Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 9


__ADS_3

"Tapi aku capek mass kucing-kucingan muluuu, aku butuh kejelasann tentang hubungan kita.Kalau kaya gini terus jangan salahkan aku kalo istri mas tau hubungan ini"kata wanita itu.


"Jangan!!!Aku janji akan segera menikahimu walau secara siri"kata pak Herman.


"Nah gitu donk mass"kata wanita itu.


*Sebentar lagi aku akan jadi nyonya Herman walau secara siri. Pelan-pelan saja dulu. Pelan tapi pasti setelah aku resmi menjadi nyonya Herman, akan kusingkirkan bu Martha dan anaknya sehingga akuuu akan menjadi satu-satunya wanita di hati mas Herman.*kata wanita itu dalam hatinya.


Suatu pagi pukul 06.00


"Mahhh udah minum obat belum? "tanya Aldo.


"Sudah nakk, kamu mau berangkat sekolah kan nakk"kata bu Martha.


"Iya ma, Aldo berangkat dulu ya ma, mama istirahat saja ya, love you ma"kata Aldo smbil mencium pipi mamanya.


"Hati-hati nak"kata bu martha.


"Sipp"kata Aldo.


*Kenapa Aldo jadi sikapnya lembut begini ya, lain dengan yang kemarin-kemarin. Ah mungkin dia sudah menyadari kesalahannya dan berusaha menjadi orang yang baik.Ah semoga saja.*pikir bu Martha.


Saat ia turun dari tangga, ia berpapasan dengan ayahnya dan Aldo pun membuang muka.


"Aldo, papa ngga mau dapat surat teguran lagi dari sekolah. Papa sekolahin kamu biar kamu bisa jadi orang sukses dan bisa meneruskan perusahaan papa"kata Pak Herman.


"Untuk apa jadi pengusaha sukses kalau sama keluarga saja tak peduli"kata Aldo.

__ADS_1


"Berani kamu berkata seperti itu sama papa!!! kata pak Herman.


"Entahlah pa, aku udah ngga respect sama papa sejak papa ngga peduli sama mama. Jadi mulai sekarang ngga usah saling peduli satu sama lain,urus aja urusan papa"kata Aldo ambil berlalu dari hadapan papanya.


"Aldoo, aldoo"teriak papanya namun tak dihiraukan oleh Aldo. Aldo buru-buru masuk mobilnya.


Sesampainya di sekolah, ia lantas mengikuti pelajaran seperti biasa. Dia tampak lebih banyak diam sehingga teman-temannya bingung. Saat jam istirahat pun dia lebih memilih duduk di kursi taman sekolahnya ketimbang ke kantin.Ketiga temannya sampai bingung dibuatnya.


"Aldo kenapa sih sob, gue perhatiin dia murung terus dari tadi pagi, kaya lesu gitu"kata Nicko.


"Ah tau nihh Aldo jadi ga asyik lagi,iya ga Rick"tanya Vazo.


"Iya, biasanya dia kan paling heboh nraktirin kita"kata Erick.


"Apa bokapnya bangkrut maybe jadi dia murung gitu"tanya Nicko.


"Ya kan gue bilang maybe, eh tapi kalo dia bangkrut beneran, lu pada masih mau temenan ama dia? kata Nicko.


"Ah ogah gue mahh"kata Erick.


"Gue juga ogah kalo dia jatuh miskin mahh, bukan level kita,ya gaaa? "kata Vazo.


"Yoiii"kata yang lain diiringi ketawa.


Sementara Aldo masih terduduk di kursi taman.Entah kenapa pikirannya kalut dan dia terngiang ucapan ayahnya.


*Papa sekolahin kamu biar jadi anak sukses biar bisa nerusin perusahaan papa*

__ADS_1


Aargggghh, untuk apa papa sukses kalau aku dan mama pun tak ia perdulikan.Tiba-tiba ia ingat nomor handphone wanita yg ia temui tempo hari dan dia segera mengirim sms padanya.


*Assalamualaikum*sapa Aldo.


Lima menit kemudian dia membalas.


*Waalaikumsalam, ada apakah mas*katanya.


*Enggak ada apa-apa. Aku lagi suntuk,bete,bisa minta saran ngga*kata Aldo.


*Saran apakahh, aku ngga bisa kasih saran mas*katanya.


*Aku yakin kamu bisa kasih saran*kata Aldo.


*Ya sudahhh gimana permasalahan nya"kata nya.


*Aku merasa sepi di tengah keramaian, minta saran biar aku bisa merasa happy walau hatiku kosong*kata Aldo.


*Mendekatlah pada Tuhan, jalankan perintah-Nya dan jauhi larangannya.Mungkin dengan itu hatimu bisa happy.*katanya.


**Aku sadar aku emang jauh dari Tuhan,bisakah kamu mengajariku cara menndekatkan diri pada Tuhan, ehm maksud ku cara menjalankan perintah-Nya. *pinta Aldo.


*Ehmmm aku ngga janji ya, kamu coba cari guru ngaji dulu*,*katanya.


*Ya sudah, terimakasih ya sarannya*kata Aldo.


*Iya sama-sama. *kata nya.

__ADS_1


Ahhh kenapa aku jadi nyaman ya ngobrol sama dia...


__ADS_2