
Maafkan author ya guys karena lamaaaaaa banget baru up lagi diakrenakan kesibukan dan anak masuk rumah sakit karena DB dan komplikasi lambung dan diharuskan dirawat secara intensif di ruang ICU.Jangan tanya perasaan saya waktu itu bagaimana ya?hehe.Tapi alhamdulilah sekarang sudah sembuh dan sudah ceria kembali.Terimakasih juga kepada pembaca yang sudah berkenan mendoakan anak saya,semoga Alloh membalas kebaikan kalian semua.
Okeeee kita lanjut bab selanjutnya ya,tetep pantengin terus ya.
Tanpa sepengetahuan Uli,nenek ternyata menghubungi Aldo dan menanyakan perihal keseriusan Aldo menikahi Uli dan kebetulan nenek menelpon Aldo saat jam istirahat.
"Hallo assalamualaikum nekkk"sapa Aldo.
"Waalaikumsalam,langsung saja ya.Kamu pasti paham kenapa nenek menelponmu sekarang"kata nenek.
"Iya nek aku paham,nenek pasti ingin menanyakan perihal keseriusanku menikahi Uli kan nek?"tanya Aldo.
"Bagus kalau kamu segera tahu,jadii kapan kamu akan segera menikahi Uli?.Jangan bilang kalau Uli masih harus menunggu lagi dalam waktu lama,nenek malu jadi bahan omongan tetangga."kata nenek.
"Nekkk Aldo minta maaf membuat Uli menunggu terlalu lama tapi ini semua bukan keinginan Aldo,ini semua karena keadaan toh ini semua Aldo lakukan untuk masa depan kami kelak.Aldo tidak ingin mengajak Uli untuk hidup susah jadi Aldo mohon sekali sama nenek untuk bersabar menunggu Aldo.Aldo janji begitu Aldo akan langsung menikahi Uli begitu Aldo selesai dengan urusan Aldo."kata Aldo.
"Mau sampai kapan??Uli sekarang sudah 25 tahun dan teman-teman sebayanya rata-rata sudah menikah dan punya anak sedangkan Ulii?waktunya terbuang sia-sia hanya untuk menunggu pria yang entah serius atau tidak dengannya"kata nenek.
"Nekk,aku serius dengan Uli jadi tolong beri aku sedikit waktu lagi untuk membuktikan keseriusanku."kata Aldo.
__ADS_1
"Nenek kasih waktu kamu selama 2 bulan.Jika dalam waktu 2 bulan kamu belum juga menikahi ULi,maka nenek akan memutuskan pertunangan kalian dan akan menikahkan Uli dengan orang lain.Ya sudah nenek tutup dulu teleponnya.Ingat kata-kata nenek tadi yaa kali ini nenek serius dengan ucapan nenek tadi,assalamuaikum"kata nenek.
"Waalaikumsalam"jawab Aldo sambil tertunduk lesu.
*Dua bulann??waktu yang nenek berikan untukku agar segera menikahi Uli,?mungkinkah aku sanggup?*gumam Aldo.
Keesokan harinya bu Martha dan pak Herman mendatangi rumah Uli.Sesampainya di rumah Uli ternyata Uli sudah berangkat mengajar dan hanya ada nenek Uli dan bu Martha pun segera menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya itu.
"Jadi begini nekkk,maksud dan tujuan kami datang kemari adalah untuk membahas rencana pernikahan Aldo dan Uli nek"kata bu Martha.
"Ohhh jadi kapannn kiranya Aldo akan menikahi Uli?"tanya nenek.
"Saya tadi sudah menelpon Aldo,saya kasih waktu dua bulan untuknya agar segera menikahi Uli,tidak boleh lebih dari itu.Kalau sampai lebih dari itu tidak juga ada kepastian,maka dengan sangat terpaksa Uli akan saya nikahkan dengan orang lain daripada ia harus membuang-buang waktunya hanya untuk menunggu laki-laki yang tidak bisa mengerti perasaan Uli.Saya mohon maaf pak Herman dan bu Martha,anda suka atau tidak,ini sudah menjadi keputusan saya."kata nenek.
"Nekk tolong pikirkan lagi keputusan nenek.Aldo sangat mencintai Uli nek.Aldo sekarang menempuh pendidikan pun semua semata-mata demi Uli nek agar ia tak hidup susah selepas menikah dengan Aldo."kata pak Herman.
"Maaf tadi sudah saya katakan bahwa keputusan saya sudah bulat,terserah kalian mau setuju atau tidak.Sekarang biarlah waktu yang akan menjawab apakah Aldo menyanggupi permintaanku atau tidak.Dan maaf berhubung saya sedang tidak enak badan jadi saya mau istirahat.Jika pak Herman dan bu Martha sudah tidak ada kepentingan lagi,silakan pak Herman dan bu Martha pulang"kata nenek.
"Ya sudah nekk kami pamit,maaf sekali sudah mengganggu waktu nenek,kami akan diskusikan kembali permintaan nenek ini,kami pamit nek assalamualaikum"kata pak Herman.
__ADS_1
"Waalaikumsalam"kata nenek sembari bergegas menutup pintu setelah pak Herman dan bu Martha pergi.
Sementara itu sepanjang perjalanan nampak bu Martha diam seribu bahasa.Nampak sekali raut muka bu Martha yang mengguratkan kesedihan.
*Bagaimana nasib Aldo jika ia tidak bisa menikahi Uli?sanggupkan ia melihat Uli bersanding dengan laki-laki lain?Rasanya akupun tidak akan sanggup Tuhan?*gumam bu Martha.
"Maaa"sapa pak Herman mengagetkannya.
"Eh iya pah"kata bu Martha.
"Mama jangan terlalu banyak pikirannn,ingat kesehatan mama lho"kata pak Herman.
"Papa ini bagaimana sihh masa iya masalah seperti ini tidak dipikirkan.Ini masalah yang sangat serius pahhhhh,ini masalah masa depan anak kitaa.Papa mauuu Uli menikah dengan orang lainnn?Papa mauuu melihat Aldo sedihh?Mama tidak mauuuuuu dia sedihhh paaa,dia anak kita satu-satunyaaaa jadi bagaimanapum caranya kita harus bisa membuatnya bahagia.Kebahagiaan dia itu yaaa menikah dengan Uli,lalu dengan keputusan neneknya itu kita harus apa pahhh,kita harus bagaimana?apa yang harus kita lakukannnn?"kata bu Martha.
"Iyaaa papa tahuuu,papa paham apa yang membuat mama risau.Tapi kita bisa apaaa selain berdoa memohon sama Tuhan agar hati nenek dilembutkan.Mama percaya kan Tuhan itu maha membolkbalikkan hati manusia jadi mama yang sabar insya Alloh akan ada solusi dari setiap permasalah.Jadi banyak-banyak memoho. sama Tuhan."kata pak Herman.
"Hem iya paah"kata Bu Martha.
**Bagaimana guysss apakah kira-kira Aldo akan sanggup untuk segera menikahi Uli ataukah akan ada orang lain yang akan menikahi Uli?Tunggu bab selanjutnya yaaa,jangan lupa like,komen andvote
__ADS_1
terimakasihhh**