Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 95


__ADS_3

Wanita itu adalah Bianca(kalau para pembaca sekalian nyimak ceritaku dari awal pasti tahu donk siapa Bianca ini.Tapiii bagi yang belum tahuuu akan aku kasih tahu lagi yaaa biar kalian enggak bingung.


Yappppsss Bianca ini adalah wanita yang dulu naksir Aldo saat mereka bersekolah di sekolah yang sama yakni SMA Pelita Bangsa,namun cintanya bertepuk sebelah tangan karena Aldo pindah sekolah dan kemudian lebih memilih Uli ketimbang dirinya padahal menurutnya ia lebih cantik dari Uli.


Sebelumnya ia sudah menikah dengan Mario(Mario ini pemuda yang naksir Uli) namun pernikahannya kandas dan hanya bertahan beberapa tahun saja.Ia memilih pergi dari kota yang memiliki sejuta kenangan pahit saat ia masih bersama Mario.Dan kinii ia hidup bahagia tanpa ada lagi bayang-bayang Mario.Dan ia lebih bahagia lagi karena ia melihat cinta masa lalu nya di depan matanya.


Suatu ketika Uli sedang di supermarket untuk membeli barang-barang kebutuhan rumah tangga.Ia sendiri tanpa ditemani suami karena suaminya sedang menjaga Alvar yang tertidur.Saat sedang berbelanja tiba-tiba ia tertabrak oleh seseorang.Barang belanjaannya jatuh berserakan,untungnya tidak ada barang yang pecah.Ia pun kemudian berjongkok mengambil barang-barangnya yang jatuh.


"Aduh maaf mba,aku tidak sengajaa mbaaa,sorry ya mba"kata perempuan yang menabraknya seraya ikut berjongkok membantu membereskan barang-barang yang terjatuh.


"Iya nggak apa-apa mba"kata Uli sambil mwndongak ke atas dan melihat siapa yang menabraknya.Sepersekian detik ia cukup terkejut karena ia mengenal orang yang menabraknya.


"Biancaaa"sapa Uli.


"Uli"sapa Bianca yang mencoba pura-pura kaget.


"Kamu apa kabarrrrrr,kamu tinggal di kota ini jugaaaa?"tanya Uli.


"Kabarku baik ,ul.Iyaaa aku udah tinggal disini kurang lebih sudah setahun dan akupun kerja juga disini"kata Bianca.


"Ohhh gituuuuu,terus suamimu dimana?"tanya Uli.Bianca terdiam dan berpura-pura sedih untuk menarik simpati Uli karena dia tau Uli adalah orang yang tidak tegaan pada orang lain.Melihat Bianca yang tiba-tiba sedih Ulipun jadi merasa bersalah.


"Aduhhh Bee kamu kenapa jadi sedih sihh,kamu ada masalah apaa?kamu bisa kok cerita ke akuu,,maafkan akuu yaaaa.Harusnya aku tidak menanyakan hal ini padamu.Sekali lagi aku minta maaf"kata Uli.


"Enggak papa kok,wajar lah kalau kamu tanya suamiku karena kamu tahu aku sudah menikah kan,tapi itu semua hanya masa lalu yang teramat pahit sehingga akupun tak sudi untuk mengingatnya kembali"kata Bianca.


"Apa yang terjadi Bee"kata Uli.


"Lain waktu deh aku ceritaaa atau kalau enggak nanti ngobrolnya di chat aja yaa,aku nggak bisa cerita sekarang soalnya aku buru-buru"kata Bianca.


"Ohh yaa,maafkan aku ya Bee.Kamu chat ajaa yaa nomor aku masih sama kok,kamu masih simpan kan nomor aku?"tanya Uli.


"Masih Ul,ya udah aku pergi dulu yaaaa,Bye"kata Bianca.

__ADS_1


"Bye"kata Uli.Ulipun kembali melanjutkan berbelanja.


*Yessssss Uli udah mulai bersimpati sama akuu,ini kesempatan aku untuk meraih hatinya agar dia bisa percaya sepenuhnya padaku dan aku bisa leluasa untuk menghasutnya agar membenci suaminya lalu cepat atau lambat suaminya akan berpaling dari darinya..*gumam Bee sambil tersenyum licik.


Sementara itu Uli sudah kembali ke rumah dan segera membersihkan diri.Alvar masih tertidur lelap dalam pelukan Aldo.Selesai membersihkan diri Uli pun membangunkan Aldo.


"Yahhh,bangun"kata Uli.Aldo akhirnya terbangun.


"Iya bund "katanya sambil mengucek-ucek matanya.


"Bangun donk aku mau cerita nihh"kata Uli.


"Mau cerita apa sihhh,mau cerita harga kebutuhan naik atau harga sufor dan diapers naik?Naik berapaaa ?nanti aku tambah deh uang belanjanya"Kata Aldo.


"Ih bukan soal ituuuuuu"kata Uli sambil manyun.


"Terus mau cerita apa donk?"tanya Aldo.


"Tau nggak tadi aku ketemu siapa di supermarket?"tanya Uli.


"Aku tadi ketemu Biancaaaaaaaa yah"kata Uli .


"Biancaaaa yang dulu ngejar-ngejar aku??Dia tinggal di kota ini jugaaa?"tanya Aldo datar tanpa ekspresi.


"Iyaaa tadi aku nggak sengaja ketemu diaa di supermarket dan kita cerita-cerita.Dan ternyata dia udah bercerai lho dengan Mario.Aduhhh sedihhh deh aku mendengarnya "kata Uli.Aldo hanya menyimak cerita Uli.Ia tampak tak bersemangat mendengar nama Bianca.Ia menganggap dia hanyalah masa lalu yang harusnya ia lupakan.Sekarang masa depannya adalah Uli dan Alvar.Melihat Aldo yang tanpa ekspresi ketika mendengar ceritanya,Uli pun mulai bete.


"Kamu denger nggak sih aku lagi cerita lho"kata Uli.


"Iyaaa aku dengar bundd,terus aku harus bagaimana?aku harus kasian juga kah?"kata Aldo.


"Yaaa setidaknya kamu dengerin kek,kamu sepertinya acuh sama cerita aku."kata Uli.


"Aku malas bund kalau bunda cerita tentang orang dimana orang itu adalah masa lalu aku.Aku tidak mau membahasnya.Mau dia bercerai kek,mau dia sukses kek itu bukan urusan aku kann bund"kata Aldo.

__ADS_1


"Yaaa setidaknya kita bisa menyambung silaturahmi lagi dengannya apalagi sekarang kita tinggal di kota yang sama"kata Uli.


"Aku hargai keinginan bunda untuk menjalin silaturahmi lagi dengannya tapi bund jangan maksa aku untuk melakukan hal yang sama.Akuu sudah mengubur dalam-dalam masa lalu aku.Aku tidak mau lagi berurusan dengannya.Silakan bunda kalau mau berteman dengannya tapi satu hal yang harus bund ingat.Bunda harus hati-hati.Ayah nggak mau bunda terjebak oleh permainan dia.Dia itu licik"kata Aldo.


"Ayah jangan suudzon donk sama orang.Aku yakin dia orang baik"kata Uli.


"Bundddddd dengerin akuuu.Akuuu lebih tahu dia ketimbang bunda karena kita satu sekolah dari jaman SMP.Bunda kan baru kenal belum lama.Aku tahu sifat buruk dia,maka dari itu aku minta bunda hati-hati dengannya.Sudah yaaa aku tidak mau berdebat membahas seseorang yang tak penting di hidup kita.Sekarang kita hanya harus fokus pada masa depan kita dan masa depan Alvar.Itu lebih penting buatku ketimbang membahas masa lalu.Bunda mengerti kan?."kata Aldo sambil mengusap pipi Uli dengan lembut.Uli pun mengangguk.


Uli berpikir keras.Ada benarnya juga dengan kata-kata suaminya.


"Maafkan aku ya yah"kata Uli.


"Iyaaa,kita sama-sama belajar"kata Aldo yang kemudian memeluk Uli dengan gemasnya.


Sementara itu di tempat lain Bianca terlihat seperti sedang menelpon seseorang.


"Halo"katanya.


"Iya bos"kata seseorang di seberang sana.


"Aku ada tugas untukmu"kata Bianca.


"Tugas apa bos"katanya.


"Aku tidak bisa jelaskan di telepon.Bisa kita ketemu di restoran X satu jam lagi?"pintanya.


"Bisa bos"kata nya.


"Oke aku tunggu"kata Bianca sambil menutup teleponnya.Dia kemudian tersenyum licik sembari memandang foto lama Aldo yang masih tersimpat di galeri handphonenya.


*Sebentar lagi aku akan mendapatkan kamu kembali sayang*gumamnya.


**Udah dulu ya guys ceritanya.Maafkan author jikalau hanya up 1 hari 1 bab saja soalnya kesibukanku yang lumayan ditambah sinyal yang kadang tidak bersahabat.Author mohon maaf yaaa semuanya.Kritik dan saran masih tetap author terima untuk kemajuan tulisanku.

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen and vote yaaa guys.


Terimakasih**


__ADS_2