Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 53


__ADS_3

Aldo telah lulus dari SMA dan selama itu pula tidak ada yang tahu bahwa Aldo dan Uli menjalin kasih.Singkat cerita pula Aldo sudah mengikuti test masuk militer dan sudah diterima dan ia harus mengikuti beberapa jalur dan jalur pertama adalah Sekolah Calon Tamtama selama 4 bulan.Itu artinya mulai hari ini ia harus berpisah dengan pujaan hatinya itu apalagi di asrama ia tidak bisa leluasa menggunakan handphone.


Bulan pertama ia jalani dengan agak berat hati apalagi ia selalu teringat dengan bu Uli.Malam itu sesaat setelah pelatihan ia pun istirahat,dan itulah waktu untuk para calon tamtama untuk berkomunikasi dengan sanak saudara,ayah ibu atau bahkan pacar.


Malam itu ia berkirim sms terlebih dahulu kepada Uli dan setelah dia membalas ia langsung menelponnya.Telepon tersambung.


"Halo assalamualaikum"kata Uli.


"Waalaikumsalam aisyahh,lagi ngapain?aku video call yaa"kata Aldo.


"Sebentar ya aku lagi gak pakai kerudung,aku ambil kerudung dulu ya tunggu sebentar"kata Uli.


"Okee"kata Aldo.


"Aku udah pakai kerudung,kamu bisa video call"kata Uli.


Mereka pun video call dan cerita banyak hal.


"Bagaimana pelatihannya Mas?"kata Uli.


"Ya lancar dan akuu masih terus keingett sama kamu"kata Uli.


"Kok bisaa?"kata Uli


"Bisa lahh,rasanya kamu ada disini bersamaku"kata Aldo.


"Hemm aku kan disini Mas yang semangat donk ikut pelatihannya kan katanya mau jadi TNI kalau patah semangat kaya gitu gimana mau sukses kedepannya.Semangat ya Masss"kata Uli sambil tersenyum manis.


"Aduhhh manis banget dah senyumnya jadi gak sabar pengen buru-buru halalin"kata Aldo.


"Ammminnnn makanya yang semangat donk meraih cita-citanya jadi biar cepet halalin aku"kata Uli.


"Iya aisyahhh doakan aku terus yaa"kata Aldo.


"Aku akan selalu doain kamu kok"kata Uli.

__ADS_1


"Jangan larak lirik yang lain ya,jaga hatimu untukku.Jaga hati,jaga mata,jaga makan biar gak sakit"kata Aldo.


"Iya masss"kata Uli.


"Udah dulu ya aisyahh,udah malam juga,kamu pasti mau istirahat,aku mau telpon mama dulu bentar."kata Aldo.


"Oh ya udah salam ya buat mama dan papa kamu"kata Uli.


"Iya nanti aku sampaikan,selamat istirahat dan semoga mimpi indah"kata Aldo.


"Iya mas,selamat istirahat juga,assalamualaikum"kata Uli.


"Waalaikumsalam"kata Aldo.


Telepon terputus.Begitulah Aldo,saat ia patah semangat ada Uli yang menjadi pacuan ia untuk tetap semangat meraih cita-cita dan karena ia juga ingin segera menghalalkan Uli.


Ia segera menghubungi mamanya dan ia video call juga.


"Assalamualaikum nakkk gimana kabar kamu nak,sehattt??jaga kesehatan ya nak"kata mama.


"Waalaikumsalam,kabarku baik ma,ngomong-ngomong mama lagi di mana,,sepertinya nggak lagi di rumah?"tanya Aldo.


"Gak lah ma,besok aja,ngobrol ama mama aja"kata Aldo.


"Lho kok gitu,nggak kangen emangnya ama papa?jangan kangennya cuma sama Uli doank donk nanti papa cemburu lho"kata mama.


*Uli?bukannya wanita itu?Jadi mereka bener-bener pacarann?wahhh gak bisa ini,aku gak boleh kalah dari wanita itu.Aku akan lakukan berbagai cara agar Aldo jadi milik aku sepenuhnya*gumam seorang wanita muda yang ternyata adalah Bianca yang tak sengaja menguping pembicaraan antara Aldo dan ibunya.


"Besok aja aku telpon papa,Aldo janji dehhh"kata Aldo.


"Ya udahh,kamu hati-hati disana ya,baik-baik disana dan jaga kesehatan"kata mama.


"Iya ma Aldo akan selalu ingat nasehat mama,salam dari Uli buat mama dan papa.Ya sudah dulu ya ma,Aldo mau istirahat,assalamualaikum"kata Aldo.


"Waalaikumsalam iya salam juga untuk Uli dari mama dan papa"kata mama

__ADS_1


Mama kembali ke meja makan begitupula dengan Bianca yang buru-buru masuk tanpa mama Aldo tahu.


"Telepon dari siapa ma?"tanya pak Herman.


"Dari Aldo pah katanya besok mau nelpon papa,sekarang udah ngantuk dianya"kata bu Martha.


"Hem iya deh papa mah selalu dinomorduain"kata pak Herman.


"Memangnya di mana Aldo sekarang jeng?"tanya ibunya Bianca.


"Lagi sekolah militer jeng,dia emang dari dulu punya cita-cita pengen jadi TNi,yaaa kita mah sebagai orang tua hanya bisa mensupport apapun keinginan anak"kata bu Martha.


"Wah bagus itu dari postur tubuh juga mendukung apalagi si Bianca itu pengen nanti punya suami berpangkat ya gak sayang "kata ayah Bianca pada anaknya itu.


"Uhuk-uhukkk ah ayahhh bisa aja dehhh,"kata Bianca.


"Hahahh jodoh kita nggak tahu kedepannya anak kita berjodoh atau enggak tapi untuk saat ini sudah ada wanita yang mengisi hati Aldo"kata bu Martha yang memang dari dulu enggak suka sama Bianca.


"Tapi kalau belum ada janur kuning melengkung masih bisa dipepet kan jeng apalagi suami kita ini kan partner bisnis jadi bisa lah nantinya jadi besan."kata ibu Bianca.


"Hahaha belum tau lho nanti Aldo nya mau apa enggak kan kita orang tuanya nggak mau memaksa"kata bu Martha.


"Ya sudahhh kami pulang dulu ya pakk terimakasih jamuan makan malamnya lain waktu bisa nanti kami undang bapak sama ibu untuk makan malam di rumah kami"kata Pak Herman.


"Iya dengan senang hati,ya sudah hati-hati di jalan"kata ibu Bianca.


Pak Herman dan Bu Martha masuk ke mobil dan mobil pun meluncur meninggalkan rumah Bianca.Sepanjang perjalanan bu Martha terus menggerutu.


"Apa-apaan sih jeng Mirna main jodoh-jodohin anak dia sama Aldo,nggak tau apa dari pertama kenal aja aku udah ngga suka sama sifatnya"kata bu Martha.


"Sabar maa,papa pun lebih sreg kalau Aldo sama Uli,kita berdoaa aja ya semoga mereka berjodoh"kata pak Herman.


"Aaammminnn pah"kata pak Herman.


**Udah dulu ya gaes ceritanya maaf juga kalau agak lama up nya soalnya lagi sakit,badan meriang,perut mual jadi perlu banyak istirahat apalagi cuaca juga nggak mendukung.

__ADS_1


Terimkasih bagi yang masih berkenan membaca tulisanku dan terus kasih kritik dan saran ya dan jngan lupa untuk vote.


Terimakasih**


__ADS_2