
Beberapa hari kemudian Bu Uli sudah sehat dan sudah bisa mengajar kembali. Pagi itu ia telah siap untuk berangkat sekolah. Ia pun bergegas berangkat karena ia tak mau menunggu angkot terlalu lama. Ia berjalan menyusuri gang dekat rumahnya dan tak lama kemudian sampaialah ia di pinggir jalan.
Sepuluh menit kemudian angkotpun datang dan ia bergegas untuk naikk dan ketika hendak berjalan, seseorang berteriak memanggil abang sopir angkot tersebut.
"Banggggggggggggg tungguuuuuu"teriak pemuda itu yang tak lain adalah Aldo.
Aldo tergopoh-gopoh naik ke angkot dan kemudian duduk sambil sesekali mengatur nafasnya,dan angkot pun berjalan.
Aldo masih tak menyadari kehadiran bu Uli di angkot yang sama. Ia masih nampak kelelahan karena berlari mengejar angkot tersebut.Uli pun menawarkan minum untuk Aldo
"Minum dulu mass"kata Bu Uli sambil menyodorkan botol minum pada Aldo yang kemudian meraihnya tanpa melihat ke arah bu Uli dan meminumnya.Selesai minum ia pun hendak berterimakasih pada wanita yang menawari minum tadi,namun.........
"Terimakasih ya mbaa, ehhhhhhhhhhhhh"kata Aldo nampak kaget.
"Sama-samaaa, haus banget yaaa, sampai minumnya sekali tenggak"kata Bu Uli.
"Eehhhh eeeengggakkkk kokkk buuu, aduhhh jadiii maluuuuu,, "kata Aldo.
"Malu kenapaa"tanya Uli.
"Enngggakk buuuu, ibu udah sehattt kahhhh"?tanya Aldo.
__ADS_1
"Kalau belum sehat pasti masih di rumah"kata Bu Uli.
"Hehehe iya juga sihhh"kata Aldo.
Angkot terus melaju menuju sekolah, sampai sekolah Uli dan Aldo pun segera turun.
Aldo pun bersekolah seperti biasanya dan kali ini ia harus belajar lebih rajin lagi karena sebentar lagi ia dan teman-temannya akan menghadapi ujian nasional. Ahhh sebentar lagi ia akan selesai bersekolah disini. Waktu terasa begitu cepat saja, rasanya baru kemarin ia pindah ke sekolah ini, ehhh sekarang udah mau ujian nasional saja. Aaaaaarggh rasanya ia berat untuk berpisah dengan bu Uli nantinya.Ia kadung nyaman dengan bu Uli. Ehhhhhhhhhh.
Jam pulang sekolah pun tiba dan kali ini ada jam tambahan karena sebentar lagi akan menghadapi ujian nasional. Jam menunjukkan pukul 15.30.Aldo pun bergegas pulang karena ia harus ke bengkel paman Uli. Ia nampak terburu-buru pulang dan Uli pun mengikutinya sambil memanggilnya.
"Aldoo"kata bu Uli.
"Buru-buru amatttt"kata bu Uli.
"Iya buu kan saya harus ke bengkelll"kata Aldo.
"Jangan buru-buru kenapa,santaiii donk.Oh ya ibu ada brosur ini buat kamu"kata bu Uli seraya memberikan sebuah beberapa brosur untuk Aldo.
"Apa ini bu"kata Aldo.
"Baca nya nanti saja di rumah,sekarang kita nunggu angkot dulu"kata bu Uli.
__ADS_1
Mereka pun menunggu angkot dan karena hari sudah sore hanya tinggal satu angkot saja yang masih beroperasi,itupun harus menunggu lumayan lama.
Lima belas menit angkotpun tiba.Mereka bergegas naik.Lima belas menit pula perjalanan mereka untuk sampai ke rumah.Mereka pun turun dan berpisah di gang.
"Jangan lupa dibaca ya brosur nya"kata bu Uli.
"Iya buu,terimakasih ya sebelumnya"kata Aldo.
"Iya sama-sama,ya sudah Ibu pulang ya,Assalamualaikum"kata bu Uli.
"Waalaikumsalam"kata Aldo yang kemudian bergegas pulang.Sesampainya di rumah,dia kemudian masuk dan meletakkan tasnya begitu saja di atas kasur.Kemudian ia mandi dan akan ke bengkel.Ibu nya belum pulang dari bekerja.
Selepas mandi kemudian ia bergegas ke bengkel paman Uli dan bekerja seperti biasa.
**Udah dulu ya gaes ceritanya,aku bingung harus nulis apa,hehehe.
Terimakasih pada pembaca sekalian yang berkenan membaca tulisanku,jangan lupa like,komen,and vote ceritaku.Kritik dan saran dari kalian akan sangat berguna untukku.
Jadi jangan bosan-bosan ya dengan ceritaku
Terimakasihhhh**
__ADS_1