Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 55


__ADS_3

Siang yang amat terik saat Uli bersiap pulang sekolah.Ia berjalan menuju halte dan seperti biasa hendak menunggu angkot.Dia menunggu hampir setengah jam namun belum juga ada angkot yang lewat


"Aduhhh kok tumben angkot lama sekalii,ahhh andai ada Aldo pasti dia sudah menjemputku sekarang,Aihhhh kenapa aku ini"kata Uli.


Yaa andai ada Aldo di sampingnya ia pasti tak akan kepanasan menunggu angkot dan tak akan kelelahan.Tapi ia tak boleh egois dan harus patah semangat.Ia dan Aldo kini berjauhan karena Aldo harus meraih cita-cita untuk masa depannya kelak.Jadi sebesar apapun rasa kangen dia padanya harus ia tepis.


Ketika ia masih menunggu angkot tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan tak sengaja melewati genangan air dan mengenai sebagian baju Uli.Mobil itu langsung berhenti tepat di hadapannya.Tampak seorang pemuda berusia sekitar 27tahunan keluar dari mobil tersebut dan berjalan menghampiri Uli.Uli pun diam saja karena merasa tak mengenal pemuda tersebut dan hanya sibuk membersihkan bajunya.


"Maaf mba,sorry sorry aku gak sengaja sumpah dehhh,aduhh bajunya kotor yaa sebentar aku ambil tisu dulu di mobil"kata nya berlari masuk mobil kembali untuk mengambil tisu.


"Ini tisunya,aduh maaf ya mba sekali lagi,aku gak liat ada genangan air tadi,maaf yaa"katanya.


"Nggak papa kok lagian cuma kotor sedikit inih"kata Uli.


"Ngomong-ngomong boleh kenalan gak,aku Mario"katanya.


"Saya Uli"kata Uli.


"Uliiii kaya pernah dengar dan gak asing dengan nama itu.Oh iyaaa aku ingattt kamu Uli keponakannya pak Amir dan bu Sofi?"kata pemuda itu.


"Kamu kenal dengan paman ku?"tanya Uli.


"Ayahku dan pak Amir itu bersahabat dan pamanmu itu selalu cerita banyak juga tentangmu."kata Mario.


"Oh"kata Uli.


"Oh iya ini aku mau ke bengkel beliau sekalian ada urusan juga,mau sekalian bareng gak ,aku antar??"kata Mario.


"Ngga usah deh aku naik angkot aja"tolak Uli.


"Ayolah jangan nolak,lagian angkot juga belum datang kan dari tadi terus baju kamu kan kotor gara-gara akuuu anggap aja aku antar kamu sebagai bentuk permintaan maaf ku,gimana?"pinta Mario.

__ADS_1


Dan entah kebetulan atau tidak ada satu angkot yang lewat dan Uli langsung bergegas naik ke angkot.


"Aku naik angkot aja ya Mas,maaf"kata Uli yang bergegas naik meninggalkan Mario.


"Ahhhh jadi secantik itu keponakan pak Amir tho,pantas saja pak Amir selalu membangga-banggakan dia,ahhh ini sih tipe aku banget"kata Mario yang segera masuk mobil.


Uli sampai di rumahnya dan segera beristirahat,ia sangat lelah.Ia cek handphonenya tak ada sms ataupun telepon dari Aldo.Ahhh hampir seminggu lebih ia dan Aldo tak berkirim kabar dikarenakan Aldo sebelumnya bilang bahwa seminggu kedepan ia sangat sibuk.Ia jadi amat sangat rindu pada Aldo.


"Aku kangen kamu massss"katanya lirih sambil tak terasa menitikkan air mata.


Tiba-tiba terdengar nenek mengetuk pintu kamar Uli dan Uli segera menghapus air matanya.Ia tak ingin nenek mwngetahui kalau dia menangis.


"Ndukkkkk buka pintunya"kata nenek.


"Iya nekkk sebentar Uli pakai kerudung dulu"kata Uli.


Tak lama kemudian Uli keluar kamar.


"Di depan ada seseorang yang mencarimu,coba kamu temui"kata nenek.


"Laki-laki atau perempuan?"tanya Uli.


"Laki-laki"jawab nenek.


"Males ah nekk,nenek aja yang temui diaa bilang ada perlu apa atauuu bilang aja aku lagi tidur jadi gak bisa diganggu"kata Uli.


"Uliii,nenek ngga ngajarin kamu berbohong lho,bukankah memuliakan tamu itu hukumnya wajib kannn,ayo cepat temui dia sebentar saja"kata nenek.


Uli pun ogah-ogahan menemui si tamu tersebut dan ternyata dia adalah si Mario.


"Hy aku mengganggu gak nihh"katanya.

__ADS_1


"Aku mau istirahat ada perlu apa?kata Uli.


"Ngga cuma mau main aja"kata Mario.


"Kalau nggak penting-penting banget mending pulang dehh,aku mau istirahat ya"kata Uli sambil menutup pintu.


"Eh tapiiii"kata Mariooo.


Mario pun langsung naik ke mobil dan mobilpun melaju meninggalkan halaman rumah Uli.


"Siapa nduk barusan?"tanya nenek.


"Anaknya temennya paman nek,aku pun nggak kenal,udah Uli suruh pulang"kata Uli.


"Lho kok pulang sih mbok ya suruh masuk dulu"kata nenek.


"Uli capek nekk,lagi gk pengen nerima tamu"kata Uli .


"Tapi kalau Aldo yang datang,ngga capek ya"goda nenek.


"Ahh nenekkkk,Uli jadi sedihhhh"kata Uli sambil menangis.


"Lhooo baru juga ditinggal berapa bulan udah mewek gimana kalau ditinggal tugas bertahun-tahunn?yang semangat ndukkk,berdoa saja terus sama Alloh mohon didekatkan Jodohnya andai memang nak Aldo itu jodohmu"kata nenek.


"Iya nekkk"kata Uli.


"Udah-udahhh cup cup cupp jangan nangis ahhh maluuu tauuu,nanti cantiknya ilang lho"kata Nenek.


Dengan sedikit nasihat nenek Uli merasa sedikit lega.Sekarang yang terpenting adalah ia harus memantaskan diri untuk jodohnya kelak entah dengan siapa,eh syukur dengan Aldo.


Udah dulu ya guysss,jangan lupa like and vote yaa,tetap menunggu kritik dan saran dari kalian yaaa.Terimakasih bagi yang masih berminat membaca.Semoga sukaaaa.

__ADS_1


__ADS_2