
Malam hari telah tiba saatnya Aldo harus segera berangkat menuju kota nun jauh disana untuk kembali melanjutkan pendidikannya demi meraih cita-citanya.Ia harus rela berpisah dengan orang-orang yang dicintainya untuk beberapa saat termasuk berpisah dengan Uli,sang pujaan hatinya yang kini telah resmi menjadi tunangannya.Andai boleh ia memilihhh,ia ingin membawa serta Uli bersamanya.
Waktu menunjukkan pukul 19.00,pesawat yang akan membawa Aldo dijadwalkan akan berangkat pukul 21.00.Aldopun sudah berada di bandara dengan diantar oleh ayah dan ibunya dan tak ketinggalan pula Uli ikut serta.Mereka duduk di ruang tunggu sembari menunggu pesawat.
"Nakkk baik-baik ya disana,jangan lupa sholatt,jangan lupa makan dan selalu kabarin kami sesibuk apapun kamu yaa."kata bu Martha.
"Iya ma,mama tenang aja,Aldo akan selalu ingat nasehat mama,mama sama papa baik-baik ya,jangan telat makan"kata Aldo.
"Iya nakkk"kata pak Herman.
"Mama sama papa mau cari cemilan dulu yaa,kalian ngobrol aja berdua"kata pak Herman.
"Oke ma,jangan lama-lama ya"kata Aldo.
"Siapppp"kata Bu Martha.
Bu Martha dan pak Herman bergegas pergi mencari cemilan namun sebenarnya itu hanya alasan mereka saja agar Aldo dan Uli punya waktu sebentar untuk ngobrol dari hati ke hati.
"Mas"kata Uli.
"Iya"kata Aldo.
"Aku pengin ikut"kata Uli.
"Hust ya nggak boleh lah,aku kan baru pendidikan,kamu boleh ikut kalau nanti aku sudah ditempatkan tugas dan nanti kalau kamu sudah sah jadi istriku.Kita hidup sederhana bersama-sama.Kamu mau kan?"kata Aldo.
"Apapun itu asal bersama denganmu aku mau,Mas"kata Uli.
"Ceilehhh,kata-katamu aduhhh menghujam jantungku.Berasa klepek-klepek dehhh,heheheh"kata Aldo.
__ADS_1
"Apaan sihhh,serius akutuhhh.Sebentar lagi aku akan ikut tes CPNS dan aku udah siap mental apabila aku nantinya dinyatakan tidak lulus maka aku akan ikut denganmu jika kamu sudah ditempatkan tugas.Kalau perlu aku akan mengajar disana."kata Uli.
"Masya Allohhhh sayangkuu,banyak berdoa ya semoga apapun rencana kamu dan rencana kita dilancarkan oleh Alloh.Sekarang yang terpenting adalah kita jalani pekerjaan kita masing-masing.Aku dengan pendidikanku dan kamu dengan tugas mengajarmu.Kamu tak perlu risauu,aku akan selalu menyempatkan waktuku walau sedikit untuk menghubungimu dan kamu tidak perlu berpikir aku akan berpaling darimu karena dihatiku kini hanya ada kamu,tunanganku"kata Aldo.
"Terimakasih sayang,jangan lupakan aku,jangan lupa sholat,jangan lupa makan dan jaga hatimu selalu untukku."kata Uli.
"Iya sayang aku akan selalu ingat nasehatmu,oh ya aku ada sesuatu untukmu"kata Aldo.
"Apa sayang"kata Uli.
"Ini diaa,bukalah"kata Aldo sambil memberikan sebuah kotak.Uli pun menerimanya dan kemudian membukanya.
"Wah bagus banget sayang"kata Uli.
"Dipakai selalu ya sayang,semoga kerudung ini nantinya akan selalu mengingatkanmu padaku dan kalau kamu kangen sama aku kamu bisa juga peluk boneka ini.Anggap saja kamu lagi peluk aku"kata Aldo.
"Nggak papa sayang,kalau mau menangis ya menangis saja,bahuku ada nih"kata Aldo.
"Apaan sih,malu tau"kata Uli tersipu malu.
"Sekali lagi terimakasih ya sayang"kata Uli.
"Sama-sama,oh ya kita foto berdua yukkk biar nanti kalau aku lagi kangen kamu aku bisa pandangi foto kamu"kata Aldo.
"Boleh sayang"kata Uli dan mereka kemudiam berfoto bersama.
"Oh iya aku lupa aku juga mau ngasih kamu sesuatu.Jangan dilihat dari harga barangnya yaa,semiga kamu suka dan semoga kamu selalu ingat aku setiap kamu melihat benda ini."kata Uli sambil menyerahkan kotak kecil berisi tasbih.
"Masya Alloh terimakasih sayang,ini akan aku pakai selalu"kata Aldo.
__ADS_1
"Iya sayang"kata Uli.
Mereka masih asyik mengobrol saat papa dan mama Aldo kembali dari membeli cemilan.
"Mama sama papa beli cemilan kemana sih lama banget"kata Aldo.
"Kita tadi nyari makan dulu sayang"kata Bu Martha.
"Hem pantes lama"kata Aldo.
Tak lama kemudian terdengar panggilan untuk penumpang pesawat yang akan ditumpangi Aldo.Aldo pun bersiap-siap menuju pesawat.Ia berpamitan pada ayah dan ibunya dan dengan Uli.
"Ma,pa Aldo berangkat ya,mama sama papa sehat-sehat ya,doakan Aldo selalu"kata Aldo.
"Iya nak"kata pak Herman yang kemudian memeluk anaknya.
"Aku pamit ya sayang,jaga diri baik-baik.Tunggu aku sukses yaa sayang"kata Aldo.
"Iya mas,baik-baik di sana"kata Uli.
"Dah semuaa assalamualaikum"kata Aldo.
"Waalikumsalam,hati-hati nak"kata bu Martha yang kemudian dibalas dengan lambaian tangan Aldo.
*Semangat sayang,raihlah cita-citamu.Aku disini akan setia menunggumu*gumam Uli
**Guys udah dulu ya ceritanya.Authorr minta maaaf sangat sebab baru sempat up ceritanya dikarenakan kesibukan dan terkendala sinyal juga.Bagi yang setia menunggu kelanjutan cerita ini semoga kalian suka dan semoga tidak bosann untuk menunggu kelanjutan ceritaku ini.
Terimakasih**.
__ADS_1