
"Ul"panggil nenek pada Uli.
"Ya nekkk ada apa,nenek ingin ke kamar mandi?ayo Uli antar,atau nenek lapar?Uli suapi ya"pinta Uli.
Ttiiiidakkk mmmaauu"kata Nenek.
"Nekkk ayolah nenek harus banyak makan biar cepat sembuhh,yaaa makan yaaaa Uli suapi"kata Uli namun neneknya tetap tidak mau makan.
"Ttiiidakk lllaaapaaar"kata nenek..
"Nenekkkkk janganlah seperti ini,nenek kan belum makan,atau begini saja nenek mau makan apa nanti Uli belikan"kata Uli.
"Nenek ccuuummma maaau lihhaatt Ullii mmenikahhh"kata nenek.
"Iyaaa Uli tauuu Uli juga akan menikah tapi tidak sekarang jadi nenek sabar yaa,nenek harus sembuh dulu yaaa."kata uli.
"Neeenek mau Uli menikah dengan pria pilihan nenek"katanya.
DEGHHHHH!!!!sepersekian detik ia terdiam.Aku tak menyangka neneknya akan tetap menjodohkanku dengan orang lain.Tapi haruskah aku menuruti keinginan neneknya itu?.Bagaimana dengan Aldo?Bukankah aku juga sudah berjanji pada Aldo untuk tetap menunggunya selesai pendidikan.Lalu akan seperti apa kelanjutan hubungan ini?.Mungkinkah aku harus mengubur cintanku dalam-dalam pada Aldo dan memilih menikah dengan pria pilihan neneknya demi janjiku pada nenek?.Ahhhhhhh memikirkannya saja sudah membuat kepalaku pening.
"Nenekkkk jangan dulu memikirkan hal itu yaaa,yang terpenting sekarang adalah nenek harus sembuh dulu"kata Uli.
__ADS_1
"Kkkamu mau ingkar lagi dari janjimu?"tanya nenek.
"Eee bukan begitu nekk tapi kan sekarang nenek lagi sakit jadi alangkah baiknya kita pikirkan dulu kesehatan nenek"kata Uli.
"Bbilang saja kamu mau mengingkari janjimu dan tetap memilih menunggu Aldo.Kalau seperti untuk apa nenek hidup.Biar nenek mati sajaaaa"kata nenek sambil tangannya berontak melepas selang infus.
"Nenekkkkkk,apa yang nenek lakukannnn,jangannnnn nekkk"teriak Uli sambil tangannya memegangi tangan neneknya.
"Lepassss!!!!biar nenek matiii.Untuk apa juga nenek hidup dengan cucu yang tidak mau menuruti keinginanku"kata nenek.
"Dokter!!"teriak Uli memanggil dokter dan tak lama kemudian dokter datang dan menyuntikkan obat penenang pada nenek yang kemudian membuatnya tertidur.
"Mbaaa,tolong dijaga ya psikis neneknya kalau dibiarkan seperti ini malah akan membuat tensi darahnya terus tinggi dan bisa berakibat fatal.Saran sara turuti saja apapun keinginan nenek mba.Nenek mba sudah di fase seperti anak kecil yang bila keinginannya tidak terpenuhi maka ia akan nekat.Jadiiii tolong dijaga yaa"kata dokter.
"Baik saya permisi dulu."kata dokter.
Ya Tuhannnn apa yang harus aku lakukannn,haruskah aku memutuskan Aldo demi kesehatan nenekku.Aku sangat menyayangi nenek tapi aku juga mencintai Aldo.Tuhannnn kenapa hidupku terasa rumit seperti iniii.
Tiba-tiba handphonenya berdering.Nama pamannya tertera di layar ponselnya.Paman dan bibinya memang beberapa hari ini tengah berada di luar kota untuk sebuah urusan.
"Halo,assalamualaikum paman"kata Uli.
__ADS_1
"Halo walaikumsalam Uliii benarkah nenek di rumah sakit sekarang?tadi ada tetangga yang menelpon paman.Bagaimana keadaannya sekarang?Maafkan paman dan bibimu ya karena belum bisa pulang"kata pamannya.
"Iya paman,nenek di rumah sakit tapi ini sudah agak mendingan kok,paman dan bibi tidak usah khawatir ya"kata Uli.
"Syukurlahhh kalau begitu,paman dan bibi baru bisa pulang besok Ul,bagaimana kata dokter soal kondisi nenek?"tanya paman.
"Tensi darah nenek terlalu tinggi kata dokternya paman dan nenek bertingkah seperti anak kecil kalau keinginannya tidak dipenuhi"kata Uli.
"Kamu yang sabar ya Ul,kamu kan tahu nenek seperti apa sifatnya."kata paman.
"Tapi nenek memintaku untuk memutuskan Aldo dan menikah dengan pria pilihan nenek pamannn,apa yang harus Uli lakukannn"kata Uli sambil terisak.
"Uli yang sabar ya,besok saat paman dan bibi sudah pulang kami akan coba bicara pelan-pelan denga. nenek yaa dan semoga saja nenek bisa menerima semua keputusanmu."kata paman.
"Terimakasih paman"kata Uli.
"Ya sudah dulu ya teleponnya ,jaga kesehatanmu,assalamualaikum"kata paman.
"Iya paman walaikumsalam"kata Uli.
Uli terduduk di kursi,ia lelah,lelah dengan semua permasalahan ini.Sempat terbersit di hatinya untuk menelpon ibunya Aldo sekedar curhat dan menceritakan kegelisahan hatinya,ah tapi tidakkkk!!ia tidak mau menambah beban pikiran ibu Aldo.
__ADS_1
**Udah dulu ya guys ceritanya kuharap kalian tidak bosan dengan ceritaku.Maafkan aku sebab lama up dikarenakan kesibukan.Kritik dan saran tetap kutunggu ya,
Terimakasih**