Gendis Anak Yatim Piatu

Gendis Anak Yatim Piatu
Setelah Menikah


__ADS_3

"mboook...keatas ya..bawakan makanan kami....aku mau makan diatas aja.....,"kata Firdaus ditelpon,lalu menutupnya."kenapa ngga makan dibawah aja sih....?"tanya Gendis pelan."aku mau makan disuapin...kerjaanku banyak yang menumpuk,tiga hari aku ga ke kantor..."jawab Firdaus sambil memandangi laptopnya.Gendis merapikan ranjang nya yang berserakan.Suara yu Darmi dari belakang pintu kemudian Gendis membuka dan membantu Yu Darmi membawakan makanan ke meja."maaf ya mbok....merepotkan..."kata Gendis sopan."ngga papa...sudah biasa....oya..foto pernikahan mau ditaruh dimana mas...itu kang jali..sudah siap untuk masang,"jawab Yu Darmi sambil mengambil pigora besar dari depan kamar.


__ADS_1


"Yang paling besar taruh di ruang tamu,satu di kamar ini nanti sisanya di aula...,"jawab Firdaus sambil memandangi foto pernikahan nya."yang 50 biji lagi....?,"tanya Yu Darmi mengernyitkan keningnya."semua untuk kantorku,kantorku semua akan kupajang foto istriku dan foto pernikahanku agar semua orang tau aku sudah menikah..,"jawab Firdaus tegas,yu Darmi mengangguk."ehm.....mboook...apa mbok darmi punya jilbab yang sudah ngga kepakai...??."tanya Gendis tiba-tiba."laaa...untuk apa...?...ada beberapa kalo mau tinggal ambil di depan...sudah disediakan di mini market.....ya kan mas....?"jawab yu Darmi menjelaskan."ehm.......aku pengen setiap keluar pakai jilbab mulai hari ini....aku pengen menutup auratku..."jawab Gendis mengagetkan Firdaus."kamu mau pakai jilbab dan minta bekasnya mbok darmi.....?....kamu ....aaaaach....."jawab Firdaus kesal dan menutup laptopnya kasar.Yu Darmi gaenak hati dan pergi.Mereka berdua kemudian makan dan suasana menjdi hening.


"gendiiiis...sini..lihat fotomu...cantiik...aku akan memasangnya diruang kantorku...."kata Firdaus sambil memanggil gendis kearahnya

__ADS_1



"aku sudah siap....kita mau kemana....!"kata Gendis sedikit kesal karena Firdaus cuek dan tak henti menatap laptopnya.Gendis mengehela nafasnya dan duduk di tepi ranjang,Gendis bosan menunggu dan merebahkan tubuhnya ke kasur sambil melihat isi hp nya ternyata ada chat sulis yang belum terbaca."ndiiis....aku sudah di Jogja,hari senin nanti aku sudah mulai kuliah,doakan kuliahku berhasil ya,makasih atas kesempatan ini,aku tau ini pasti permintaanmu pada pak Firdaus......," tulis Sulis di wa."iyaa..lis...semoga apa yang kamu cita-citakan tercapai."balas Gendis kemudian menundukan wajahnya dan menahan tangis.Firdaus yang melirik Gendis langsung menutup laptopnya,kemudian manaruh laptopnya dimeja."kenapaa....."tanya Firdaus mengangkat dagu Gendis.Kemudian menarik tubuh Gendis agar berdiri.Gendis menuruti dan Firdaus mencium bibir Gendis mesra hingga Gendis kehabisan nafasnya.Firdaus tesenyum puas dan melangkahkan kakinya ke ruang ganti,dengan cepat Firdaus mengganti bajunya dan menggandeng tangan Gendis.Tepat di depan pintu Firdaus menarik tangan Gendis dan menempelkan tubuh Gendis ke dinding dekat pintu lalu menciumi bibir Gendis hingga puas."lipstiku hilang......."kata Gendis kesal.Firdaus hanya tersenyum seolah puas dengan kelakuan nya,dengan rasa jengkel Gendis memberi lipstik di bibir nya lagi."nanti kalo diluar kamar ga bisa nyium......"kata Firdaus sambil membuka pintu.

__ADS_1


Seolah sudah tau mau pergi kemana,pak berong sudah siap di dalam mobil untuk dikendarai."pak berong....lurus matamu kedepan jangan sampai lihat kami dibelakang...."kata Firdaus sedikit membentak,karena sedari berangkat pak Berong melirik Gendis yang kesal di endus -endus Firdaus.Pak Berong sudah ta berani lagi melirik."eeeeeeehm....."kata Gendis risih sambil mendorong tubuh Firdaus ke belakang."jangan gini too..malu ada orang itu loo...huuuft..."kata Gendis kesal.Firdaus yang tak mau tau tetap saja mencium bibir Gendis tanpa henti.


Setelah perjalanan satu jam sampailah mereka di sebuah butik besar ada papan nama besar bertuliskan MUSLIMAH."ow..mau beli baju.... "gumam Gendis dalam hati lalu masuk ke butik dan memilih baju muslimah untuk Gendis.

__ADS_1


__ADS_2