Duo Bulan Sabit Sang Penjelajah Benua

Duo Bulan Sabit Sang Penjelajah Benua
BAB 7 : MENDAPATKAN MISI BESAR DARI KETUA GUILD.


__ADS_3

Tara perlahan membuka matanya, dia melihat Nusa sedang duduk disampingnya sambil memeluk 2 butir telur. Telur itu sangat besar, ukurannya hampir sama dengan galon air.


Kondisi Tara saat ini cukup lemah, kedua kakinya belum bisa digerakkan. Tara mengalami Dehidrasi berat.


Nusa tersenyum ramah dan berkata. "Syukurlah kamu sudah sadar, ini pesanan telur asinnya." Nusa menyerahkan satu butir telur pada Tara.


Tara kebingungan melihat ukuran telur itu, dia belum tahu cara menghabiskan telur itu dengan cepat. Nusa mengupas cangkang telur bagian atas miliknya lalu memberikan telur itu pada Tara. Tidak lupa, Nusa juga memberikan satu sendok berukuran besar. Sendok yang di pegang Tara sekarang mirip centong nasi.


"Enak! enak banget Nusa," ucap Tara tekejut. Dia belum pernah merasakan telur asin seenak ini. Satu suapan pertama membuat suasana hatinya bahagia.


Telur asin itu sangat besar, sangat lembut, dan sangat enak. Rasa asinnya menggoyang lidah siapa pun yang memakannya.


Satu suapan, dua suapan, tiga suapan. Tara tidak bisa berhenti memakan telur asin itu. Umumnya seseorang perlu waktu 2-3 jam untuk menghabiskan telur sebesar itu. Berbeda dengan Tara, kurang dari 5 menit dia sudah menghabiskan telur itu.


Tara meletakkan cangkang telur itu di kasur, sekarang dia menatap telur milik Nusa dengan penuh nafsu. Air liur Tara menetes perlahan ke bawah, Nusa baru memakan satu suapan terpaksa memberikan telur asin miliknya pada Tara.


Ras kuyang memiliki nafsu makan yang luar biasa, tidak heran jika Tara sanggup menghabiskan 2 telur itu sekaligus.


Selesai makan, Nusa memberikan baju ganti untuk Tara. Dia juga mengambil satu ember berisi air hangat untuk membersihkan tubuh Tara.


Sementara Nusa menunggu di luar, Tara membuka seluruh bajunya, dia siap untuk membasuh tubuhnya yang terasa lengket.


Setelah selesai Tara keluar dari kamar, dia memakai kaos panjang berwarna merah dengan variasi hitam, serta rok standar berwarna merah dengan variasi hitam. Tara menyukai pakaian berwarna merah dengan beberapa garis hitam.


...********...


Wajah Tara terasa panas, dia merasa malu di perhatikan orang-orang di jalan. Tara sekarang menuju guild Rada Geol, karena kondisi tubuhnya masih lemah terpaksa dia di gendong oleh Nusa.


Masuk ke dalam guild, Nusa dan Tara langsung disambut oleh para petualang lainnya. Mereka kagum karena Nusa dan Tara berhasil menyelesaikan 20 misi peringkat C ke atas.


"Selamat Nusa dan Tara, kalian orang pertama yang berhasil menyelesaikan 20 misi tingkat tinggi dalam waktu singkat," ucap resepsionis wanita dengan wajah gembira.


Tara merasa baru menyelesaikan 2 misi saja, mereka kembali ke kota karena di kejar monster Batu. Tara meminta resepsionis wanita itu memberitahukan misi apa saja yang berhasil di selesaikan.


Resepsionis itu tersenyum dan berkata. "Baiklah saya bacakan.


Misi Nusa dan Tara :


1.Kumpulkan 2 pasang tulang kaki katak sungai


2.Kumpulkan 5 tengkorak katak sungai.


3.Bersihkan aliran air di muara Angke.


4.Bunuh semua katak sungai di muara Angke.


5.Bawa sarang Angsa Los Angeles.


6.Kumpulkan 2 Jantung Angsa Los Angeles.


7.Butuh 4 pasang mata Angsa Los Angeles.

__ADS_1


8.Butuh 1 ekor daging Angsa Los Angeles segar.


9.Butuh paruh Angsa Los Angeles.


10.Kumpulkan 2 butir telur Itik Alabio.


Dan masih banyak yang lainnya, kebanyakan misi berkaitan dengan 3 hewan di atas yaitu Katak Sungai, Angsa Los Angeles, dan Itik Alabio."


Resepsionis wanita itu menatap Tara selidik, dia seperti tidak nyaman melihat Nusa menggendong Tara.


Resepsionis itu berkata kembali dengan sopan. "Kak Nusa dan Nona Tara ditunggu oleh ketua guild di lantai 2."


Tara kesal mendengar wanita genit itu memanggil Nusa dengan awalan kak. Dia menggembungkan pipi lalu menempelkannya pada pipi Nusa.


Nusa langsung paham dan membawa Tara menuju lantai 2 untuk menemui ketua guild.


Nusa mengetuk pintu dengan kepalanya dan berkata "Permisi, apa ada orang."


"Masuk! pintunya tidak dikunci," jawab seorang pria bersuara berat.


Nusa dan Tara masuk ke dalam ruangan itu, mereka melihat seorang pria berumur setengah baya sedang duduk di atas kursi kerjanya. Pria itu bertubuh besar dan cukup kekar, dia berasal dari Ras Dedemit tepatnya dari suku Siluman Harimau. Pria itu memperkenalkan dirinya, dia bernama Tanto.


Tanto mempersilahkan duduk 2 petualang muda itu. Nusa membantu Tara duduk di kursi, setelah itu Nusa duduk disamping Tara.


Tanto menyilangkan jari-jari tangannya dan berkata. "Aku memanggil kalian kemari karena satu alasan. Beberapa minggu yang lalu, banyak penduduk menghilang, kebanyakan penduduk yang hilang berasal dari pedesaan didekat perbatasan. Ketua guild pusat memberikan maklumat kepada seluruh guild yang ada di Kerajaan Bhayangkara untuk mengirimkan petualang terbaiknya agar dapat berpartisipasi dalam misi pencarian. Guild kita memiliki beberapa petualang peringkat A, tapi para petualang itu sedang menjalankan misi lain di luar kota. Hanya kalian petualang terbaik yang guild Rada Geol miliki sekarang. Oleh karena itu mohon pinjamkan kekuatan kalian berdua."


"Keputusanku tergantung kamu. Kalau kamu mau, kita ambil misi ini. Kalau kamu keberatan kita bisa menolaknya," ucap Nusa sambil menatap Tara.


Tanto setuju dengan persyaratan yang diajukan Tara, mereka saling berjabat tangan. Nusa dan Tara kembali ke penginapan untuk mempersiapkan diri mereka.


...*******...


Nusa dan Tara duduk di kasur, Nusa mengambil kertas lalu membukanya di atas meja yang dia bawa dari bawah.


Nusa menunjuk kertas itu dan berkata. "Pertama kita harus tau peringkat monster di benua Eurasia dari yang terlemah hingga yang terkuat.


1.Monster peringkat Anak Bawang level 0-100


2.Monster peringkat Bawang Muda level 101-200


3.Monster peringkat Bawang Tua level 201-300


4.Monster peringkat Cabe Merah level 301-400


5.Monster peringkat Cabe Hijau level 401-500


6.Monster peringkat Cabe Rawit level 501-600


7.Monster peringkat Cabe-Cabean level 601-700


8.Monster peringkat Rendah level 700 up.

__ADS_1


Itu adalah peringkat semua monster di benua Eurasia. "


Tara terkejut melihat deretan peringkat monster, dia baru sadar monster Batu yang dihadapinya waktu itu tergolong monster mengerikan. Banyak petualang pemula yang tertipu dengan monster peringkat rendah. Hanya namanya saja yang rendah, soal kekuatan mereka sangat mengerikan.


Nusa menyilangkan jari-jarinya lalu meletakkannya di dagu, dia berkata. "Penduduk yang hilang didominasi oleh wanita. Mereka berusia 40-80 tahun atau 10-15 tahun usia manusia biasa. Penduduk yang hilang hanya dari Ras Dedemit. Yang lebih aneh penduduk yang hilang itu kebanyakan dari desa didekat perbatasan."


Nusa menghela napas berat lalu melanjutkan perkataannya. "Ada rumor yang mengatakan bahwa batu Delima Biru hanya bisa di aktifkan dengan cara direndam ke dalam kolam besar berisikan darah segar 1000 wanita dari Ras Dedemit yang masih suci."


Tara terkejut mendengar penjelasan Nusa, walaupun Tara masih awam dalam hal item dan sebagainya. Tapi dia tahu bahwa batu Delima Biru tidak bisa diaktifkan dengan cara seperti itu.


Tara khawatir akan terjadi pertumpahan darah di benua Eurasia. Tara berpikir orang yang menyebarkan berita bohong itu secepatnya harus di habisi.


Nusa memberi tahu Tara mengenai rencananya. Dia berencana pergi ke perbatasan kerajaan Cakrawala. Nusa sedikit curiga dengan keadaan di sana.


"Sebelum kita pergi mencari orang-orang yang hilang itu, kita harus mengantisipasi hal-hal buruk yang akan menimpa kapan saja. Untuk itu kita perlu memanggil beberapa bawahan," ucap Nusa dengan serius.


Awalnya Tara menolak usulan Nusa, dia tidak ingin memanggil bawahan yang menyeramkan. Karena Tara tahu salah satu bawahannya memiliki penampilan yang menyeramkan.


Nusa meyakinkan Tara, dia mengatakan bahwa Tara tidak perlu memanggil semua bawahannya. Tara hanya perlu memanggil bawahan yang cocok dengan misi kali ini, akhirnya Tara setuju karena Nusa berjanji tidak akan meminta Tara memanggil bawahan yang seram.


"Oh iya, aku penasaran dengan anak buah kamu, kalau tidak salah namanya Ludra," tanya Tara sambil memakan sebuah apel.


"Ludra adalah ajudan sekaligus bawahan terkuat yang aku punya. Dia adalah Ras True Tuyul," jawab Nusa sedikit berbisik.


"Apa... True Tuyul!" teriak Tara terkejut.


Nusa ikut memakan apel milik Tara dan berkata, "Di benua Eurasia semua Ras dapat berevolusi sampai puncak tertinggi, tergantung dari Ras dan pengalaman yang dia punya. Tapi sebelum sampai ke puncak, semua Ras perlu melalui beberapa tahapan, ini berlaku pada semua Ras. Untuk Ras Tuyul memiliki 4 tahapan. Pertama adalah Tuyul junior, Tuyul junior merupakan tingkatan awal dari Ras Tuyul. Mereka mempunyai kemampuan berlari cepat dan lincah, Tuyul junior biasanya bekerja sebagai pengantar surat atau kurir paket. Yang kedua adalah Bos Tuyul, Bos Tuyul merupakan tahap lanjut dari Tuyul junior. Dari segi kekuatan dan kepintaran, Bos Tuyul lebih unggul dari Tuyul junior. Mereka mempunyai bakat untuk memimpin para Tuyul junior yang sulit di atur oleh Ras lain. Karena itu Bos Tuyul biasanya bekerja di perusahaan tempat para Tuyul junior bekerja."


Nusa menggigit apel Tara lalu melanjutkan perkataannya. "Yang ketiga adalah True Tuyul, True Tuyul merupakan tingkat tertinggi dari Ras Tuyul. Mereka adalah Tuyul petarung dan juga istimewa, baik kecepatan, kekuatan, serta kepintaran mereka berkembang sangat pesat. Khusus untuk Ludra, dia sudah memasuki ranah para pahlawan. Dan yang terakhir adalah Tuyul Seken, mereka adalah Tuyul Bos yang tidak bisa mencapai tingkatan True Tuyul. Semua kekuatan mereka sudah menghilang, jadi Tuyul Seken biasanya tidak bekerja dan menjadi sampah masyarakat. Karena kemungkinan mencapai True Tuyul itu sangat kecil, jadi para Bos Tuyul tidak akan menaikan tingkat mereka menjadi True Tuyul. Mereka tidak mau mengambil resiko."


"Oh jadi begitu." Tara mengangguk mengerti.


Nusa menatap Tara selidik dan berkata, "Jangan-jangan selama ini kamu tidak tau tentang dunia Jelajah Benua."


"Nggak, aku sebatas main aja. Soal item, karakter dan lain-lain kamu kan yang urus," jawab Tara cuek, tangannya mengambil apel dari kantong.


Nusa baru sadar bahwa selama 10 tahun bermain bersama Tara, dia sama sekali belum menjelaskan tentang game Jelajah Benua kecuali bagaimana cara Tara bertarung dan menggunakan item. Nusa juga ingat saat membuat karakter dirinya dan juga Tara, dia membutuhkan waktu 3 minggu dengan dana yang tidak sedikit.


Di dunia Nusa dan Tara dahulu, mereka dikenal sebagai mahasiswa dan mahasiswi terbaik di Banten, Bahkan mereka berdua menduduki peringkat satu dan dua sebagai mahasiswa terpintar di Indonesia. Nusa dan Tara juga memiliki banyak prestasi yang luar biasa, baik itu Nasional maupun Internasional.


Tapi di balik itu semua terdapat sisi gelap dari mereka berdua.


Nusa dikenal sebagai mahasiswa yang jenius, setiap matakuliah dia selalu mendapatkan nilai A+. Dia juga sering membantu teman-teman yang kesulitan saat mengerjakan tugas. Di mata teman dan dosen di kampus, Nusa adalah anak kesayangan.


Tapi di balik itu, Nusa memiliki perilaku aneh, dia suka bereksperimen secara ekstrim. Karena eksperimennya itu, Nusa pernah menghancurkan separuh Laboratorium. Nusa juga tidak pernah keluar dari kontrakan kecuali untuk pergi ke kampus.


Sedangkan Tara adalah mahasiswi cantik, dia juga dikenal ramah dan mudah bergaul dengan siapapun.Tara memiliki nilai hampir sempurna, dari segi nilai, dia hanya kalah dari Nusa. Karena itulah Tara menjadi idola, baik di kampus ataupun di luar kampus.


Tapi di balik itu semua, Tara adalah seorang pembunuh bayaran yang terkenal sadis. Tara dijuluki Putri Malam, dia sering keluar masuk hotel atau apartemen dengan dalih sebagai wanita penghibur. Orang-orang hanya tahu julukannya saja, mereka belum tahu identitas sebenarnya dari Putri Malam kecuali Nusa. Karena tidak ada satupun korban yang ditargetkan oleh Tara bisa lolos hidup-hidup.


Hari ini Nusa dan Tara memutuskan untuk beristirahat, karena besok mereka akan memulai petualangan yang mendebarkan.

__ADS_1


__ADS_2