Gendis Anak Yatim Piatu

Gendis Anak Yatim Piatu
undangan makan malam


__ADS_3

"nanti akan sembuh sendiri...kalo susah turun atau ke kamar mandi bilang nanti ku antar paham??"kata Firdaus menjelaskan."ya......."jawab singkat Gendis,lalu Firdaus segera mencium bibir Gendis berkali- kali."Ini telpon bulekmu....katakan pada bulekmu kamu disini dan akan menikah dengan ku hari minggu nanti..suruh bulekmu nanti malam datang kesini...ajak saudaramu kita makan bersama nanti jam 19.00".kata Firdaus sambil menyodorkan hp nya ke pada Gendis,Gendis menerimanya dan memencet nomor telepon Sulis."assalamualaikum.....hallo...."terdengar suara sulis dari telepon,Gendis langsung meneteskan air matanya."waalaikumsalam....sulis....ini aku..."jawab Gendis pelan sambil terus menitikan air mata."masyaAllah gendiis....buuuk ibuuuk....gendis buk...ini gendis buuk..."teriak Sulis ditelpon."Gendiiiis...ndoook piyeee kamu dimana??Ya Allah Gendiiiiis ...kamu baik-baik saja kan ndook!..."sahut bulek Luluk cepat,semakin deras air mata Gendis,Firdaus yang duduk tepat dihadapan Gendis tiba-tiba mengambil tisu dan mengusap air mata Gendis,setiap selesai menghapus air mata Gendis,Firdaus langsung mencium bibir Gendis,hingga Gendis kesusahan berbicara."bulek...aku baik-baik saja...aku dirumah pak Firdaus bulek".jawab Gendis terbata-bata sambil terisak-isak."looo apa iki...bulek bingung ndook..maksud kamu apa??...apa yang terjadi??apa pak firdaus menyakitimu??apa rusmin menjualmu??apa ndook apa...bulek ngga ngerti...masya Allah Gendiiis..."jerit bulek Luluk di telepon."mboten buleeek.....pak firdaus baik....benar kata bulek pak Firdaus seperti malaikat,hatinya benar benar bersih.....,aku juga mencintainya bulek....aku mau menikah dengannya!"jawab Gendis sambil menatap Firdaus penuh kebencian,tapi Firdaus malah mencium kening dan bibir Gendis,"lalu bagaimana dengan Ahmad ndiiis....?...hari minggu nanti dia dan keluarganya datang kerumah melamarmu...bagaimana??"tanya Sulis menyahut.Firdaus yang ikut mendengar berhenti menciumi Gendis dan menatap wajah Gendis,Gendis begitu takut apa yang akan dilakukan Firdaus ke pada Ahmad orang yang begitu dia cintai."buleeek....nanti malam sehabis magrib kalian datang kerumah pak Firdaus ya...kalian diundang makan malam"jawab Gendis mengalihkan perhatian Firdaus."ndiiiis jawab dulu aku....bagaimana ahmad...?bukankah selama ini kamu sangat mencintai ahmad??bagaimana mungkin kamu menikah dengan orang lain?"tanya Sulis masih tidak percaya.Firdaus menatap marah tangan nya yang menempel di paha Gendis sedikit dikepalkan."nggak lis...aku jatuh cinta sama pak Firdaus,aku cintanya sama pak Firdaus,...ahmad hanyalah cerita masa lalu."jawab Gendis terpaksa,lalu keduanya segera mamatikan telepon nya."jangan sakiti ahmad...aku mohon"pinta Gendis memohon belas kasihan sambil melipat tangan kehadapan Firdaus."jangan memohon untuk lelaki lain"jawab Firdaus ketus."tadi kamu bilang aku boleh meminta apapun....aku mohon padamu jangan sakiti Ahmad!",pinta Gendis sekali lagi."baiklah......akan kukabulkan tapi kamu tidak boleh menolak setiap apapun yang ku inginkan,aku akan menahan diri sampai kita menikah nanti....lihatlah kenapa aku kecanduan dengan bibirmu...?apa aku bisa menahan hasratku sampai hari minggu nanti?jika kamu didekatku terus seperti ini??balaslah setiap ciumanku...ini perintahku...."kata Firdaus pelan sambil menahan nafsunya yang sudah diubun-ubun.Firdaus kembali mencium bibir Gendis.Firdaus turun dari ranjang dan bergegas keluar."mbooook.....temani Gendis disini..."teriak Firdaus memanggil yu Darmi,yu Darmi bergegas masuk kamar dan melihat Firdaus berantakan."ini kamarnya berantakan kenapa??kamu kog slimutan disini kenapa??laaa badanmu panas ndok....kamu sakit??"tanya yu Darmi tanpa jeda."ngga papa mbook...tadi malam ada kecoa pak Firdaus mengejar dan menabrak meja itu sehingga toplesnya pecah".kata Gendis menjelaskan dengan berbohong."gimana ndook...mas Firdaus baik to.....??"tanya yu Darmi sambil mengusap rambut Gendis yang ditutupi selimut dan membelakangi yu Darmi."iyaa mbook...baik sekali...."jawab Gendis sambil meneteskan air mata dan menahan sakit di bagian sensitifnya.


__ADS_2