Gendis Anak Yatim Piatu

Gendis Anak Yatim Piatu
Gendis diajak ke Kantor


__ADS_3

"hari ini aku pulang siang,kamu ikut aku ke kantor....,"kata Firdaus menatap Gendis.


"ngaaapaain aku ikut ke kantor.....?aku mau dirumah aja....,"jawab Gendis cemberut."nggaaaak....kamu harus ikut....aku pengen kamu tau kantor aku....,"jawab Firdaus tegas.Gendis tau Firdaus tidak mau penolakan,hanya diam menunduk,yu Darmi hanya tersenyum sambil mengelus pundak Gendis.


Di dalam mobil,Gendis hanya cemberut,Firdaus menatap Gendis lewat kaca depan."wajahmuuu ituuu jangan ditekuk....ginii...jeleeek...,"ucap Firdaus sambil mencubit dagu Gendis."kenapa aku harus ke kantoooor.....aku mau disuruh apaa....disana....?"tanya Gendis kesal.Firdaus menatap depan cuek."dasar.....aneh...,"gumam Gendis pelan."apa kamu bilang tadi....,"tanya Firdaus sambil melotot kearah Gendis."eeeehm...aku bilang apa....?aku ngga ngomong apa...apa..,"gerutu Gendis ketakutan.Pak Joko dan Pak Berong hanya saling pandang dan tersenyum."ayooo turuuun...."kata Firdaus membukakan pintu untuk Gendis dan menggandenganya.Tangan Gendis digandeng masuk kedalam gedung yang tinggi dan besar,di dalam nya sangat bagus dan semua karyawan yang dilewati menyapa Firdaus sopan."pagi...pak....."kata seorang karyawan,matanya terus memandangi Gendis yang digandeng Firdaus,Gendis salah tingkah."pagi.....,"jawab Firdaus ramah.Gendis dan Firdaus menuju ke suatu ruangan ,ada meja besar,kursi empuk yang bagus,ruangan tertata dengan rapi.Diatas kursi ada foto pernikahan mereka.ada tirai yang menutupi seperti ruang ganti.Gendis membukanya dan disana ada ruang yang cukup besar,ada ranjang,ada kamar mandi dan juga lemari kayu jati pintu empat."kenapa disini ada ranjang....,?dasar laki...laki mesum...pasti banyak wanita yang diajak tidur disini,"gumam Gendis sambil memutari ruangan."ada apaaa....kamu disini...mau lagiii....,"kata Firdaus mengagetkan Gendis."haaaa.....apaa......,aku hanya melihat...lihat saja ..aku kan disini tidak untuk bekerja...aku disini hanya nurutin orang aja karena dipaksa....."ucap Gendis sambil melangakah membuka tirai.Tapi tangan Firdaus cepat menarik tangan Gendis."kata...siapa kamu disini ga..kerja....enak aja....kamu itu punya utang banyak ....jangan lupaaa....kamu harus melayani aku...."kata Firdaus mencengkeram pinggang Gendis dan mendekatkan wajahnya kewajah Gendis,lalu mencium bibir Gendis."eeeeehm....kamu harus kerja....aku tunggu disini...."ucap Gendis sambil mendorong tubuh Firdaus.Firdaus hanya senyum melihat tingkah istrinya."aku..meeting dulu...kamu jangan kemana..mana...,"Firdaus pamit keluar."tok...tok. tok..."suara orang mengetok pintu.Gendis membuka pintu dan melihat wanita seksi di depannya."iyaaaa ada apa ya mbak....."tanya Gendis."maaf nona...pak firdaus meminta saya melayani anda...apa ada yang anda butuhkan....?"tanya wanita seksi itu.Di dadanya ada papan nama bertuliskan Mita."eeeehm....ndaaa mbak...makasih..nanti saya bilang kalo butuh sesuatu...."jawab Gendis tersenyum.Mita pamit pergi dan menutup pintu."heeeeem...ngapain juga aku disini...."gumam Gendis mengeluh.Tangan nya meraih laci di meja Firdaus dan membuka laci paling atas,ada foto-foto banyak sekali."eeeeehm...ini mungkin ayah ibu nya...anak yang baik ..ternyata dia...."kata Gendis lirih memuji Firdaus."laaaa ini kenapa potoku bisa disini....foto kapan ini...?bukankah ini sudah lama....?ini kan yang memotret Ahmad...kenapa bisa disini....?"gumam Gendis heran sambil menggaruk kepalanya.


__ADS_1


"aaaaah sepedaku.....lama aku tidak memakaimu....pasti kamu sudah kangen sama aku....apa bulek merawatmu dengan baik....?"ucap Gendis dalam hati lalu meraih hp nya dari tas kecil."buleeek....gimana kabarnya sehat....?"tulis Gendis.


"iyaaa ndook..piye kabarmu....?kamu kapan main kerumah....?"balas bulek Luluk.


"iyaaa nanti kalo pak Firdaus mau diajak kesana nggih buleek...."balas Gendis.


"bulek kangen sekali...lama ngga tidur meluk kamu....."balas bulek Luluk.

__ADS_1


"iyaaaa sekarang kamu sudah ada yang ngelonin....jadi ngga kangen di keloni bulek..wkwkwwkwkwkwk,"balas bulek Luluk menggoda.


"aaaah...enakan dipeluk bulek....aku...ngga di keloni dia juga ngga papa bulek....."balas Gendis.


"yasudah hati...hati...bulek sehat selalu..."balas Gendis mengakhiri.


Gendis berjalan kearah jendela kaca besar,melihat gedung-gedung berjejer dari kejauhan.kendaraan di bawah terlihat sangat kecil,tiba-tiba Gendis pusing melihat dari ketinggian,tubuhnya mundur kebelakang dan merebahkan dirinya diatas kursi empuk milik Firdaus.Lama menunggu Firdaus sampai bosan melihat handphone.Gendis ketiduran di kursi.

__ADS_1


Pukul 11.30 Firdaus baru masuk ruangan nya.Firdaus tidak melihat Gendis di kursi tamunya,dicari di ranjang dalam ruangannya juga tidak ada,lalu Firdaus keluar keruangan Mita."mitaaa...dimana istriku....?"tanya Firdaus panik."laaaa...tadi di dalam ruangan paak..."jawab Mita ketakutan,melihat wajah Firdaus marah."kan sudah ku bilaaang awasi istriku..layani....apa maunya.."kata Firdaus melangkah pergi.Pak Joko yang saat itu di dekat Mita mengikuti Firdaus.Firdaus dan pak Joko masuk keruangan Firdaus"kemanaaa pakde....apa dia kabur..?..dia ngga pernah ke kota...nyebrang jalan aja mungkin ngga bisa...gimana ini pakde..?."kata Firdaus panik.Pak Joko berjalan kearah meja besar dan membalikan kursi Firdaus di belakang meja,dilihatnya Gendis sedang pulas tertidur.Pak Joko hanya nyengir sambil geleng-geleng kepala menghadap Firdaus."heeeeem.....ada...apaa...."kata Gendis sambil menguap."ada apa...pakde...?"tanya Gendis sekali lagi melihat dua orang di depan nya aneh."ngga papa...lanjut tidur lagi...."kata Pak Joko sambil melirik Firdaus dan pergi.Sebelum pergi pak Joko berbisik di telinga Firdaus."cinta membuat orang buta......"bisik pak Firdaus.Firdaus hanya diam.


"kamu kalo tidur jangan kayak gitu to....!"kata Firdaus duduk sambil minum segelas air."tidur saja diatur......apa aku ini sudah ngga punya hak sama sekali sama mataku....ini...huuuuft..."gerutu Gendis sambil melangkah ke ranjang merebahkan tubuhnya.Firdaus mengambil hape Gendis dari atas meja.Penasaran apa saja yang dilakukan nya selama ditinggal Firdaus sendiri di ruangan nya."ow...jadi dia bilang ngga aku keloni ngga papa yaa....awas aja nanti malam...jangan ngejar aku lagi yaa...."gumam Firdaus kesal.


__ADS_2