
Siang itu Uli telah selesai mengajarnya dan bersiap pulang.Ia pun sudah berkirim kabar pada bu Martha pun juga dengan nenek.Ia kemudian keluar ruangannya dan bersiap pulang.Tak disangka bu Martha sudah menungguinya di parkiran sekolah.Ia pun bergegas menghampiri beliau.
"Assalamualaikum tante maaf ya jadi ngrepotin malah njemputin aku"kata Uli sambil mencium tangan bu Martha..
"Ahhh ngga papa,tante nggak merasa terrepotkan kok,lagian kerjaan tante juga udah selesai jadi ya tante bingung harus ngapain lagii"kata bu Martha.
"Ohh gituu"katA Uli.
"Ya udah yuk jalannn"ajak bu Martha.
Uli dan bu Martha pun masuk ke mobil dan bergegas menuju rumah beliau.Butuh waktu sekitar dua puluh lima menit untuk sampai di rumah besar nan mewah itu.Uli pun terpana dan terpesona dengan kemewahan rumah milik Aldo.
"Masya Allohh rumahnya besar banget tante beda banget dengan rumah Uli,Uli jadi ngga pede deh deket-deket tante"kata Uli.
"Haduh jangan seperti itu nakkk,bagi kamii harta itu hanya titipan,kami ngga mandang orang dari harta,materi.Bagi kami yang terpenting adalah hati nya.Udah ah ayuk masukk,ada om juga di dalam"kata Bu Martha.
Mereka pun masuk.
"Assalamualaikum"kata mereka.
"Waalaikumsalam,eh ada Ulii,masuk nakk"kata pak Herman..
"Iya om,om kok di rumah jam seginiii,ngga ngantor"tanya Uli.
"Udah tadi bentaran,ketemu klient doank abis itu udah pulang, om lagi pengen di rumah aja"kata pak Herman.
"Tante ke dapur dulu ya sayang kalian lanjut ngobrolnya"kata bu martha.
Saat sedang asyik ngobrol tiba-tiba handphone Uli berdering tanda ada seseorang meneleponnya dannnn nama Aldo tertera di layar.Uli tak percayaaaa jam segini Aldo menelponnya dan segera ia mengangkatnya.
"Assalamualaikum"kata Uli yang langsung mengklik video call.
__ADS_1
"Waalaikumsalammm sayangnya akuuuuu,gimanaaaa kangen nggak kamu ama akuuu setelah sekian purnama kita tak bersua"kata Aldo.
"Hust jangan keras-keras,,maluuu ihh"kata Uli.
"Tunggu-tunggu biar kutebak sepertinya aku tauuuu kamu lagi di manaaaaa,,ahhhhhhhhhhhhhhh aisyahkuuu lagi dirumahkuuuuuuuu,uwoooooowww ya kan"kata Aldo.
"Iyaaaaaa,itu ayahhhhhmu ,ibuuu tadi lagi di dapurr"kata Uli sambil mengarahkan kameranya.
"Halooo anak ayahhhh yang paling gantenggggggggg,gimana pelatihannyaaaaaaa?"tanya pak Herman.
"Lancar ayahhh ini udah hampir selesai jalur pertama,lanjut jalur kedua nanti,doakan Aldo ya yahhh biar Aldo suksessss biar bisa ngelamar gadis cantik di depan ayah ituuu"katA Aldo.
"Ammmminnnnnnnn anak ayah pasti sukses"kata pak Herman.
"Aldoooooooooo"kata bu Martha dari arah dapur.
"Mamaaaa,sehat-sehat yaa disana,ya udah dulu Aldo mau pelatihan lagi,dahhhhhh Assalamualaikum"kata Aldo.
Telepon terputus namun beberapa menit kemudian Aldo berkirim WA pada Uli.
Nanti malam aku telepon lagi
Isi WA nya pada Uli.
"Sayang makan dulu yuk sebelum pulang udah tante siapin"kata bu Martha.
"Aduh repot-repot tanteeee"kata Uli.
"Udah ayukkk"kata bu Martha menggandeng tangan Uli dan menuntunnya ke dapur.
Sementara itu di depan pagar nampak Bianca hendak masuk ke rumah Aldo,namun urung dilakukannya.
__ADS_1
"Aku masuk gak yaa,eh tapiiii kalau tante Martha masih marah sama aku gimana donk,eh tapi kalau aku gak masuk kapan aku baikan sama tante Martha,ah gue masuk aja deh"kata Bianca.
Dannnn tiba-tiba saja dia dengan santainya melenggang masuk ke dalam rumah Aldo.
"Tante,Tante Marthaaaaa,where are youuu"kata Bianca.
"Ngapain kamu ke sini,main nyelonong rumah orang ajaa,gak ada sopan-sopannya"teriak pak Herman.
"Tante mana om,Bianca mau ketemu"kata Bianca..
"Dia gak mau ketemu ama kamu"kata Pak Herman.
"Om,please pertemukan aku dengan tante,lima menit aja"pinta Bianca.
"Gak bisa,udah kamu pulang aja"kata Pak Herman sambil menggandeng tangan Bianca lalu membawanya keluar rumah dan meninggalkan nya masuk kembali ke dalam rumah.
"Om omm aduh kok aku ditinggalin sihhh,,ih sebel dehhh udah ah aku pulang aja"kata Bianca bersungut-sungut.
"Siapa sih mass?"tanya bu Martha yang baru selesai makan dengan Uli.
"Bukan siapa-siapa maa,"kata pak Herman.
"Masss kita anter Uli pulang yukkk"ajak bu Martha.
"Aduhh nggak usahhh om,tante beneran dehhh Uli takut ngrepotinnn,biar Uli naik bis aja"kata Uli.
"Noooo,kita anter aja,sebentar ayah ambil kunci mobil dulu yaaa"kata pak Herman.
Sekejap kemudian mereka telah siap mengantar Uli pulang ke rumahnya.
Nahhhhhhhh bagaimana cerita iniii,apakahhhh Aldooo akan segera melamar Uli sebelum keduluan sama Mario???Lalu bagaimana nasib Biancaaa????Tunggu bab selanjutnya ya jangan lupa like,komen,and vote
__ADS_1
Terimakasih