Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 90


__ADS_3

Pernikahan Aldo dan Uli pun akan segera digelar.Uli dan Aldo pun sudah mengurus berkas pernikahan.Kini mereka bersiap mengurus baju pernikahan.Warna hijau dipilih Uli sesuai dengan seragam sang calon suami.Tanggal pernikahanpun sudah ditentukan walau terkesan dadakan mengingat waktu cuti Aldo yang lumayan singkat.


Catering,dekorasi dan lain-lain sudah rampung hampir 90%.Uli pun bersyukur banyak yang bersedia membantunya mengurus semuanya.Kini ia dan Aldo akan selangkah lagi mengarungi bahtera rumah tangga.Uli seakan tidak percaya ia bisa sampai pada titik ini.Iapun kemudian teringat bagaimana Aldo saat sekolah dulu,saat ia berusaha meredam emosi saat berhadapan dengannya di ruang BK,namun kini siswa yang dulu sering berbuat onar,siswa yang dulu jahil dan siswa yang dulu keras kepala itu sebentar lagi akan menjadi pendamping hidupnya.


Saat tengah melamun,nenek pun menghampiri nya.Nenek pun meminta maaf sebab sudah tidak percaya lagi pada Uli.Beliau akhirnya sadar kalau apa yang menurutnya baik,belum tentu baik juga bagi orang lain.


"Ul"sapa nenek.


"Iya nekk"kata Uli.Nenek kemudian memeluk Uli seraya menitikkan air mata.


"Maafkan nenek ya,nenek udah keras kepala,nenek sudah tidak percaya lagi padamu.Tadinya nenek berharap kamu mau mengikuti saran nenek,tapi nyatanya kamu punya pendapat tersendiri dan itulah yang terbaik untuk dirimu sendiri.Maafkan nenek ya sayang."kata nenek.


"Nenek jangan seperti itu,Uli sudah melupakan semuanya.Uli paham kok apa yang nenek lakukan pasti sudah nenek pikirkan baik buruknya untuk Uli.Tapi kembali lagi Uli yang akan menjalani.Uli punya pilihan sendiri.Sekarang yang terpenting adalah doa restu dari nenek agar Uli dan Aldo langgeng sampai akhir hayat"kata Uli.


"Iya sayang,nenek akan selalu mendoakanmu.Semoga Aldolah jodoh yang digariskan oleh Tuhan untukmu.Semoga langgeng sampai akhir hayat.Punya keturunan yang sholeh sholekhah"kata nenek.


"Ammmminnnnnn,sudah yaaa jangan nangis lagi"kata Uli tersenyum sambil menghapus air mata di pipi neneknya.


Singkat cerita acara akad nikah pun tiba.Uli telah siap dengan baju pengantinnya di kamar.Ia tidak diperkenankan bertemu dengan Aldo sampai akad nikah selesai diucapkan,meskipun begitu raut wajahnya nampak bahagia.Cantik dan anggun itulah yang tergambar dari dirinya kali ini.Ia pun tak henti-hentinya berdiri di depan cermin sampai akhirnya nenek pun menggodanya .


"Udah atuhhh ngacanyaaaaa,udah cantik paripurna tuh ndukkkk,udah manglingi kalau kata orang jawa.Nenek yakin Aldo pasti akan terkesima melihatmu yang cantik sekali."goda nenek.


"Ah nenek bisa aja deh,Uli jadi malu"kata Uli sambil menutup pipinya yang merah merona karena digoda oleh neneknya.

__ADS_1


"Hemmm cucu nenek kan emang cantik jadi mau dipakaikan apa saja ya tetep cantikkkk"kata nenek.


"Andai ayah dan ibu masih ada sekarang nek,mungkin mereka juga akan bahagia melihat Uli menikah.Uli membayangkan digandeng ayah dan ibu lalu ada nenek di belakangku serta paman Amir dan bibi Sofi juga"kata Uli.


"Hust tak boleh bicara seperti itu.Ayah dan ibumu sudah bahagia di atas sana.Walaupun kita sudah beda alam dengan mereka tapi pasti mereka pun sekarang sedang melihatmu dari atas sana,dan nenek yakin mereka pun ikut merasakan bahagia melihat anak perempuannya sebentar lagi akan menjadi istri orang"kata nenek.


"Astagfirullohaladzim maafkan Uli Tuhan"kata Uli .


"Sudahhh ,kita dengarkan Aldo membacakan ijab qobul tuh"kata nenek.Uli pun akhirnya mendengarkannya dengan seksama berharap Aldo lancar mengucapkan ijab qobul itu.


Sementara itu Aldo yang telah siap di meja penghulu kemudian menggenggam tangan pak Amir selaku wali dari Uli dan kemudian mengucap ijab qobul.


"Ya Marthin Rivaldo Kurniawan,saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Maulida Nuranisa binti alm Amar Rouf dengan mas kawin seperangkat alat sholat,cincin berlian 10gram dan uang senilai Rp 15.022.020 tunaiiiii!"kata pak Amir yang kemudian disambut oleh Aldo.


"Bagaimana para saksi,sahhh????"tanya penghulu yang kemudian dijawab SAH oleh para saksi dan hadirin tamu undangan.


"Alhamdulilahhh,Barrokallohu lakuma wa barroka 'alaikuma wa jama bainakumma fi khoir.Selamat ya nak Aldo mulai sekarang kamu sudah resmi menjadi seorang suami dari nak Maulida.Semoga kalian sakkinah,mawwadah,warrohmah sampai maut memisahkan"kata pak penghulu.


"Terimakasih banyak pak"kata Aldo.


ULi yang sedari tadi mendengarkn ijab qobul dengan harap-harap cemas pun akhirnya bisa tersenyum lega.Rasa khawatir yang sedari tadi bergemuruh di dalam dada seketika hilang dan berganti senyum bahagia.Ia sudah berganti status menjadi seorang istri.Ia pun akhirnya digandeng nenek dan bibinya berjalan menuju meja penghulu Saat Uli keluar dari ruang ganti ,semua mata tertuju padanya tak terkecuali Aldo.Ia cukup terkesima melihat gadis cantik nan anggun yang berjalan ke arahnya itu.Ia tak percaya Uli secantik itu.Setelah Uli sampai di hadapannya,Aldo pun langsung memegang kepala Uli seraya mengucapkan sebuah doa.


**Allohuma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaajabaltahaa 'alaih wa a'udzubika min syarriha wa syarrima jabaltaha 'alaihbisik** Aldo sambil kemudian mengecup kening Uli.Lalu Aldo meraih tangan mungil istrinya itu lalu menyematkan cincin berlian.Uli pun kemudian mencium tangan suaminya itu dan dibalas dengan kecupan Aldo di kepala istrinya itu.Hadirin sekalian pun dibuat baper oleh pasangan pengantin baru itu.Setelah itu kedua pasang pengantin pun bergantian menandatangani buku nikah.Akhirnya mereka sah juga sebagai pasangan suami istri.

__ADS_1



Acara dilanjutkan dengan upacara pedang pora dan resepsi.Mereka pun menerima ucapan selamat dari kerabat,handai toulan dan para tamu undangan.Mereka pun nampak bahagia telah melewati serangkaian acara yang cukup melelahkan itu.Bu Martha,pak Herman,pak Amir,bu Sofi dan juga nenek bergantian memeluk keduanya.


"Selamat ya sayangg akhirnya kalian telah resmi menjadi sepasang suami istri.Mama doakan semoga kalian sakkinah,mawaddah,warrohmah until jannah"kata bu Martha.


"Terimakasih banyak doanya mahhh,mohon bimbingannya ya?"kata Uli .


"Pasti sayang"kata Bu Martha.


"Selamat ya anak-anak kesayangan papa.Dari kalian papa belajar arti sebuah kesetiaan dan arti sebuah pengorbanan.Maafkan papa yang tidak bisa menjadi contoh yang baik untuk kalian"kata pak Herman.


"Papa jangan bilang seperti itu.Di mata kami papa tetap orang hebat dan sayng keluarga.Setiap manusia itu pasti pernah berbuat salah namun akan lebih mulia bila dia mau menyesalinya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.Mohon bimbingannya jug pah"kata Aldo.


"Selamat yaaa sayang cucu-cucukuuuu.Nenek tidak pernah menyangka kalian bisa sabar sampai di tahap ini.Maafkan nenek ya yang terlalu egois"kata nenek.


"Nenek tidak perlu minta maaaf,kami sudah memaafkannya kok,yang terpenting doa restu dari nenek agar kami dapat sukses membina bahtera rumah tangga"kata Aldo.


"Iya nakkk"kata nenek.


"Selamat ya sayanggg,paman dan bibi seneng banget akhirnya Uli udah sold out,hehehege.Semoga segera mendapat momongan ya sayang biar makin lengkap keluarganya,ya tidak bu"kata pak Amir menoleh pada istrinya yang diiringi anggukan dari bu Sofi.Semuanya larut dalam suasana pesta yang amat sangat meriah.


Guys udah dulu ya ceritanya,terimakasih bangi yang masih berkenan membaca,jngan pernah bosan ya sama ceritKu.Jangan lupa like,komen and vote.

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2