Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 8


__ADS_3

Sore hari pukul 16.00 di rumah sakit Pelita Cinta.


Aldo sudah berada di taman yang dijanjikan gadis itu untuk bertemu. Cukup lama Aldo menunggu,lima menit, sepuluh menit tak ada tanda-tanda gadis itu datang. Aldo hendak bersiap pergi ketika gadis itu tiba-tiba memanggilnya.


"Assalamualaikum kukira mas tak akan datang"kata gadis itu.


"Waalaikumsalam, aku berusaha menepati janji "kata Aldo.


"Maafkan aku ya mas, tadi ada sesuatu yang harus aku urus jadi aku tak tepat waktuu, ngomong-ngomong boleh aku duduk? "tanya gadis itu.


"Ohhh ya silakkann"kata Aldo.


Gadis itu duduk agak berjarak dengan Aldo. Sesaat kemudian Aldo langsung pada point pembicaraan. Aldo menyerahkan handphonenya pada gadis itu.


"Tulis nomor kamu disini,"kata Aldo.


"Baiklah"kata gadis itu seraya mengetik nomor handphonenya dan memberikan handphone itu pada Aldo.


"Terimakasih, ngomong-ngomong siapa namamu? "tanya Aldo.


"Maulida Nuranisa, panggil saja Uli.Kalau namamu?"tanya gadis itu.


"Marthin Rivaldo, panggil saja Aldo. Kamu masih sekolahh? "tanya Aldo.


"Sekolahh,? Aku udah ngga sekolahh,kalau kamu"tanya gadis itu.


"Aku masih sekolah kelas 12"kata Aldo.


"Tak kira kamu udah anak kuliahan, soalnya postur kamu tinggi makanya aku panggil "mas"."kata gadis itu.


"Ga apa-apa aku malah nyaman dipanggil*mas* soalnya temen-temen aku pada panggil nama"kata Aldo.


"Hehehe iya mas"kata gadis itu.


"Aku panggil kamu apa donk? "tanya Aldo.

__ADS_1


"Kan tadi udah aku bilang panggil aja Uli"katanya.


"Maksudnya ga ada tambahannya gitu? "tanya Aldo.


"Tambahann?"tanya gadis itu.


"Iyaa tambahan,.Uli sayang"kata Aldo.


"Haha mas bisa aja dehhh buat aku salting. Sepertinya udah jadi makanan sehari-hari nih kayaknya ngegombalin cewe"kata gadis itu.


"Ih sumpah aku ngga kaya gitu"kata Aldo.


"Sayangnya aku ngga baper mas. Aku baper ketika nanti yang manggil sayang itu adalah suamiku"kata gadis itu.


"Kamu udah pengen nikah? atau bahkan udah punya calon ya. Maaf ya aku jadi kepo"kata Aldo.


"Nikah itu kan impian setiap wanita namun entah kapan dan dengan siapa nantinya wanita itu berjodoh. Aku sih berharap dia akan datang seiring berjalannya waktu dan mampu membimbingku menuju jalan yang benar.Ah kenapa jadi bahas ini sihh"kata gadis itu.


"Hehehe maafkan akuu"kata Aldo.


"Tunggu, boleh aku antar"ajak Aldo.


"Ngga usah, terimakasih. Kita bukan muhrim takut ada fitnah"kata gadis itu buru-buru pergi dan meninggalkan Aldo sendiri di taman.


Aldo masih terpukau dengan gadis itu..


*Ahh Uli namanya, nama yang cantik secantik orangnya*gumam Aldo.


Aldo bergegas masuk ke mobilnya dan bersiap pulang namun urung dilakukan karena handphonenya berbunyi.Bianca menelponnya.


"Ada apa? "tanya Aldo to the point.


"Makan yukk di mana"kata Bianca.


"Aku lagi males, sama cowo lain aja sana"kata Aldo.

__ADS_1


"Ih kamu kenapa sih sayang akhir-akhir inu ngejauh dari aku? "kata Bianca.


"Ngejauh gimana,biasa aja menurutku. Kamu kan tau kita ngga ada hubungan apapun jadi jangan lagi telpon aku atau ganggu aku dengan panggilan sayangmu itu. Udahhh ya byee"jawab Aldo sambil mematikan handphonenya dan menyalakan mesin mobilnya.


"Haloo,sayang,sayangggg,ihhhh kok dimatiinnn sihhh. Ini ngga boleh dibiarinn, akuu harus dapetin Aldooo biar aku bisa hidup enakk. Bisa belanja ini, belanja itu. Uhhhhh akuuu akan bikin kamu jatuh cinta sama aku Do bagaimana pun caranya."kata Bianca.


Sesampainya Aldo di rumah, tak nampak mobil ayahnya di garasi. Aldo bergegas masuk ke rumah dan menanyakan hal itu pada bi Ani. ART dirumahnya.


"Bi, papa belum pulang? "tanya Aldo.


"Belum den, aden mau bibi bikinin kopi atau teh atau apa"kata bi Ani.


"Ngga usah bi, Aldo mau ke kamar mamaa aja"kata Aldo.


"Iya den"kata bi Ani.


Di kantorr pak Herman


<\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=≠\=\=\=\=\=\=\=\=>


"Sayang, udah mau siap-siap pulang ke rumah kahhh, "kata wanita itu.


"Iyaa, kan meeting sama klien udah, pekerjaan lain juga udahh, apa lagi sih sayang"kata pak. Herman.


"Kamu ngga tau apa aku tuh masih kangen tauuu, bisa ngga sih pulangnya ntaran aja, kita makan dulu atu nge mall dulu"kata wanita itu.


"Ngga bisa sayang, kamu itu kan simpanan akuu,.Aku ngga mau orang-orang atau bahkan anak aku sampai tau aku punya simpanan. Hubungan kita ini hubungan rahasia jadi main cantik ya sayang"kata Pak Herman.


"Ahhh terus mau sampai kapan kita kucing-kucingan kek gini"kata wanita itu.


"Tunggu sampai waktunya tepat. Ok sayang "kata pak Herman sambil menowel dagu wnita tadi dan wanita itu hnya tersenyum.


*Duh makin penasaran dehh sama wanita iniii belum lagi si Aldo yang penasaran sama wanita yng dijumpainya di rumah sakit. Ahayyy makin penisirinnnnnn?????? Jangan lupa like komen and vote yaaa.


Terima kasih*

__ADS_1


__ADS_2