Di kerajaan Zhao.., kaisar Zhao mendengar kabar mengenai hal itu. pria itu juga ikut terkejut dengan kabar mengenai istri dari Kaisar Jung adalah penasehatnya sendiri.
"Apakah kau yakin pengawal?" tanya sang Kaisar kepada pengawal pribadinya.
"Tentu saja saya sangat yakin, Yang mulia. bahkan kabar itu sudah menyebar di seluruh kerajaan yang ada di muka bumi ini." jawab pengawal Zhao.
"Ternyata Kaisar Jung adalah seorang pria yang sangat cerdik, dia membesarkan calon istrinya dengan begitu baik. Hal itu membuat wanita itu sangat terkenal di kalangan para pejabat kerajaan sekaligus pejabat militer." ucap Kaisar Zhao.
__ADS_1
Terlihat sang Kaisar memikirkan segala situasi yang akan terjadi jika dia melakukan penyerangan ataupun berusaha untuk menyerang kerajaan Shang. jika kekuatannya melebihi sang Kaisar atau penyihir Kerajaan Mungkin saja dia akan bisa memenangkan peperangan itu. tapi rumor yang beredar adalah dewa perang dan Ratu sihir benar-benar sangat luar biasa di medan perang. beberapa peperangan mereka menangkan dengan begitu mudah. jika Kaisar Zhao melakukan sesuatu yang akan membuat tahtanya dalam kondisi terancam itu namanya dia adalah pria bodoh yang tidak akan bisa menjadi seorang Kaisar. dia harus mempertahankan singgasananya, dia juga harus mempertahankan keselamatan para rakyatnya.
"Apa yang harus kita lakukan, Yang mulia. Apakah kita akan memata-matai kerajaan itu?" tanya pengawal Kaisar Zhao.
"Tidak usah, kita tidak usah melakukan hal itu. jika kita berani melakukan hal itu maka kita sendiri adalah orang-orang yang sangat bodoh. biarkan mereka melakukan sesuatu yang ingin mereka lakukan, tapi kita akan diam untuk mencari waktu yang tepat jika kita ingin menghancurkan Kerajaan musuh, kita harus melihat dari 3 kondisi, 1 kondisi kita, dua medan perang, 3 kekuatan mereka. jika 3 kondisi itu tidak kita amankan, maka kita akan melakukan peperangan yang sia-sia, bahkan kau sudah dengar sendiri kan kalau kaisar Kerajaan Xiang sudah menjadi patung batu. bahkan kau sendiri sudah melihat di perbatasan kerajaan itu kan? seorang pria gagah dengan semua kekayaan dan semua kegigihannya untuk mendapatkan kerajaan lain, sekarang pria itu sudah berubah menjadi batu. dia berdiri berdiri begitu kokoh sebagai tanda bahwa kerajaan Shang adalah kerajaan yang sangat luar biasa." ucap Kaisar Zhao Ling.
"Anda benar Yang mulia, jika kita melakukan kebodohan, maka kita lah yang akan kalah sendiri. jika kita ingin mengalahkan musuh maka kita harus lebih pandai dari musuh kita." jawab pengawal Kaisar.
"Apalagi rumor yang aku dengar mengenai istrinya itu benar-benar sangat menakutkan, ternyata dia adalah seorang penyihir bahkan penyihir kerajaan Xiang sudah tunduk dibawah kakinya. Bagaimana jika kita menyerang mereka secara tiba-tiba dan kita akan menjadi bidak catur yang begitu bodoh yang tidak mengenal situasi medan perang." ucap Kaisar jauh kembali.
Sang pengawalnya nampak terus berusaha untuk mencari tahu mengenai situasi dari kerajaan sang, karena dengan begitu mereka akan mempunyai cara untuk mengalahkan kerajaan Shang.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu.
- mantan terindah
Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️
__ADS_1