EE (Erlina Erwinto)

EE (Erlina Erwinto)
Bab 60


__ADS_3

Tidak terasa 2 minggu berlalu dengan sangat cepat, karena terlalu sibuk bekerja, Erwin tidak ada waktu untuk mengajak Erlina jalan-jalan secara full time, hingga Erwin memutuskan untuk mengajak erlina pergi jalan-jalan sebelum balik ke negeri ss.


"😮‍💨sibuk terus perasaaan suamiku! " pagi-pagi sudah mengeluh.


"sabar ya! kan yang mau nemenin aku kamu, ampe nyusul jauh-jauh kesini" erwinto menyisir rambutnya sebelum pergi.


"😌besok dah harus balik pulang! " erlina menggulung selimutnya dan bersembunyi dibalik selimut.


"☺☺☺(erwinto tersenyum di depan kaca meja rias)"


"aku tau kakak pasti lagi meledek ku tuh... " erlina melihat erwinto, saat dia senyum-senyum, dia ngambek dan bersembunyi lagi d balik selimutnya.


"ayo siap-siap! "


"Siap-siap mau kemana? nganter keluar ketemu client ya?"


"siap-siap aja!"


"ini, nih, paling nggak bisa nolak aku kalau kakak yang nyuruh, padahal dalam hatiku ingin menolak😅"


Erlina bergegas mandi dan mengenakkan pakainya yang senada dengan suaminya, erwinto hanya tersenyum melihat istrinya mengenakan pakaian yang senada, "kelihatan banget niatnya, biar Orang-orang tahu kalau kita pasangan!" ejek erwinto.


"masak? 😊☺☺ gak apalah, biar gak ada yg berani godain kakak nanti😋"

__ADS_1


"memangnya kita mau kemana kak? kok berangkat pagi-pagi banget? besok kan sudah harus balik ke rumah? " tanya erlina lagi.


"nanti juga kamu tahu!"


"oke lah kalau begitu"


Disepanjang perjalanan terlihat bebukitan yang sangat hijau dan asri, air sungai yang terlihat disepanjang jalan sangatlah jernih, sangat memanjakan mata, udaranya juga terasa sangat sejuk dan segar, jauh dari polusi, suasana disini sangat mirip dengan suasana di rumah Erlina di desa, masih banyak pepohonan yang hijau dan rimbun.


Setelah tiga jam melakukan perjalanan, akhirnya mereka sampai di sebuah villa yang sangat unik, didirikan cepat dengan bibir sungai yang mengalih, terlihat juga ada taman bunga yang sangat indah, karena bunga yang sedang bermekaran, disana juga terlihat satu buah pohon apel yang sangat pendek berbuah dengan lebat, bahkan tangan Erlina dapat menjangkaunya.


Di belakang villa juga ada bukit yang tidak terlalu tinggi, hanya memerlukan waktu 35 menit untuk mendakinya, walau tinggal d pedesaan, tapi erlina menyukai hal-hal yang sama berulang kali.


"bagus banget tempatnya kak?" erlina terpesona pada pandangan pertama.


"sebenarnya asalkan selalu bersama, dimanapun aku sangat menikmatinya, mau dikota, didesa, dimanapun itu asal selalu bisa bersama🥰"


Mereka turun bersama dari mobil dan langsung memetik beberapa buah apel yang sangat segar, Erwin memberi keranjang kecil untuk erlina, mereka memetik beberapa apel, apel-apel yang segar sangat menggoda erlina, dia hanya mengusah menggunakan tangan dan langsung memakannya begitu saja.


"manis😍, rasanya sangat enak, renyah dan seger"


Erwinto ikut tersenyum saat mencicipi apel yang diberikan oleh istrinya, mereka menghabiskan 1 buah apel begitu saja, sambil menikmati sejuknya udara di bawah pohon "enak banget apelnya" seru erwinto.


"enak banget nih kalau bisa barbeque-an🤤"erlina ingin makanan yang di bakar di atas bara api.

__ADS_1


"mau memancing ngak?" tawar erwinto.


"boleh juga"


Mereka pergi ke pinggir sungai yang aliran airnya sangat tenang, terlihat 2 kursi dan pancing yang sudah disediakan di pinggir sungai. nampanya erwinto merencanakannya dengan sangat matang.


"Wah niat banget suamiku untuk hari ini☺" erlina memujinya.


Mereka berdua mengobrol bersama, sambil menunggu umpan dimakan ikan. Erlina bersandar di bahu erwinto, udara yang sangat sejuk itu terasa meniup-niup matanya yang mulai mengantuk, sudah 1 jam menunggu, belum juga mendapatkan ikan.


"kamu tertidur ya?" tanya Erwinto


"belum, masih terjaga kok"


"aku sangat bersyukur kalau kamu menikmati hari ini!"


"eh.... jawab erlin sudah terdengar mengantuk, setiap kali Erwinto bercerita dia hanya menjawab "em.... "


"polos banget nih anak, bisa tidur kapanpun dan dimanapun. tapi aku bersyukur memilikimu dalam hidupku, harus aku akui bahwa inilah takdir yang harus aku jalani." Erwinto mengelus kepala erlin dengan sangat lembut.


setelah tertidur beberapa saat akhirnya erlina terbangun saat Erwinto mencium bibirnya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2