
Akhirnya erlina dan erwinto sampai juga dirumah, walaupun erlina bisa merasa sedikit lega, namun di sepanjang perjalanan Erlina sempat muntah beberapa kami, hingga mobil harus menepi di pinggir jalan, erwinto hanya bisa menepuk-nepuk pundak erlina.
Sesampainya dirumah, erlina langsung istirahat dikamarnya, Erwinto yang baru sampai langsung mandi sebelum ikut makan malam keluarga, tidak ada anggota keluarga yang berani bertanya kenapa erlina tidak ikut bergabung untuk makan malam bersama, mereka sepertinya paham kalau erlina sedang tidak enak badan hari ini, kue pun dihidangkan sebagai makanan penutup, semua anggota keluarga nampak menikmati kue yang tidak terlalu manis itu, erlina meminta untuk memilih kue yang tidak terlalu manis.
Setelah selesai makan malam, erwinto membawakan beberapa potong buah untuk erlina nikmati, karena erwinto tau kalau erlina sedang tidak ingin makan yang lainnya. "ini aku sudah bawakan buah untuk makan malam, kamu makan dulu!" Erwin menyuapi erlina yang duduk diatas kasur.
Beberapa potong buah erlina nikmati dengan aman, namun dia kembali muntah saat meminum air putih yang erwinto berikan setelahnya. "🤢🤢🤢🤮" erlina langsung berlari ke dalam kamar mandi.
"beneran kamu nggak apa nih! dari tadi pagi muntah terus, habis makan dimuntahin lagi, minum air juga enggan! " erwinto sangat khawatir.
"nggak ap kok, aku nggak masalah, lagi pula aku memang mudah masuk angin kalau melakukan perjalanan jauh" erlina menjawab.
"🤔🤔🤔apa jangan-jangan kamu hamil? " 😅erwinto berpikir spontan.
__ADS_1
"😅😅😅 ngak mungkinlah kak, kan minggu lalu aku lagi datang bulan, lagi pula kita baru 3 minggu menikah, nggak mungkin lah secepet itu! " 🤣erlina menjelaskan pada erwinto.
"Tapi minggu yang lalu kamu kan datang bulannya cuma 3 hari aja, itupun kamu ngeluh kenapa keluarga sedikit banget kan?" erwinto mengingat saat erlina memintanya membelikan pantyliner, waktu ikut dengannya keluar negeri.
"🤔ya juga ya! aku nggak kepikiran sejauh itu, tapi rasanya kaya mens lo kak, perutnya kram bagian bawah, tapi anehnya payudaraku masih sakit sampai hari ini, aku nggak berani bilang sama kakak, soalnya malu kalau ngebahas itu" erlina malah jadinya curhat.
"Mending kita periksa aja besok ke dokter ya!" ajak erwinto.
"😅🤣kalau gagal, nanti kita coba lagi!"
"😊😅apaan sih kakak ini!" erlina memukul dada erwinto.
Erwinto langsung menggendongnya ke tempat tidur, mereka saling menatap mata satu sama lainnya. "Ayo kita istirahat!" ajak erwinto setelah mencium kening erlina.
__ADS_1
"☺" erlina menganggukan kepalanya. Mereka tidur terlentang dengan kepala erlina yang menggunakan lengan erwinto sebagai bantalan.
"hari ini rasanya panjang banget, melelahkan juga rasanya, sepanjang penerbangan dan perjalanan pulang harus menderita, di pesawat bolak-balik ke kamar kecil, di perjalanan pulang mobil terpaksa menepi beberapa kali saat aku mabuk perjalanan 😅😅😅" erlina bicara dalam hatinya.
Suara dengkuran erwinto yang tertidur membuat erlina tertawa, "tumben banget kakak erwinto mendengkur, biasanya dia tidur dengan sangat kalem" erlina berbalik dan menghadap erwinto, dia memeluk erwinto, namun erwinto tidak suka kalau tidur dipeluk perutnya, jadi dengan spontan dia memindahkan tangan erlina untuk memeluknya di bagian dada dan tangan erlina memegang pundak erwinto.
"walaupun sudah 3 minggu menikah, tetap saja aku kadang tidak percaya kalau kamu yang satu langkah lagi menjauh tiba-tiba berakhir di pelaminan dengan menggandeng tanganku, aku sangat mencintaimu kak! " erlina memejamkan matanya yang mulai terlihat sangat lelah.
Padahal sudah seharian dia tidur sesampainya dirumah, erlina bahkan belum menyapa orang-orang yang ada dirumah, biasanya dia sangat rajin menyapa anggota keluarga erwinto, terutama kakek santoso, dia jadi orang pertama yang akan ditemui oleh erlina. Namun karena saking lelahnya dia tepar bahkan sebelum sampai dirumah.
Erlina sangat menikmati peran barunya sebagai seorang istri dari lelaki yang sudah dia cintai dari kecil, erwinto adalah cinta pertama dan terakhir bagi erlina, seperti itulah takdir, jika memang rejeki itu untuk kita, maka tidak ada satupun orang didunia ini yang bisa merampasnya.
BERSAMBUNG...
__ADS_1