Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 82


__ADS_3

Uli akhirnya pergi dari rumah neneknya walaupun kepergiannya kali ini diiringi oleh kemarahan neneknya.Namun ia tak peduli,baginya itulah jalan keluar yang menurutnya terbaik dan ia sudah siap dengan segala konsekuensinya.


Ia memilih resign dari tempat lamanya mengajar dan memilih pindah ke kota lain dan secara kebetulan ia diterima di salah satu sekolah menengah pertama dan secara kebetulan juga sekolah tempat Uli mengajar kali ini masih satu kota dengan tempat Aldo pelatihan.Ahhh mungkinkah ini takdir?.


Namun ia sengaja tidak menghubungi Aldo,entah kenapa hati ini belum siap untuk menghubunginya kembali setelah hampir seminggu lebih tidak berkomunikasi.Dan juga ia tidak mau mengganggu Aldo.Biarlah nanti akan ada saatnya Uli berkomunikasi kembali dengan Aldo.


Akhirnya setelah menempuh perjalanan selama hampir 5 jam,Uli pun sampai di kota tersebut pada petang hari dan Uli pun ternyata sudah mendapatkan tempat tinggal di sana.Sesampainya di tempat tinggalnya,ia pun sebenarnya ingin langsung istirahat,namun tiba-tiba hndphonenya berbunyi dan nama Aldo tertera di layar.Uli bimbang apakah ia harus mengangkat telepon dari Aldo atau tidak,dan setelah berpikir sejenak ia pun akhirnya mengangkat telepon dari Aldo.


"Assalmualaikum"sapa Aldo.


"Waalaikumsalam,kamu apa kabar?"tanya Uli.


"Kabar aku baik,kamu apa kabar"kata Aldo?


Duhhh kok jadi canggung begini ya?biasanya dia selalu panggil sayang.Apakah dia tahu aku dijodohkan sehingga dia menganggapku sebagai orang lain sekarang?gumam Uli.


"Kabar aku baik,Mas"kata Uli.


"Sebelumnya aku minta maaf ya,aku tidak bisa menepati janjiku untuk segera menikahimu.Butuh waktu lumayan lama untuk kita melangkah ke jenjang itu dan tenggang waktu yang nenekmu berikan padaku sudah habis dan kamu harus menikah dengan orang lain.Aku ikhlas dengan apapun keputusanmu dan kuharap kamu bahagia dengan pilihanmu"kata Aldo.


Ohhh jadi Aldo tidak tahu kalau aku tidak jadi menikah dan menolak dijodohkan oleh Nenekku.Hihihi lucu juga kali ya jikalau aku kasih surprise kan kita lagi di kota yang sama?Atau apa sebaiknya aku rahasiakan saja dari Aldo?Ah tapi kalau dia cepat dapat penggantiku bagaimana?Ah apa sebaiknya aku jujur saja padanya?gumam Uli.

__ADS_1


"Uliii,kamu masih disanaaa?"kata Aldo mengagetkan Uli.


"Eh iyaaa"kata Uli kaget.


"Kok diam?"tanya Aldo.


"Aku mau bilang jujur sama kamu,kuharap kamu tidak kaget mendengarnya"kata Uli.


"Kedengarannya serius,oke aku akan dengarkan"kata Aldo.


"Tapi janji jangan kaget ataupun marah"kata Uli.


"Lho untuk apa aku marah,oke apa yang akan kamu katakan"kata Aldo.


"Apaaaaa!!!!"teriak Aldo.


"Aduhhh jangan keras-kerasss,sakit telinga akuu"kata Uli.


"Eh iya maafkan akuu,coba ulangi sekali lagi,aku tidak mendengarnya"kata Aldo.


"Nggak ada kata ulang mengulang yaa"kata Uli ngambek.

__ADS_1


"Hahahh iya iya aku dengar.Kamu serius???bukankah kamu akan menikah dengan orang lainnn,lalu bagaimana dengan nenekmu?"tanya Aldo.


"Aku tidak mau dijodohkan lagipula aku ingin meraih kebahagiaanku dengan caraku sendiri.Dari aku kecil aku selalu nurut dengan semua keinginan nenekku.Tapi untuk yang satu ini aku tidak bisa nurut dengannya walaupun aku harus terima resiko diusir dari rumah nenek karena aku dianggap telah mengingkari janjiku sendiri.Itu sebabnya aku pergi jauh dan secara kebetulan aku diterima jadi pengajar di salah satu SMP disini.Kuharap setelah ini hubungan kita tambah erat walaupun kita jarang sekali bertemu"kata Uli.


"Maafkan aku ya kamu diusir gara-gara aku,tapi aku janji aku akan selalu membahagiakanmu suatu saat nanti.Dan maaf juga walau kita satu kota aku tidak bisa menemuimu karena peraturan.Doakan agar semua perjuanganku berbuah manis"kata Aldo.


"Tak perlu berkata seperti itu,ini sudah konsekuensi atas apa yang sudah aku lakukan,jadi jangan pernah beranggapan kamu penyebab semua ini.Aku tidak pernah menganggap seperti itu.Aku percaya ini adalah bagian dari rencana Tuhan.Dan untuk masalah kita yang nantinya jarang bertemu itupun tidak jadi masalah,itu resiko yang harus kita jalani.Fokus saja dengan kegiatan kita masing-masing,yang penting hatinya jangan kemana-mana ya"kata Uli.


"Terimakasih ya aku senang mendengarnya.Aku janji tidak akan pernah menyakiti hatimu.Tunggu aku selesai ya,,"kata Aldo.


"Iyaa,ya sudah aku mau istirahat ya,aku lelah sekali dan besom aku harus berangkat pagi,maaf ya"kata Uli.


"Tak apa,istirahat saja biar besok fresh mukanya.Love you"kata Aldo.


"Love you too,assalamualaikum"kata Uli.


"Waalaikumsalam."kata Aldo.


Aldo menutup telepon tersebut dengan hati yang amat sangat gembira karena ternyata pujaan hatinya lebih memilih menunggunya ketimbang menikah dengan orang lain.Dan Uli pun rela pergi dari kotanya menuju kota yang sama dengannya.Ia pun berjanji tidak akan menyakiti hati Uli karena Uli sudah banyak berkorban untuknya.Semoga saja nenek Uli segera merestui hubungan ini.


**Udah dulu ya guys,terimakasih bagi yang masih berkenan membaca ceritaku walaupun cerita nya membosankan(mungkin ya)tapi apapun itu terimakasih banyak.Tanpa kalian aku bukanlah apa-apa.Kutunggu kritik dan sarannya selalu

__ADS_1


Terimakasih**


__ADS_2