DI PERSIMPANGAN DILEMA

DI PERSIMPANGAN DILEMA
Bagian 7. Salah sasaran


__ADS_3

Di dalam kamar


Kenzo yakin Satu-satunya yang akan menelpon kakaknya itu hanya si perempuan kasar, Nana ingin tahu apa yang dilakukan si wanita itu. Kenzo menceritakan calon kakak iparnya melarikan diri di hari pernikahan, Nana terlihat kagum merasa tak percaya kalau keduanya akan menikah.


“Ibuku sangat menentangnya, tapi kakakku cinta sekali padanya jadi mereka menyiapkan tanggal dan saat semuanya siap. Sayangnya perempuan itu tidak muncul dan tidak ada yang tahu dia masih hidup atau sudah mati. Aku mencari kakak ku semalaman dan berdoa semoga dia tidak celaka." cerita Kenzie mengebu-gebu lalu menyadari pacarnya bukan mendengarkan malah mencoba melipat tubuhnya.


“Aku mencari kakak ku semalaman dan berdoa semoga dia tidak celaka, tapi kakak ku sibuk mencari perempuan itu seperti orang gila. Aku kira kakak ku akan mati kalau perempuan itu mati juga. Waktu itu, aku harap perempuan itu mati!” ungkap Kenzo benar-benar kesal, Nana memukul Kenzo yang merasa sudah kerterlaluan.


“Siapa yang keterlaluan? Aku? Jalang itu yang keterlaluan. Bagiamana bisa berkhianat ke kakak ku seperti itu.” ucap Kenzo marah sambil berdiri.


Nana bertanya alasan wanita itu tak datang, Kenzo dengan kesal tak mungkin mengetahuinya karena Sejak itu merek tidak pernah membahas soal perempuan itu lagi. Dan namanya dilarang disebut di rumah ini lalu menyebut nama Yumna.


**************


Kenzie memutar kasetnya dan bisa mendengar suara kodak dan jangkrik yang ada dimalam hari, pikiranya melayang.


Flash Back


Foto prewedding Kenzie dan Yumna berada didepan gedung, sementara Kenzie terlihat panik menelpon tapi ponsel Yumna tak bisa dihubungi, semua tamu mulai lalu lalang seperti menunggu mempelai wanita datang. Sampai akhirnya Kenzie terlihat basah kuyup masuk IGD rumah sakit tapi tak menemukan Yumna menjadi korban kecelakaan atau sebagainya. Ia keluar dengan hujan yang deras pergi ke kantor polisi tapi tak menemukan berita apapun.


Kenzie menyusuri trotoar dan jalan-jalan sambil menelpon Yumna, berharap ada kabar dan akhirnya ia berteduh di kolong jalan dan melihat SNS dari ponselnya, foto Yumna dengan seorang pria di paris pada tanggal 3 Mei 2015.


End.


Kaset suara Kenzie sudah berhenti, Kenzie kembali memutarnya tapi akhirnya memilih untuk mematikan dan hanya tertunduk diam merenungi keadaanya sekarang.  


************


Yumna memasak dua bungkus nasi instant dengan microwave karena merasa sangat lapar setelah minum-minum dan membuat tubuhnya itu terasa membengkak, sambil memasukan nasi ke dalam mangkuk berpikir yang menciptakan nasi instan harusnya diberi penghargaan menurutnya itu sangat cerdik sekali. Sosok wanita seperti hantu tiba-tiba terlihat dibelakang Yumna, Ibunya melihat anaknya yang menuang air panas dalam mangkuk nasi, Yumna pun makan dengan lahap bersama kimchi. Ibu Yumna mengucapakan terimakasih, merasa senang anak nya masih bisa makan lalu berjalan perlahan masuk ke kamar.


Pagi hari.


Kenzie sudah bersiap-siap melihat ponselnya ada 10 miss call dari Ibunya, Kenzo datang menegur Kenzie yang tidak menjawab, lalu bertanya apakah ia akan ketemu Ibu hari ini. Kenzie mengatakan baru saja akan pergi. Kenzo meminta Kenzie mengangkat telpon dari Ibunya tapi Kenzie malah sibuk memainkan kaset rekaman.


“Berhenti merekam segalanya. Dasar cabul. Lagi pula itu tidak akan di dengar, bahkan tidak ada yang bilang kamu bukan pengarah suara." ucap Kenzo kesal, Kenzie seperti tak peduli memilih untuk meninggal kan kamarnya.


"Kalau siang aku ke kamarmu dan memaki - maki mu. Apa Kamu dengar tidak?” teriak Kenzo, Kenzie kembali menarik adiknya untuk keluar dari kamarnya. 


************


Kenzie melihat Ibunya sudah berdandan rapi duduk direstoran sambil mengeluh kalau memang ingin makan berdua saja dan kenapa harus serumit ini. Nyonya Emilia meminta anaknya untuk bicara lebih sopan, Kenzie pikir Ibunya itu bisa makan siang romantic jadi kenapa harus menelponnya.


“Katanya Ketua Jang ingin bertemu denganmu." kata Nyonya Emilia, Kenzie bertanya untuk apa. Nyonya Emilia berkata mana mungkin ia mengetahuinya.


"Dia mungkin sedang mengetesku. Seolah - olah ingin memberiku uang, tapi belum dikasih." kata Nyonya Emilia.


“Jangan bicara soal uang kalau sedang bersamanya, ini menyedihkan. Apa Ibu mata duitan?” ucap Kenzie.


“Yaa, buat apa wanita seumuran ku mengejar lelaki miskin? Lagi pula, dia berinvestasi disana sini kenapa tidak investasi padaku? Aku ini calon istrinya." ucap Nyonya Emilia yakin.

__ADS_1


“Apakah calon istri atau tidak, kita lihat saja nanti.” ucap Kenzie, Nyonya Emilia meminta mereka tak perlu meneruskan karena bisa berujung bertengkar nantinya. 


Tuan Jang datang menyapa Kenzie yang sudah lama tak bertemu lalu bertanya apakah masih suka begadang, Kenzie mengaku hanya Kadang-kadang saja. Nyonya Emilia bertanya siapa yang memilih pakaian Tuan Jang, Tuan Jang dengan bangga kalau ia yang memilih sendiri.


“Ini lebih baik dari pada yang diatur oleh putrimu."


"Mulai sekarang lakukan sendiri." ucap Nyonya Emilia memuji, Kenzie seperti menahan malu dengan sikap ibunya yang genit, Tuan Jang memesan makanan seperti yang biasa dipesanya yaitu sepoton steak.


"Tapi bagaimana kamu bisa kenal Harry?” tanya Tuan Jang, Kenzie terdiam sejenak. Nyonya Emilia bertanya siapa Harry.


“Dia pebisnis muda. Aku tadinya berinvestasi ke orangnya, tapi Kenzie memintaku untuk menarik investasiku dari bisnisnya. Aku tidak bisa bilang tidak kalau anak ini yang minta. Aku sempat pusing waktu itu. Dia selalu datang ke padaku dan tanya kenapa alasannya. Lalu aku tidak bisa bicara banyak. Makanya, aku bilang Kenzie memintaku melakukannya. Tapi, orang itu sekarang dipenjara. Maka dendam mu terbalaskan." cerita Tuan Jang, Kenzie kaget mengetahui Harry masuk penjara karena ulahnya yang salah sasaran.


Tuan Jang pun memutuskan untuk membayar bill makan mereka, Nyonya Emilia menanyakan apa yang sudah dilakukan Harry pada anaknya itu sampai berbuat sejauh ini. Kenzie tak menjawab memilih untuk ngelap mulutnya dengan serbet. 


***********


Kenzie menyetir mobilnya, teringat kembali cerita Arini tentang Yumna.


“Temanku bertemu dengan lelaki hebat.  Dia pernah masuk koran ekonomi. Namanya Presdir Harry Indra Lesmana."


Flash Back


Di Bar, Brian menunjuk orang yang duduk dengan Ketua Jang yaitu bernama Harry dan akan menikahi Yumna. Kenzie melihat pria yang sedang bercengkrama dengan Ketua Jang. Brian memberitahu kalau pria itu adalah laki-laki yang pergi ke Eropa dengan Yumna saat temanya itu mau menikah. Kenzie tak tahu dan mengerti alasan temanya mengajak pergi ke bar.


“Ketua Jang berinvestasi besar kepada orang itu. Kenzie, ini kesempatanmu menghancurkannya.” ucap Brian mengebu-gebu, Kenzie heran untuk apa menghancurkannya.


“Aku tidak perduli lagi." tegas Kenzie lalu meminum air putihnya.


Brian pikir temannya itu harus minum dengan menuangkan wine, menurutnya sifat asli manusia, akan terungkap saat minum, jika Kenzie masih bicara sama saat mabuk, baru ia bisa menerimanya. Kenzie akhirnya meminum dengan sekali teguk, Brian kembali menuangkanya sampai beberapa kali.


"Sekarang katakan, apa kamu tidak punya dendam pada Yumna? Dia meninggalkanmu di altar dan akan menikahi lelaki lain. Apa kamu baik-baik saja, aku tanya kamu sungguh baik-baik saja? Kamu pasti ingin melukainya kan? Benarkan?" ucap Brian mengebu-gebu, Kenzie melihat Harry dan Ketua Jang sedang minum bersama.


Ia berdiri melihat papan dan mengambil anak panah, Brian binggung apa yang akan dilakukan temanya itu. Kenzie merasa lebih baik nasib yang menentukanya, apabila terkena sasaran tepat dibagian tengah maka ia akan menghancurkan bajingan itu. Brian panik melihat temanya berjalan terlalu jauh menurutnya sama dengan Kenzie itu menyerah.  


Kenzie mengeluh temanya itu berisik dan ingin memulai melemparnya, semua melonggo dengan jarak yang jauh Kenzie berhasil menancap dibagian tengah, Brian menjerit bahagia bahkan sampai berpelukan. Harry dan Tuan Jang keluar bar.


Tepat didepan lift, Harry membungkukan badanya. Kenzie datang menahan pintu dan sengaja masuk ke dalam, tatapan penuh dendam terlihat. Harry binggung ada apa dengan tatapan Kenzie yang sulit di artikan.


Kenzie sampai ke kantor bertanya pada Brian apakah sudah memeriksanya. Brian menceritakan saat orang tahu kalau Ketua Jang menarik investasi maka semua orang ikut menarik investasinya dan menggugatnya, dengan begitu Harry akan masuk penjara. Kenzie menatap Brian tak percaya karena temanya itu membuat musibah untuk semua orang.


“Dari yang aku dengar, bisnisnya dari awal tidak transparan. Dia menarik kekayaan orang dan memberi mereka jabatan. Jadi, saat Ketua Jang menarik investasinya, mereka semua jadi melawan padanya.” Jelas Brian.


“Cari tahu kapan dia dikeluarkan.” perintah Kenzie.


“Aish mana bisa kita mengeluarkan dia, Kita tidak menggugatnya.” ucap Brian.


Kenzie kesal karena berpikir mereka hanya angkat tangan dan tidak mau memperbaikinya. Brian mengaku semua salahnya karena mendorong Kenzie untuk balas dendam.


**********

__ADS_1


Harry meremas jari jemari nya, temanya menjenguk di penjara memberitahu tuduhan penipuan akan ditarik 90% jadi tak perlu khawatir lagi karena Harry akan segera keluar tapi memang seharusnya Harry itu tidak ditahan. Harry dengan wajah khawatir bertanya kabar dari Yumna sekarang.


“Yah begitulah yang kamu tahu, tapi apa kamu perlu melakukan hal ini pada Yumna?” tanya temanya.


“Lalu aku harus memintanya menunggu padahal aku di dalam sini? Apa keluarganya akan mengijinkan?” ucap Harry sengaja memutuskan pernikahan karena masuk penjara. 


Flash Back


Yumna bertanya apakah ia melakukan suatu kesalahan, Harry mengatakan Yuman tak melakukan kesalahan tapi mendadak tidak suka dengan cara makan Yumna, dengan mengusap - ngusap jarinya karena menutupi kebohonganya.


“Sebagai gantinya boleh aku bilang ke orang aku yang membatalkan pernikahan? Ijinkan aku bilang ke orang aku yang membatalkannya. Itu sudah cukup. Aku malu sekali." ucap Yumna.


Yumna berbaring di tempat tidur mengingat kembali perpisahaanya dengan Harry akhirnya duduk di atas tempat tidurnya lalu mengambil boneka tertawa tapi tak bisa membuatnya tersenyum. Akhirnya memutar CD tango dan mulai menarik dengan gaya semaunya, meliuk-liukan tubuhnya.


Ibu Yuman sedang mencuci piring didapur, melepaskan sarung tanganya melihat anaknya yang menari-nari akhirnya ikut menari tanggo dengan gaya semaunya. Baru sebentar saja Ibu Yumna tak kuat memilih masuk kamar sementara Yumna terus menari-nari seperti orang gila. 


Dikamar Ibu Yumna merasa harusnya menemui dukun atau paranormal karen sepertinya ada yang salah dengan anaknya menurutnya Yumna tidak akan begitu kalau bukan karena kerasukan.


“Meskipun dia bukan putri yang sangat kubanggakan, tapi dia bukan putri yang membuatku malu. Belakangan ini, kalau aku melihatnya di jalan aku malu sekali." ucap Ibu Yumna dan melihat anaknya mondar mandir menari seperti orang gila. 


**************


Kenzie terlihat gelisah mondar-mandir, Brian menemui Harry menceritakan Presdir Kenzie dekat dengan Ketua Jang, jadi hanya memintanya untuk hati-hati. Tapi tidak sangka kondisinya akan seperti ini, dan berkata padanya akan membantu Harry untuk keluar secepat mungkin, kaki Brian terlihat bergetar saat bicara.


“Ah, aku adalah pengacara yang bagus, jadi aku kemari untuk mencari cara membantumu mewakili Presdir Kenzie.” ucap Brian.


“Katakan ke dia, aku bisa cari jalan keluar sendiri. Bilang ke dia untuk jaga diri sampai aku keluar. Tapi, kenapa Kenzie menghancurkan aku? Apa aku ada salah padanya? Mau dipikir bagaimanapun aku tidak kenal orang ini. Coba tanya ke dia kenapa dia begitu padaku? Itu memang tidak akan mengubah apapun, tapi...” ucap Harry kesal sendiri, Brian pun tak bisa berkata apa lagi. 


Kenzie langsung menemui Brian yang baru keluar dari penjara, Brian menceritakan Harry ingin bertemu dengan Kenzie kalau sudah keluar dan sangat marah sekali. Menurutnya lebih baik mereka jujur menceritakan kalau Kenzie pernah pacaran dengan perempuan yang jahat sekali lalu salah sangka Harry akan menikahi wanita itu makanya akhirnya begini.


“Maksudku, wajar kalau kita salah sangka. Mana kita tahu kalau ada dua Yumna di kelas yang sama? Ini sama saja dengan kecelakaan akibat kelalaian yang disengaja.” ucap Brian.


“Bukankah kamu akan lebih marah kalau dengar alasan itu?” ucap Kenzie, Brian pasrah mengatakan tak tahu lagi cara yang lainnya. Kenzie menghela nafas panjang. 


*************


Yumna mengayuh sepeda mininya ke taman menikmati udara musim panas, matanya melihat iringan burung yang berterbangan bersamaan untuk kembali. Ia sempat terhenti lalu kembali mengayuh dengan cepat sepedanya.Tiba-tiba sebuah bola bergelinding didepanya, Yumna kehilangan keseimbanganya tak bisa mengerem sepedanya, akhirnya sukses tersungkur di balik tanaman.


Terlihat kaki yang lecet, Yuman berjalan dengan wajah berantakan dan memanggul sepedanya. Beberapa orang sedang bergossip langsung melonggo melihat Yumna lalu memberikan jalan. Yumna terus berjalan tanpa memperdulikanya, semua menertawainya. Dari belakang terlihat rok Yumna yang tersangkut sampai ****** ******** kelihatan. Ibu Yumna melihat anaknya, betapa terkejutnya melihat Yumna seperti orang gila dengan ****** ***** yang terlihat lalu menaiki tangga. 


Ibu Yumna dengan tatapan kosong menonton TV, mengusulkan pada suaminya untuk membuang Yumna saja. Suaminya menatap sang istri terlihat ikut stres memikirkan anak mereka.


“Dia gadis gila yang tidak bisa kita atasi.” ucap Ibu Yumna, Tuan Abraham tak banyak komentar kembali menonton TV tentang kangguru yang membawa terus kemana anaknya pergi. 


Yumna pulang kerumah, melihat semua barang-barang ada diluar, mulai dari kulkas, mesin cuci bahkan koper - koper berisi bajunya juga sudah berjejer diluar. Selembar kertas tertempel di kulkas.


“Sekarang ayah akan melepaskanmu. Ibu sudah setuju. Semoga hidupmu bahagia dan sukses."


Yumna tak terima berusaha masuk kembali ke dalam rumah, tapi paswordnya sudah diganti dan beberapa kali mencoba tak bisa masuk, boneka tertawa Yumna pun sudah berada diluar rumah menertawainya. Yumna duduk di halte bus sambil menelpon Arini menanyakan keberadannya dan kapan akan selesai. Seperti Arini tak bisa pulang, Yumna menceritakan akhir-akhir ini selalu minum dan mungkin akan jadi pecandu aklohol, lalu menutup telponnya.

__ADS_1


__ADS_2