Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 88


__ADS_3

"Anda jangan ngarang cerita yang bukan-bukan yaaa, ,saya tidak punya cukup waktu untuk mendengarkan cerita bohong dari anda,katakan yang sebenarnya anda ini siapa?"tanya Uli.


"Sayang ini akuuu Aldo,Marthin Rivaldo Kurniawan,ini Maulida Nuranisa kann"kata Aldo.


"Betul saya Maulida Nuranisa tapi saya tidak akan percaya begitu kalau anda adalah Aldo.Anda jangan coba-coba menipu saya yaa,katakan apa mau anda sebenarnya?"tanya Uli.


"Ya Alloh sayang ini beneran akuuu Aldo,aku masih hidup tapi aku kehilangan semuanya,bahkan handphoneku pun aku tak tahu dimana makanya aku menghubungimu via wartel"kata Aldo.


"Kalau benar anda itu Aldo,coba jawab siapa nama orang tuamu?"tanya Uli.


"Ayahku Hermando Kurniawan dan ibuku Martha Azizah"jawab Aldo.


*Lahhhh kok benarrr sihh,apa jangan-jangan ini beneran Aldo?*gumam Uli.Tapi ia tak lantas begitu saja percaya.


"Kalau benar anda Aldo ayo kita bertemu.Aku ingin memastikan sendiri apakah anda bohong atau tidak.katakan dimana anda sekarang"kata Uli.


"Aku sekarang berada di kota B"kata Aldo.


"Lho akupun di kota B.Kalau benar anda adalah Aldo ayo kita ketemu sekarang di barak tempat anda dulu dikota ini"kata Uli


"Ya sudah aku tunggu disitu,aku tutup teleponnya dulu ya,assalamualaikum"kata Aldo.


"Waalaikumsalam"jawab Uli dengan ketus.


Uli terdiam sejenak setelah sambungan telepon itu terputus.Ia bingung dan bimbang apa benar tadi memang Aldo yang telah menghubunginya.

__ADS_1


*Ah tapi kalau dia orang jahat bagaimana?Apa sebaiknya aku tidak menemuinya saja ya,eh tapi kalau itu beneran Aldo bagaimana?Tujuan aku datang ke kota ini kan memang untuk mencari keberadaan Aldo.Lalu tiba-tiba ada telepon masuk yang mengatakan kalau dia Aldo dan masih hidup.Mungkinkah ini nyata dan bukan mimpi belaka?*gumam Uli.Ia pun mencubit pipinya dan terasa sakit,artinya ia sedang tidak bermimpi.


Setelah berpikir cukup lama akhirnya ia pun bergegas menuju barak tempat Aldo dulu melakukan operasi militer.Daerah itu kini telah aman dan menjadi tempat sejarah dan dikunjungi orang-orang pada hari tertentu.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauhh tibalah Uli di tempat yang ia tuju.Tempat itu nampak sepi karena memang hanya didatangi pada hari-hari tertentu saja.Uli pun memandang sekeliling tempat itu berharap ia segera bertemu dengan Aldo.Namun ia tak menemukan apapun disana.Cukup lama Uli berkeliling di tempat itu hingga akhirnya Uli pun nampak kesal karena merasa dibohongi oleh penelpon misterius tadi.


*Tuhhh kan apa aku bilang,tidak ada apapun dan siapapun disini,arghh sepertinya orang itu berusaha menipuku.Huh sayang sekali aku tidak bisa menelponnya kembali.Rasanya ingin kumarahi dia sebab telah membohongiku.Aku lelah Tuhannn,aku menyerahh.Mungkin sudah saatnya aku memang harus mengikhlaskan Aldo.Dia sudah bahagia bersama-Mu.Ah mungkin akan lebih baik jika aku pulang saja*gumam Uli yang kemudian berbalik arah hendak pulang namun saat berbalik arah ia terkaget melihat seseorang yang berdiri tak jauh darinya.Sepersekian detik ia terdiamm,tak mampu berkata-kata.Bibirnya serasa kaku dan tak lama kemudian tangisnya pecah,badannya lemah lunglai dan langsung jatuh bersimpuh dilantai.Namun sebelum badan itu jatuh ke lantai,seseorang itu dengan sigap meraih tubuh mungil itu dan membantunya untuk berdiri lalu memeluknya.Dialah Aldo,kekasih hatinya yang selama ini ia anggap masih hidup dan ternyata memang masih hidup.Uli masih tak percaya dengan apa yang ia lihat di hadapannya dan masih terus menangis.


*Mimpikah ini?*gumamnya.


"Sudah sayang jangan menangis.Aku disini,aku sudah kembali untukmu.Hapuslah air matamu"kata Aldo.


"Iniiiikahhh kamuu Mas?"tanya Uli dengan nada terbata-bata.


"Kamu jahat sama akuu,aku pikir aku tidak akan bisa lagi bertemu denganmuuuu.Aku pikir kamu sudah tidak sayang dengankuuuuu.Kamu tidak tahu kan betapa nenekku gigih menjodohkanku dengan orang lain sepeninggal dirimuuu namun aku menolaknya karena aku merasa kamu masih hidup.Aku tidak peduli dianggap tidak waras oleh orang-orang karena dianggap hanya membuang-buang waktu,,,huhuhuhu"kata Uli kembali menangis sambil terus memukuli Aldo.


"Terus pukul sayang jika itu membuatmu lega"kata Aldo.


"Kamu jahattttttt"kata Uli yang kemudian dipeluk kembali oleh Aldo.Setelah suasana tenang,Uli pun membawa Aldo menuju kost-an untuk bercerita dan menelpon atasan Aldo.Sesampainya di kost-an Uli pun langsung mencecar Aldo dengan banyak pertanyaan


"Aku masih belum percaya kalau itu kamu Mas"kata Uli.


"Hadehhh harus dengan cara apa lagi aku membuatmu percaya kalau ini Aldo yang kamu tungu-tunggu"kata Aldo.


"Lalu bagaimana bisa kamu selamat dari peristiwa itu?"tanya Uli.

__ADS_1


"Sabar donk,aku haus.Bisa minta tolong ambilkan aku air?"pinta Aldo.Ulipun bergegas mengambilnya.


"Ini"kata Uli sambil menyodorkan minum.


"Terimakasih my lope lopeku"kata Aldo.


"Udah buruan cerita!"desak Uli.


"Sabar donk sayang,aku minum dulu,nanti kalau tersedak bagaimana?"kata Aldo.


"Udah buruan,lama ih"kata Uli bete.


"Ya dehh,jadi gini ceritanya.Akupun bingung harus memulai cerita ini dari mana.Intinya seingat aku tempat persembunyianku dan salah seorang kawanku itu dihujani dengan bom.Namun tempat ku tidak kena dan bom itu jatuh agak jauh dari tempatku.Namun karena ledakan yang cukup keras,aku terpental cukup jauh dan langsung pingsan.Mungkin musuh mengira aku telah meninggal jadi aku dihanyutkan ke sungai.Namun alhamdulilah Tuhan masih memberiku kesempatan hidup.Aku ditolong oleh seorang kakek.Beliau menemukanku di pinggiran sungai di atas bebatuan besar.Lalu dirawatlah aku oleh beIiau sampai pulih dan sehat sampai sekarang"kata Aldo.


"Alhamdulilah ternyata masih ada orang baik di dunia ini.Aku tak menyangka masih bisa bertemu kamu lagi disini.Tadinya aku memang berniat mencarimu walaupun nantinya hanya bertemu dengan makammu.Tapi aku tidak pantang menyerah walaupun nenekku menentang keputusanku.Ayahmu pun tidak percaya denganku.Tadinya aku disini bersama ibumu dan orang suruhan ayahmu,namun beliau pulang karena merasa tidak juga menemukanmu"kata Uli.


"Ya Alloh terimakasih sayang atas perjuanganmu.Aku bangga padamu".kata Aldo.


"Sama-sama"kata Aldo.


Aldo pun kemudian menghubungi atasannya untuk memberitahukan bahwa ia masih hidup.


**Kira-kira apa yang akan terjadi bila mereka semua tahu kabar Aldo masih hidup.Dan bagaimana kelanjutan rencana pernikahan Uli?


Tunggu kisah selanjutnya,jangan lupa like komen and vote ya.Terimakasih**

__ADS_1


__ADS_2