Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 37


__ADS_3

Pukul 16.30 Aldo pulanng dari sekolah.Saat memasuki teras rumahnya ia melihat sepatu milik ibunya sudah berada di teras.Itu artinya mamanya sudah di rumah dan sudah pulang kerja.Segera ia mengucapkan salam.


"Assalamulaikum maaa,aku pulangggg"kata Aldo.


"Walaikumsalam nakkk"kata mama dari dalam rumah.


"Mama sudah pulang jam segini ma?"tanya Aldo.


"Mama kan shift pagi nakk,jadi hari ini sudah di rumah"kata mama.


"Oh yaaa Aldo lupaa heheh"kata Aldo.


"Kamu masih muda tapi udah pelupa sih nakkk,ingetnya bu Uli terus sih ini yaa"kata mama menggoda Aldo.


"Ahhh mama ihhhhh"kata Aldo malu-malu.


"Iyaaaa pasti kannn,bener kannnn tuhhh mukanya merahhhh"kata mama.


"Ih nggak ya maaa,nggak ada yaaa,"kata Aldo sambil memeluk mamanya.


"Ihhh awas ihh,sana mandi kamu bau asem banget ,bau keringett"kata mama.


"Ngga mauuuu,salah mama ngapaain goda Aldo,sekarang biarin mama juga ikut bau asemmm,hahha"kata Aldo.


"Oke okee,lepasin mama,mama minta maaf ya anak gantengnya mama...Sekarang mandi dulu gihhh terus makannn habis itu kita ngobrol di depan soalnya ada yang ingin mama bicarakan."kata mama.


"Ehmmm sepertinya penting.Okeee Aldo mandi duluu terus makan terus nanti kita ngobrol.Aldo juga mau ada yang ingin diobrolin sama mama,tunggu yaaaa Aldo mandi dulu yaaa"kata Aldo.


"Iya nakkkk,mama tunggu di ruang tamu ya nakkk"kata mama.

__ADS_1


"Siap maaa"teriak Aldo yang sudah ngacir ke kamar mandi.


Bu Martha terduduk di kursi ruang tamu sambil sesekali menatap keluar.Mungkin ini saatnya ia cerita tentang keadaan pak Herman pada Aldo.Ia akan meminta saran dari Aldo langkah apa yang akan ia lakukan .Apakah akan ke rumah sakit untuk melihat keadaan pak Herman ataukah membiarkannya seorang diri.Jujur dari lubuk hati yang paling dalam ia masih sakit hati atas apa yang sudah pak Herman perbuat padanya dan juga pada Aldo,tapi ia juga tak tega membiarkan pak Herman seorang diri,biar bagaimanapun mereka pernah menjadi satu keluarga.Suka duka sudah mereka lalu bersama dan rasanya sulit untuk menghapus kenangan itu.


"Mamaaaaaa"kata Aldo mengagetkan mamanya.


"Astagfirullohaladzimmm,kamuu ini mengagetkan mama aja dehhh,untung mama gak jantungan"kata mama.


"Hehehe maaf maaa habisnya mama ngelamun sihhh,mikirin apa sihh maaaa?"tanya Aldo.


"Enggak kokk nakkkk "kata Mama.


"Hemmm,ya udah sekarang mama dulu atau Aldo dulu yang akan cerita duluan ?"tanya Aldo.


"Aldo dulu aja"kata mama.


"Okeee,kemarennn Aldo dikasih brosur banyak banget dari bu Uli maaa"kata Aldo.


"Ini maa"kata mama yang kemudian membaca brosur tersebut satu persatu.


"Menurut mama Aldo cocoknya kemana nih setelah lulus SMA?"kata Aldo.


"Kalau menurut mama sih,kamu cocok banget kalau jadi tentara apalagi postur tubuh kamu mendukung sekali"kata mama.


"WAhhhh kita sehatiii maaa,Aldo juga awalnya pengen banget ndaftar jadi tentara cuma Aldo mikir lagi nanti kalau Aldo sudah jadi tentara terus Aldo ditempatkan di tempat yang sangat jauhhhhh,Mama sama siapa donk"kata Aldo.


"Gantengnya mamaaaaaa,dengerinnn yaaa kalau memang itu keinginanmuuu,kejarlah dan raihlahhh.Kamu tidak usah khawatirin mama karena mma dikelilingi oleh orang-orang baik nakkk.Ada Uli dan keluarganya jadi mama yakin akan baik-baik saja.Kamu fokus saja meraih cita-cita ya nakkk"kata mama.


"Iya maa,terimakasih yaaa"kata Aldo sambil memeluk mamanya.Tanpa dia sadari mamanya menangis.

__ADS_1


"Mama kenapa nangis ma"kata Aldo


"Mama terharu nakk,rasanya waktu berputar begitu cepat.Rasanya baru kemarin mama melahirkanmu tapi sekarang kamu sudah tumbuh menjadi laki-laki tampan.."kata mama.


"Ahh mama jangan sedih donk,nanti Aldo ikutan sedihhh nihh,oh yaaa sekarang giliran mama ceritaaa kan Aldo udahhh"kata Aldo.


Bu Martha pun menceritakan tentang kondisi ayah Aldo sekarang dan bertanya pula pada Aldo apakah ia harus merawatnya atau malah membiarkannya.Aldo terdiam mendengar cerita mamanya.Sebenarnya ia pun merasa kasian dengan kondisi ayahnya tapi rasa kasian itu terkalahkan oleh rasa sakit hati Aldo pada ayahnya.Bagaimanapun ayah Aldo sudah menggoreskan luka yang teramat perih padanya dan juga ibunya.


"Jadi gimana baiknya menurutmu nakk"kata mama.


"Aldo belum bisa jawab sekarang ma,Aldo minta waktu ma"kata Aldo.


"Ya sudah nakk,mama nurut saja yang terbaik nak.Ya sudah sekarang kamu istirahat,tidur yaaa jangan terlalu capek"kata mama.


"Iya maa,Aldo pamit ke kamar dulu ya maa"kata Aldo.


"Iya nak"kata mama.


Aldo pun masuk kamar.Tubuhnya ia hempaskan ke kasur,pikirannya kalut.Namun saat itu juga ia teringat pada Uli.*Ahh mungkin saja dengan aku curhat ke bu Uli,aku bisa tenang*pikir Aldo.


Ia segera mengambil handphonenya dan mengirim pesan singkat pada bu Uli.


*Assalamualaikum bu,apakah ibu ada waktuu,aku pengen curhat ke ibu*tulis Aldo di pesan singkatnya.


Lima menit kemudian bu Uli membalas.


**Waalaikumsalam ,do iya bisaa sharelock saja dimana tempatny*a*jawab bu Uli.


**Kira-kira apakah yang akan dibicarakan Aldo ada bu Uliiii,penasarannn khannnnn.

__ADS_1


Tunggu bab selanjutnya ya gaess,jangan lupa like,komen and vote yaaa


Terimakasih pula pada pembaca sekalian yang berkenan membaca tulisanku,ditunggu saran dan kritiknya yaaa**,


__ADS_2