Dijual Ayah Tiriku

Dijual Ayah Tiriku
Bab 52 TAMAT


__ADS_3

Semua orang ikut bahagia melihat Rival sudah menemukan pendamping hidupnya, apalagi usianya yang sudah cukup dewasa untuk menikah.


Tak terkecuali Dika dan Dea, mereka juga ikut turut merasakan kebahagiaan Rival dan Dela.


Setelah resepsi pernikahan selesai, Dea dan Dika serta Clara tak langsung pulang. Mereka menginap di hotel tersebut, karena hotel itu juga milik keluarganya.


Di kamar, Dika baru saja menidurkan Clara yang terlihat sangat kelelahan. Apalagi Clara ping antusias dalam resepsi pernikahan tersebut, dirinya di dandani yang yang cantik dengan memakai gaun kesukaannya.


"Sayang, kalian dimana bersembunyi selama ini? aku hampir menyerah," keluhnya menyusul istrinya dan ikut berbaring di sofa panjang.


"Aku masih di kota yang sama," sahutnya sembari bermain dengan rambut suaminya.


Entah kenapa, selama mengetahui dirinya hamil. Ia selalu merindukan rambut suaminya dan ingin mengelus kepala suaminya.


"Kalian benar-benar tak kasihan padaku!" protesnya kembali.


"Aku juga sebenarnya tak tega. Tapi, Kak Rival yang memintaku untuk tidak menghubungimu, Sayang. Bahkan ponselku disita."


Dika berdecap kesal, Rival memang tega padanya.


"Selama di Villa, Kak Rival memberikan fasilitas pada kami berdua. Kecuali ponsel, Kak Rival tak ingin Ki kekurangan apapun disana."


Dea tersenyum, Kakak iparnya tersebut memang benar-benar berubah sangat baik padanya.


"Sebentar. Apa kamu katakan tadi, di Villa?" tanya Dika meminta istrinya untuk mengulang ucapannya.


Dea mengangguk.


"Kami tinggal di Villa Ayah," sahutnya.

__ADS_1


"Astaga! kenapa aku bisa lupa, jika Ayah mempunyai Villa," umpatnya.


Karena dirinya tak memikirkan ke arah Villa saat mencari keberadaan istrinya.


Dika menarik istrinya ke dalam pelukannya.


"Jangan pernah pergi dari rumah lagi, aku sungguh tak sanggup jauh dari kalian. Aku juga berjanji tidak akan cemburu berlebihan lagi. kecuali ...." Dika menggantungkan ucapannya.


"Kecuali apa?" tanya Dea penasaran.


"Tidak," tuturnya sembari menggelengkan kepalanya.


Cup ... Cup ....


Dika berulang kali mengecup pipi istrinya berulang kali, ia tak membiarkan Dea bergerak sedikitpun. Terlihat jelas jika dirinya sangat takut kehilangan istrinya.


Dea tersenyum.


"Aku juga," sahutnya dengan wajah memerah karena malu.


Dika mengusap perut rata istrinya.


"Sayang, aku sangat bahagia memiliki kalian. Terima kasih sudah menerima diriku dan tidak meninggalkanku."


Dea hanya mengangguk, sembari memberi senyuman simpul di bibir ranumnya.


Sementara Vino, dirinya juga turut hadir ke resepsi pernikahan Vino karena Rival sendiri yang memintanya untuk datang.


Dari kejauhan ia menatap mantan istrinya dan juga putrinya yang tampak begitu bahagia.

__ADS_1


Dirinya juga sudah berjanji untuk tidak menemui putrinya lagi, karena tak ingin permasalahan muncul karena dirinya


Ia hanya bisa menatap dari kejauhan putrinya yang sangat cantik itu, walaupun hatinya sebenarnya sangat ingin memeluk Clara.


"Sayang, kamu sudah mempunyai Papa yang sangat baik. Ayah sangat bahagia melihat kalian juga bahagia, maafkan Ayah karena tak bisa dekat seperti dulu lagi. Ayah menyayangimu Sayang," gumamnya dalam hati netranya belum berpindah pada putrinya.


"Dika, kamu pria sangat baik. Aku titip putriku, seperti janjiku padamu aku akan pergi untuk selamanya dan tak akan datang lagi. Putriku sudah berada di tangan yang tepat," gumamnya lagi.


Setelah puas berbicara dalam hati, Vino beranjak dari duduknya dan meninggalkan tempat tersebut karena tak ingin Dika melihat kedatangannya.


Dan meninggalkan mereka yang sedang berbahagia, tak terkecuali mantan istrinya, tampak jelas terpancar kebahagiaan dari wajahnya Dea.


**Sekian Terima Kasih**



**TAMAT**


Assalamualaikum wr ... wb ...


Hai semua, terima kasih banyak sudah membaca cerita Author hingga selesai.


Maafkan jika cerita author masih belum sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah.


Ambil positifnya dan buang negatifnya.


Sekali lagi, author mengucapkan banyak terima kasih pada kalian ya.


Wassalam ....

__ADS_1


__ADS_2