
"Pokoknya kamu harus tegas nduk,kamu ngga bisa digantung seperti ini.Kamu harus bilang ke Aldo bahwa kamu harus segera dinikahi biar tidak ada lagi gunjingan dari orang-orang.Nenek maluuu nduk"kata nenek pagi ini.
"Nenekkkk,berapa kali Uli harus bilang Aldo belum bisa menikahi Uli sekarang.Ku harap nenek paham dan tidak lagi berusaha menyuruhku nikah cepat"kata Uli.
"Mau sampai kapan kamu menunggu ndukkkkkk,tahu gitu mending kamu nikah saja sama Mario yang sudah jelas-jelas serius sama kamu daripada kamu hidup dalam ketidakpastian seperti ini"kata nenek sambil berlalu menuju dapur.
"Tapi Uli tidak mencintainya nekkk"kata Uli.
"Halahhh cinta cinta,nanti juga lambat laun kamu akan bisa mencintainya.Kalau nenek jadi kamu,nenek akan tegas dan akan memilih Mario ketimbang Aldo."kata nenek.
"Hmmmm sudahlah nekkk,Uli mau berangkat ke sekolah dulu takut telat"kata Uli seraya menghampiri neneknya dan mencium tangan neneknya.
*Nekkk,andai kau tahu akupun sangat ingin segera dinikahi Aldo tapi akupun tak boleh egoisss.Dia sedang pendidikan.Akan ada masanya aku dan dia bersatu dalam ikatan suci pernikahan.*gumam Uli.
"Kamu hati-hati di jalan ya,ingat apa yang tadi nenek ucapkan"kata nenek.
"Insya Alloh nek,Uli berangkat ya assalamualaikum"kata Uli
"Waalaikumsalam"kata nenek.
Uli pun segera berangkat menuju tempatnya mengajar.Sesampainya di sekolah ia pun menyibukkan diri dengan tugas-tugas sekolahnya.
Tak terasa jam pulang sekolah pun tiba.Uli pun segera menyelesaikan tugasnya lalu bersiap pulang sekolah.
Namun sebelumnya ia mengambil handphonenya berniat berkirim sms dengan harapan Aldo segera membalasnya
*Assalamualaikum sayang,gimana kegiatan kamu hari ini lancar kan.Kuharap lancar selalu.Aku disini akan selalu menunggumu dan akan selalu mendoakanmu.Hari ini entah kenapa akuuu amat sangat rindu padamu,kamu rindu sama aku tidak sayang?*tulis Uli dalam pesannya.
Tidak ada balasan dari Aldo menandakan Aldo masih sibuk dengan kegiatannya.Uli pun memutuskan untuk pulang saja.Ia pun bergegas mencari angkot.Saat hendak menyeberang untuk menunggu angkot tanpa sengaja ia bertemu dengan Bianca yang sedang sibuk menelpon seseorang.Begitu melihat Uli Bianca pun langsung menyudahi teleponnya dan memanggil Uli.
"Bu Uliiii,,siniiiiii"kata Bianca seraya melambaikan tangannya
Uli pun bergegas menghampiri Bianca.
__ADS_1
"Assalamualaikum,Biancaaa"kata Uli.
"Waalaikumsalam buu,ibu apa kabar?"tanya Bianca.
"Panggil Uli saja ahhh jangan ibu"kata Uli.
"Hehehe oke oke buuu ehhh Uliii,kamu gimana kabar?"tanya Bianca.
"Kabar baikkk Bianca,kamu gimana kabar dan lagi sibuk apa sekarang?"tanya Uli.
"Baikkkk Ul,ngobrolnya di mobil aja yuk sekalian aku antar pulang"kata Bianca.
"Haduh nggak usah deh Bianca takut ngrepotin"kata Uli.
"Ah enggak ngrepotin kok,yuk"ajak Bianca.
Mereka pun masuk ke mobil dan tak lama kemudian mobil pun berjalan.
"Lagi sibuk apa sekarang kamu?"kata Uli.
"Lagi sibuk kuliah Ul sama lagi sibuk mempersiapkan pernikahan"kata Bianca.
"Wahhh kamu mau nikahhhhh,sama siapaaa?"tanya Uli.
"Rahasia donkkk,nanti juga kamu bakal tahuu"kata Bianca.
"Duhhh main rahasia-rahasiaan nih ceritanyaaa."goda Uli.
"Iya donkkk biar jadi surprise,tapi nikahnya masih beberapa bulan lagi sih,hehehhee"kata Bianca.
"Mau lama ataupun cepat yang penting kan nikah,hehehe"kata Uli.
"Nah iya ituuu bener tuhh.Eh iya kamu gimana sama Aldo,kapan nikahnya?"tanyaa Bianca.
__ADS_1
"Entahlah"kata Uli .
"Lho kok entahlah.Yang semangat donk Ul"kata Bianca.
"Aku sih berharap nantinya menikah dengannya tapi entah kapan sedangkan keluargaku menuntut untukku sesegera mungkin menikah dengan Aldo tapi mau bagaimana lagi dia kan masih pendidikan.Aku sudah coba meyakinkan keluargaku tapi mereka nggak mau mengerti"kata Uli sedih.
"Aduhhh maaf yaaa aku jadi bikin kamu sedihh"kata Bianca.
"Ah nggak kok"kata Uli.
"Semangat Ul banyakin doa biar dimudahkan jalannya."kata Bianca.
"Ammmminnnnn"kata Uli.
Mobil pun sampai di gang rumah Uli dan Uli bergegas turun.
"Terimakasih ya Biancaaaaaaa udah mau nganterin"kata Uli.
"Sama-sama Ul"kata Bianca.
"Mampir dulu yukk"ajak Uli.
"Kapan-kapan aja yaaa,heheheh"kata Bianca.
"Hemm ya udahhh sekali lagi terimakasih yaa aku turun dulu assalamualaikum"kata Uli.
"Waalaikumsalammm"kata Bianca dan tak lama kemudian Bianca menjalankan mobilnya.
*Semangat Ul,kamu pasti bisa dan kamu pasti kuat*gumam Bianca.
**Udah dulu ya guys ceritanya,terimakasih bagi yang masih berkenan membaca tulisanku.Kutunggu kritik,saran,like and vote nya ya.
Terimakasih**
__ADS_1