
Aldo membawa ibunya ke rumah sakit. Setelah di periksa dokter, kemudian beliau di pindahkan ke ruang perawatan dan Aldo dengan setia menunggui ibunya. Sesekali tangannya memegang tangan ibunya seolah tak mau kehilangan sang ibu. Dokter pun masuk ruang perawatan dan Aldo bergegas bertanya pada dokter.
"Dokter, mama saya sakit apaa,kok belum sadar-sadar? "kata Aldo.
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan nak, ibu kamu hanya demam biasa efek masuk angin dan tidak perlu rawat inap,dan sepertinya ibu anda cukup tertekan mungkin ya soalnya dari hasil cek tekanan darah diketahui tekanan darah ibu anda cukup tinggi. Kami sudah berikan obat dan sekarang tinggal menunggu ibu anda siuman dan nanti kalau kondisinya sudah membaik, ibu anda sudah bisa pulang."kata dokter.
"Baik, terimakasih dok"kata Aldo.
Dokter pun berlalu dari hadapannya...
Aldo kembali duduk mendampingi ibunya. Dia tampak gelisah.
"Maaaa, bangunnn dong maaa, Aldo ngga mau mama kaya gini. Kenapa papa tega banget sih sama mama."kata Aldo dengan penuh amarah. Tiba-tiba handphonenya berbunyi. Bianca menelponnya.
"Halo sayangg, kamu ngga masuk hari ini kahhhh aku nungguin lho"katanya.
"Aku ngga masuk, lagi ada urusan"kata Aldo...
"Urusannn??? sama cewek lain kahhh, "tanyanya.
"Apa hak kamu nanya-nanya,kita ini ngga ada hubungan apa-apa, paham kamu"katanya.
"Ihhh sayang kok ngomongnya gitu sihhh, oh ya nanti temenin aku belanja lagi yaa, aku mau beli sesuatu lagi"katanya.
"Bukannya kemaren udah belanjaa"kata Aldo.
"Ihhh sayangggg, itu lagi promo kan lumayan,pokoknya ngga mau tauuuu sayang harus temenin akuu sama aku mau nyalon jugaa"katanya..
"Aku ngga bisa, urusanku masih banyak. Kamu cari aja cowo lain sana, jangan sama aku. Udah yaaa"kata Aldo.
__ADS_1
"Ih kamu kok gitu sihhh,lebih penting aku atau urusanmu itu"katanya.
"Lebih penting urusanku.. Sudah aku tutup teleponnya. Berisikkkkk"kata Aldo seraya mematikan teleponnya..
Hubungan Aldo dan Bianca memang bukan hubungan pacaran. Tidak ada tembak menembak mengungkapkan perasaan,tidak ada kencan atau malam mingguan. Yang ada hanya Aldoo harus menemani kemanapun Bianca mau dan tentunya Aldo yang harus mengeluarkan biaya. Capek!!!!!!itulah yang Aldo rasakan. Bosenn???sudah pasti.. Ahh hubungan macam apa ini.
Mamanya tersadar.
"Maaa, mama udah sadar??? "tanya Aldo.
"Mama dimana nakkk"tanya mama.
"Mama dirumah sakit maa, tadi pagi mama pingsan di teras dan kata bibi mama semalam tidur di terass. Benarkah? kenapa papa keterlaluan banget sih sama mama. Apa salah mama. Ngga semestinya papa semena-mena sama mama. "kata Aldo.
"Mama ketiduran sayang waktu nunggu papa pulang kerja dan lupa bukain pintu. Tapi tak apa lah itu hukumn buat mama"kata mamanya.
"Tapi ngga harus dengan kaya gini juga kali maa, Aldo ngga terima!! "kata Aldo..
"Ngga apa-apa gimana, mama sampai masuk rumah sakit gini mama bilang ngga apa-apa. Bahkan papa pun ngga peduli sama mama dan ngga jenguk mama kesini"kata Aldo.
"Sudahlah nakk, mama ngga mau tambah panjang.Makanya kamuu kalau nanti sudah berumah tangga, jangan kaya papa. Belajarlah menghargai perempuan.Jangan menyakitinya "kata mama.
"Iya maa, ya sudah mama istirahat aja. Aldo disini kokk ma"kata Aldo.
"Kamu ngga sekolah sayang"kata mama.
"Aldo ngga tega ninggalin mama sendirian disini,ngga papa kan maa"kata Aldo.
Mamanya hanya mengangguk.
__ADS_1
Sementara pak Herman tampak sibuk akan berngkat ke kantornya. Dia kemudian bertanya pada ART nya.
"Ibu mana bi? "tanyanya.
"Ibu dibawa ke rumah sakit tuan sama den Aldo,tuan ngga ke rumah sakit? "tnya ART nya.
"Ah untuk apa aku kesana, paling juga sakit biasa"kata pak Herman sambil berlalu menuju mobilnya. Saat di mobil handphone nya berbunyi.
"Halo sayang"sapa wanita di seberang sana.
"Halo"jawab pak Herman.
"Mas ngga ke kantorrr kahhh? "tanyanya.
"Ini mau jalann, kenapaa? kangen ya"kata pak Herman..
"Ahhh mas bisa aja, aku tunggu di kantor ya"kata nya.
"Iya iya ini mau jalan,see you"kata pak Herman..
"Bye"jawbnya
Telepon terputus dan pak Herman segera berangkat.
Kira-kira siaposeh wanita yang tadi menelponnya. Apakahhh ia pelakorrr atauuu siapaaaa nyaaa pak Hermann? Bagaimana perasaan Aldo ketika tau papanya punya wanita lain dihatinya????
Mungkinkah Aldo akan melabrak si perempuan tersebut???
Ahhh penisirinnn ngga???
__ADS_1
Sebelumnya jangan lupa lije, komen, and vote ya..
Thank youuuuuu