Gendis Anak Yatim Piatu

Gendis Anak Yatim Piatu
Kangen


__ADS_3

Gendis berusaha naik keatas ranjang namun tiba-tiba dokter dan perawat masuk.


"haaa...sudah kelihatan bugar sekali....kamu terlalu sibuk dengan istrimu sampai..sampai telat makan....wahahahahahaha....luangkanlah waktu sejenak ..jangan kebanyakan diranjang....wahahahahah..."kata dokter muda bercanda dengan Firdaus lalu mengepalkan tanganya ke lengan Firdaus.


"sudah..sehat..ok..semua...besok mungkin bisa pulang..."kata Dokter sambil memeriksa detak jantung dan tekanan darah Firdaus.


"apa yuli ada?.."tanya Firdaus pada dokter muda.


"kenapa kamu penasaran sama dia...?bukanya kamu menolaknya...waktu itu...?"jawab Dokter muda meledek.


Ternyata dokter muda itu adalah firman teman sma Firdaus.


"Firman ini temanku Sma...dia dan yuli adalah geng ku...yuli dokter kandungan disini...,ini istriku...."kata Firdaus memperkenalkan Gendis dengan Firman.Firman mengangguk lalu berbisik ke telinga Firdaus.


"istrimu sangat cantik..tapi aku pikir cara berpakainya...unik...wahahaahahahaha...."kata Firman di telinga Firdaus,Firdaus membalas tawa kecil.Gendis tau mereka membicarakan dirinya,Gendis hanya diam.


"aku mau yuli memeriksa kandungan istriku...hari ini waktunya dia priksa...selama ini dia belum pernah di usg..."kata Firdaus pelan.

__ADS_1


"suster..antar nyonya Firdaus ke ruang dokter yuli...sekarang ya..nanti dokter yuli saya telpon."ucap Firman pada perawat.


"tolong ambilkan saya kursi roda ya..saya mau ikut keruang usg..."kata Firdaus sambil berusaha berdiri.


"apa..apaan...sih mas...udah duduk aja..."kata Gendis bergegas menolong Firdaus.


"heeeeem.....dia ngga papa...nyonya...singa jantanmu itu....hanya kelaparan..."kata Firman meledek.


Firdaus terbahak-bahak.


Di ruang dokter kandungan.


"iya...kembar...apa kalian baru tau?"tanya balik Yuli.Firdaus tanpa aba-aba langsung mencium dan memeluk tubuh istrinya.Yuli hanya menelan ludahnya sendiri melihat aksi Firdaus.Gendis yang tanggap tidak mau menyakiti Yuli,langsung melepaskan pelukan Firdaus."apa saya bisa melahirkan secara normal dok...?"tanya Gendis penasaran.


"tentu saja bisa .olahraga..makan teratur banyak makan buah dan sayuran..."kata Yuli ramah.Yuli sangat cantik dan elegan dengan seragam putihnya.Gendis menarik nafasnya lega.


"kontraspesi apa yang bisa mengahalangi kehamilan yul...?"tanya Firdaus pelan pada Yuli,Yuli dan Gendis seketika melotot kearah Firdaus.Gendis mencubit paha Firdaus.

__ADS_1


"aaaaw....sakit...kenapaa...dia kan dokter kandungan...dia biasa membicarakan itu...aku ngga mau istriku hamil lagi..cukup dua anak ini saja...sudah..aku ngga mau dia kesakitan..."kata Firdaus tanpa basa basi.


"nggak...aku mau anak banyak...aku ngga mau sepi dihari tuaku nanti..."kata Gendis melotot.Yuli sedikit jengkel dengan ulah pasangan suami istri seolah tidak tahu perasaannya.


Malam hari di dalam kamar vvip Gendis menyuapi Firdaus.Gendis yang sudah mandi dan memakai pakaian yang dibawakan oleh ob Heri terlihat sangat cantik.


"malam....gimana....sudah enak..?"tanya Firman yang tiba-tiba muncul.Tanpa sadar mata Firman melihat sosok Gendis yang begitu menawan,"gilaaa...Firdaus..nikahi anak smp....cakep bangeeet..."gumam Firman melirik Gendis.Firman memeriksa detak jantung dan menyuntikan vitamin ke infus Firdaus.


"besok aku boleh pulang kan..aku mau ada acara dirumah lusa..kamu datanglah sama yuli boleh ajak pacar kalian...yaa.."kata Firdaus sumringah.Gendis pergi menaruh nampan nasi ke luar ruangan.Namun,saat kembali ke kamar tak sengaja tubuhnya menabrak Firman di depan pintu diluar kamar."eeeehm...maaf dok..."kata Gendis sopan."heeem ...harum banget anak ini..cantik...gemasnya .."gumam Firman dalam hati."disenggol gadis cantik itu berkah...kenapa minta maaf...?"tanya Firman sambil mendekatkan wajahnya kearah Gendis.Gendis risih dan menjauh,"maaf..."kata Gendis lalu masuk ke kamar dan mengunci pintu.


"matikan lampunya..dan tidurlah disini..."kata Firdaus memerintah.Gendis hanya menuruti apa kata Firdaus karena merasa bersalah.


"apa kamu bisa tidur seminggu ini tanpa aku keloni...?"tanya Firdaus sambil memeluk erat Gendis."apaan...siih..."kata Gendis sambil memukul tangan Firdaus."aaaaw...."teriak Firdaus karena infusnya tersenggol."aaaaa...maaf...maaf..."kata Gendis dan mengusap-usap lembut tangan Firdaus.


Firdaus mencium bibir Gendis,Gendis mengusap lembut pipi Firdaus dan membalas setiap ciuman Firdaus.


"aku kangen...aku mau malam ini..."bisik mesra Firdaus ditelinga Gendis.

__ADS_1


"kamu tu masih sakit..mas..lihat ini ada infusnya..besok dirumah aja..."kata Gendis malu.


"aku bisa...kita lihat nanti..bukanya kamu juga menginginkanya...haaa...."kata Firdaus sambil mencium bibir Gendis dengan lembut,akhirnya malam itu mereka melakukan percintaan mesra bak pengantin baru di ruang vvip rumah sakit.


__ADS_2