Gendis Anak Yatim Piatu

Gendis Anak Yatim Piatu
Sebelum Hari Pernikahan


__ADS_3

Setelah makan malam bersama di lantai bawah,Gendis diajak masuk ke kamar Firdaus,Gendis sudah tidak canggung lagi,"saya naik dulu ya ibu.....ibu....,"kata Gendis berpamitan."oyaa..besok hari sabtu..waktunya senam pagi yaa...jam 06.00 kita kumpul di lapangan seperti biasa.setelah itu persiapkan semua untuk akad nikahku..oya pak Joko apa semua sudah beres?undangan warga dan pak penghulu?besok siang ada khatmil Qur'an sediakan makan dan bingkisan untuk anak-anak dari pondok pesantren.,"kata Firdaus menutup pembicaraan dan naik ke atas menggandeng Gendis.Gendis melangkah duluan dan di ikuti Firdaus di belakang mengekor sambil menggelitiki pinggang Gendis."eeeeehm....apaan siih...,"kata Gendis jengkel lalu membuka pintu kasar.Firdaus mengangkat tubuh Gendis dan membopongnya ke ranjang,dan menjatuhkan nya pelan."kamu tadi sudah solat apa belum...?"tanya Firdaus sambil mencium kening Gendis."sudah......"jawab Gendis jengkel sambil meraih tangan Firdaus untuk berdiri,tapi Firdaus menahan dan Gendis terjatuh kembali Firdaus menindih tubuh Gendis "tungguuu...yaaa sayang...sabar tinggal satu hari lagi...."bisik Firdaus sambil mencium bibir Gendis."aaaaaaah.....,"teriak Firdaus sambil mengacak-acak rambutnya sendiri,lalu berdiri mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Gendis sudah tertidur saat Firdaus keluar dari kamar mandi,dilihat Gendis tidak mengganti bajunya dengan baju tidur yang seksi,"gimana...siiih kog ga ganti bajunya...apa enak tidur pakai celana jeans gini..."gumam Firdaus pelan sambil tangan nya akan melepaskan kaos Gendis."mau apaa.....??kamu bilang...tunggu kita nikah....kenapa kamu mau mengulang dosa???kamu percuma yaa solat tapi kamu nyiumii aku terus..kamu mikir mesum terus...gausah solat aja ..kalo kamu ga bisa nahan...harusnya kita ga sekamar kayak gini...dosa..."kata Gendis tanpa jeda.Firdaus tersenyum gemas."habis kamu cantik siih...makanya jangan cantik dong.....lagian siapa yang mau nyabuli kamu....?aku mau ganti baju kamu aja...ga bagus tidur kayak gini...."kata firdaus sambil menarik kaos Gendis."aaaaah..biar aku ganti sendiriii...baju ga ada yang beres...semuanya sobeeeek...."teriak Gendis menggerutu di hadapan lemari baju nya,melihat semua baju tidur seksi semua Gendis kesal dan membuang satu baju ke bawah,lalu diambilnya kembali dan memakainya terpaksa..Firdaus yang rebahan di sofa melihat Gendis memakai baju tidur seksi berwarna hitam menjadi tak tahan dan mengahmpiri Gendis."eeeeeehm....sabaaaar...sabaaaar.....ayoo sini bubuk...."kata Firdaus sambil tiba-tiba merangkul Gendis dan menariknya ke kasur dan memeluknya erat seperti orang gemas pada anak kecil.Wajah Firdaus mengendus-endus wajah Gendis sementara Gendis hanya menghela nafas kesal."ingin sekali kuludahi orang ini......"kata Gendis dalam hati sambil mengepalkan tangan nya."udah...bubuk dulu...."kata Firdaus sambil mengelus hidung Gendis."katanya kita bukan muhrim...kog kamu disini....lagian aku udah kayak kucing aja...dielus-elus biar tidur...."kata Gendis judes."hahahaahahaahahaaha........"Firdaus terbahak-bahak.."dasar gila...."teriak Gendis dalam hati.

__ADS_1


jam 06.00 waktunya senam pagi dimulai.semua berbaris rapi,di pimpin salah satu gadis remaja kira-kira berusia 17 tahun.Ternyata anaknya pak Selamet,yang memipin senam pagi ini.musik dimainkan dan semua mengikuti gerak dari instruktur.Gendis senyum-senyum kecil karena tidak bisa mengikuti gerak orang di depan nya.Firdaus yang terus menatap Gendis tertawa kecil sambil jemarinya menggoda pundak Gendis,Gendis terus mengelak sambil terus mengikuti gerak instruktur.Firdaus yang hafal gerakan nya menghadap Gendis dan terus menatap Gendis."lihaaat...itu instrukturnya di depan....."kata Gendis sambil menunjuk depan.Firdaus tertawa,pak Joko yang melihat hanya geleng - geleng kepala.

__ADS_1


__ADS_2