Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 56


__ADS_3

Pagi itu Uli sudah siap berangkat ke sekolah dan seperti biasa ia harus naik angkot.Setelah berpamitan dengan neneknya ia langsung bergegas berangkat.Ia berjalan kaki menyusuri gang rumahnya.Sesampainya di jalan raya ia sangat kaget karena Mario sudah berada di seberang halte.Aduhhh aku harus bagaimana ini???pikir Uli.


Uli langsung menyeberang jalan menuju halte tempat Mario berada.


"Hay selamat pagiii,aku sengaja nungguin kamu disini soalnya aku pengen nganterin kamu.Please kali ini kamu jangan nolakkk yaa,aku ngga enak udah bikin baju kamu kotor kemarin"pinta Mario.


"Aku gak papa kok,ngga perlu merasa nggak enakan dannn terimakasihhh atas tawarannya mengantar aku,tapi maaf aku naik angkot aja"kata Uli.


"Ayolah Ul,jangan nolak please"kata Mario sembari memegang tangan Uli.Uli pun gusar.


"Lepasin gakkkk atau aku akan teriak"ancam Uli.


"Oke okee aku lepass"kata Mario dan dia tanpa sengaja melihat cincin di jari manis Uli.


"Kamu sudah punya tunangan?"tanya Mario.


"Apa hak kamu untuk tahuu"katanya.


"Sekarang lebih baik Mas pergii sebelum aku tambah marah"ancamnya kembali.


"Oke aku pergi tapi aku ngga akan bosan untuk dekat denganmu walaupun kamu udah punya tunangan,sebelum janur kuning melengkung di depan rumahmu,kamu ini masih belum menjadi milik siapapun"kata Mario yang langsung naik ke mobilnya.


Uli diam saja,mukanya merah menahan amarah namun segera ia tepis karena ia akan berangkat sekolah.Saat masih menunggu angkot,lewatlah bu Martha yang mengendarai mobil dan secara kebetulan bu Martha melihat Uli yang sedang menunggu angkot.


Bu Martha segera menepikan mobilnya.


"Hay cantikkkkkkk,nunggu angkot ya"kata bu Martha.

__ADS_1


"Eh tanteeee,iya nih"kata Uli sumringah.


"Udah yuk bareng aja tante antar lagian udah siang juga nanti kamu telat lho"ajak bu Martha.


"Iya tante terimakasih sebelumnya "kata Uli.


Mobil melaju menuju sekolah tempat Uli mengajar.


"Tantee,boleh Uli tanya sesuatu?"kata Uli.


"Tanya apa sayang"kata bu Martha.


"Aldo itu manja nggak sih tante kan dia anak tunggal kan"kata Uli.


"Kamu takut nggak bisa mengimbangi sifat manjanya dia kah?"tanya bu Martha.


"Haha santai ajaaa anak cantikkk,tante cuma bercanda kok,kalau menurut tante sih Aldo ngga terlalu manja banget,dia bisa memposisikan dirinya sendiri kapan saatnya manja,kapan saatnya serius.Tante juga salut banget lho,ahhh ngomongin Aldo jadi kangen deh ama diaaa,,hadehhh seminggu gak tau kabar Aldo jadi kangen dehhhhh "kata bu Martha.


*Akupun kangen juga tanteee,andai ada pintu doraemon ingin rasanya kususul Aldo dan kudampingi dia setiap saat.*kata Uli dalam hatinya.


"Semoga minggu-minggu ini dia ada waktu deh buat berkirim kabar"kata bu Martha.


"Aaammminnnn tante"kata Uli.


"Yee akhirnya sampai juga ,,oh ya nanti pulang jam berapa?biar tante jemput yaa sekalian mau tante ajak ke rumah tante,mau yaaa?"tanya bu Martha.


"Belum tau tante nanti pulang jam berapa nya atau nggak nanti aku kabari tante deh kalau udah pulang"kata Uli.

__ADS_1


"Benerann yaa kabarinnn"kata bu Martha.


"Iya tantee,ya udah Uli turun dulu ya tante dan terimakasih lho atas tumpangannya"kata Uli.


"Sama-sama sayang ya sudah hati-hati yaa"kata Bu Martha.


"Assalamualaikum tante"katanya serasa mencium tangan bu Martha.


"Waalaikumsalam"kata bu Martha.


Uli pun turun dan bergegas menuju ruangannya sementara bu Martha bergegas melanjutkan perjalanan.


"Gadis yang baikkk,patut lahhh Aldo jatuh hati sama dia semogaaa nantinya dia lah yang jadi mantuku,,aaammminnnn"kata bu Martha.


Sementara itu di rumah paman Uli..


"Om kenapa gak cerita sih kalau Uli itu udah tunangann?"kata Mario.


"Tunangann?maksud kamu apa nakk?Siapaa yang tunangan"kata bu Sofi.


"Ya Uli lah tantee,aku liat dengan mata kepalaku sendiri ada cincin emas di jari manisnya dia,itu artinya dia udah tunangan kann,"kata Mario.


"Kamu salah lihat kali,kalau Uli tunangan otomatis kita itu diundang wong kita kerabat dekatnya kok,tapi ini kan kita ngga tauuu,itu artinya dia belum tunangan tho"kata pak Amir.


"Ahhh buktinya dia udah ada cincin kok,,pokoknya aku nggak mau tahu,Uli harus jadi milik aku sebagai ganti utang om ke ayahkuu"kata Mario yang bergegas naik ke mobilnya sementara pak Amir dan bu sofi hanya terdiam.


***Udah dulu ya guys ceritanya jangan lupa like,komen,and vote

__ADS_1


Terimakasih***


__ADS_2