Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 18


__ADS_3

Masih tentang persidangan dan masih berlangsung alot.Kedua belah pihak kekeuh dengan keinginan nya masing-masing sampai pada akhirnya ada salah satu saksi yang memberatkan pihak bu Martha dan hakim pun akhirnya memutuskan.


"Menimbang keterangan dari para saksi-saksi,maka kami memutuskan antara pihak penggugat atas nama Hermando Kurniawan dan pihak tergugat atas nama Martha Azizah secara resmi BERCERAI.Segala keputusan hakim tidak dapat diganggu gugat.....Tok tok tokk.


"Alhamdulillah "kata Aldo sambil memeluk mamanya. Sementara papa Aldo langsung bergegas keluar ruangan sidang.


"Ayo ma, kita pulang"kata Aldo sambil menggandeng mamanya yang masih tampak sedih.


Sesampainya di rumah, Aldo masih berusaha menenangkan mamanya.


"Maaa, udah donk jangan nangis terus. Aldo bingung harus gimana, "kata Aldo.


"Mama ga sanggup nakk, mama sedih, mama gagal mempertahankan rumah tangga mama,."kata mama.


"Mama ga sepenuhnya salah ma, semua sudah kehendak Tuhan. Kita hanya bisa pasrah ma sambil terus semangat menata hidup selanjutnya.Semoga setelah ini mama segera menemukan kebahagian"kata mama.


Mama berhenti menangis saat melihat pak Herman masuk ke rumah.

__ADS_1


"Terimakasih sudah mau mengabulkan permintaanku"kata pak Herman.


"Kalaupun aku berusaha sekuat tenaga mempertahankan rumah tangga kita, semua tak akan ada harganya, karena kamu tetap memilih bersama perempuan penggoda itu"kata Bu Martha.


"Cukupp bilang Sinta wanita tak baik-baik. Dia itu wanita baik-baik asal kamu tau ya"kata Pak Herman.


"Oh jadi namanya Sinta. Kalau ia wanita baik-baik ia tak akan pernah berusaha merusak rumah tangga orang lain.Sudah pantas ia kusebut pelakorrr yang sudah kejam merebut kamu dariku. Dia tidak pantas disebut manusia,tapi lebih pantas disebut setannn. kata bu Martha..


"Cukupppp!!!!!!berani kamu ngata-ngatain dia lagi, aku bikin kamuuu menyesalll!!! "kata Pak Herman.


"Silakan saja kalau kamu berani"kata bu Martha.


"Pa, ma cukupppp!!!!! "teriak Aldo.


"Aldooo karena papa dan mama sudah tidak ada hubungan apa-apa, sekarang kamu tinggal pilihhh ingin tinggal dengan siapa. Papa atau mama??. Kalau kamu tinggal dengan papa, papa akan sekolahin kamu sampai perguruan tinggi. Kalau perlu kamu kuliah di Luar Negeri. "kata pak Herman.


"Aldo ngga mauuu, Aldo ingin ikut mama dan akan selamanya sama mama.Papa silaka. dengan perempuan itu"kata Aldo.

__ADS_1


"Pikiranmu pasti sudah dipengaruhi oleh mama sehingga kamu ga mau ikut papa, iya kan?? "kata pak Herman.


"Nggak.Aldo ngomong kaya gini tanpa paksaan dari siapapun termasuk mama. Aldo hanya ingin hidup dengan orang yang tulus menyayangi Aldo.Selama ini papa ga sayang sama Aldo. Papa hanya peduli sama perempuan itu. Jadi untuk apa aku tinggal sama papa. "kata Aldo.


"Berani kamu yaa, okkk kalau itu yang kamu mauuu, sekarang kamu beresin pakaian kamuu dan pergi sana sama mama kamu. Dan satu lagi kembalikan semua fasilitas yng sudah papa berikan untukmu"kata pak Herman.


"Baik, akan Aldo lakukan. Ayo ma kita pergi dari sini. Percuma juga kita lama-lama disini, yang ada mama tambah sedih"kata Aldo.


"Berani kamu langkahkan kaki keluar dari rumah ini, jangan harap papa anggap kamu anak papa lagi."kata pak Herman.


"Terserah papa "kata Aldo sambil bergegas ke kamarnya dan membereskan pakaiannya. Selesai itu dia menemui papanya lagi.


"Aku kembalikan semua milik papa, terimakasih sudah sudi meminjamkannya padaku. "kata Aldo sambil meletakkan handphone, kunci mobil, atm dan jam tangan di atas meja.Kemudian pergi bersama mamanya meninggalkan papanya.


Kira-kira apakah Aldo bisa hidup sederhana setelah keluar dari rumah megah milik papanya??Apakah ia bisa hidup mandiri.????


Tunggu bab selanjutnya ya, dan jangan lupa like, komen and vote.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2