Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 42


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 20.30 dan Aldo pun sudah selesai belajar.Ia menghampiri mamanya yang sedang duduk di teras rumah.Namun belum juga sampai teras rumah,ia mendapati mamanya tengah melamunnn seperti ada masalah serius yang dipikirkan mamanya.Kenapa ya mama?pikir Aldo.Daripada penasaran Aldo langsung menghampiri ibunya.


"Maaaa"sapa Aldo.


"Ehhh,udah selesai belajarnya nak"kata mama.


"Udah dari tadi ma,mama kenapa sihhh tadi Aldo perhatiin mama kok banyak melamunnya.Ada yang sedang mama pikirkann?atau mama sakittt?"tanya Aldo


"Enggak sayang"kata mama.


"Mama jangan bohong sama Aldo."kata Aldo.

__ADS_1


"Okee mama akan cerita.Kemarin itu mama nemenin papa kamu check up dan kemo ke rumah sakit.Nah pas mama mau pulang ,papa kamu minta mama untuk rujuk dengan papa.Mama belum ngasih jawaban apakah mama harus menerimanya kembali atau menolaknya,rasanya mama masih belum bisa lupa perlakuan papa tapi disisi lain kasian papa nggak ada yang urus kalau bukan kita yang urus nakk.Mama minta saran dari kamu nakk apa yang harus mama lakukan.Mama bimbang nak"kata mama.


Aldo terdiam,papanya meminta mama rujuk?apakah itu artinya keluarganya akan kembali lengkap dan utuh setelah lama bercerai?ah tapi hati kecilnya masih belum sepenuhnya melupakan perlakuan papanya.Ia pun takut seandainya nanti ketika mama sudah rujuk dengan papa,mama malah tambah tersakiti.Ia tak mau melihat mamanya menangis karena laki-laki untuk yang kedua kalinya.


"Aldo tidak mengizinkan mama untuk rujuk dengan papa.Aldo tidak mau mama terluka lagi untuk yang kedua kali..Kita masih bisa menengoknya,mengurusnya,merawatnya tapi kalau untuk rujuk lagi,Aldo ga akan izinkan..Apakah ini bisa dibilang egois maaa"kata Aldo.


"Enggak nakkk,apapun keputusan dari kamu,mama akan terima asal itu bisa membuatmu bahagia mamapun juga sudah bahagia."kata bu Martha.


"Iya nakkk,mama paham kokk maksud kamu.Apapun alasanmu mama yakin itu semua karena kamu anggap itu baik buat mama,terimakasih ya anak ganteng mama.Mama akan nurut apaaa aja kata kamuu "kata bu Martha.


"Iya ma,ya udah Aldo ke kamar dulu ya mau istirahat.Mama langsung masuk rumah ya,di luar dinginn,Aldo gak mau mama sakit"kata Aldo.

__ADS_1


"Iya sayang"kata bu Martha.


Aldo masuk ke kamarnya dan langsung menghempaskan tubuhnya ke atas kasur,namun ia tak dapat juga memejamkan mata.Aldo masih terpikir tentang masalah ibu dan ayahnya.Apakah nanti mereka akan bahagia bila ia mengizinkan mereka rujuk tapi Aldo takut ayahnya nantinya masih kasar pada ibunya atau justru mereka lebih bahagia bila hanya sekedar teman atau partner saja tanpa harus hidup bersama lagi menjadi suami istri??Ahhhh apakah aku ini terlalu egoisss??


Seketika ia ingat ULi,ahhhh mungkin dia bisa kasih solusi.


Segera ia raih handphone di atas meja belajarnya,namunn ia urung mengirimkan pesan pada bu Uli.Ia melihat jam yang terpasang di kamarnya.Waktu menunjukkan pukul 21.30,mungkin ULi juga sudah tidur


"Ahhh besok saja aku curhat ke bu Uli nya atau lain waktu menunggu bu Uli ada waktu kali aja dari dia aku bisa dapat solusi permasalahan ayah ibuku"kata Aldo yang kemudian terlelap tidur.


***Gaesss udah dulu ya ceritanya,author tiba-tiba ngeblank nihhh.Tunggu kisah selanjutnya yaa,jangan lupa tetap kasih kritik dan saran ya buatku.Jangan lupa juga vote ya.

__ADS_1


Terimakasih semuanya***..


__ADS_2