
Siang yang terik di sekolah Aldo. Aldo pun bersiap-siap pulang sekolah.Dia pun bergegas keluar ruangan kelasnya bersama Eko.
"Ko, gue duluan yaaa, kali aja aku seangkot sama bidadari"kata Aldo.
"Lu ye bener-bener nekat deh kan udah dibilangin kalau lu jangan deketin bu Ulii. Lu ama bu Uli tuh jauhhhhh brooo bagaikan pungguk merindukan bulan.Jangan ngayal ketinggian bro nanti kalau jatuhhhh sakittt bahkan bisa patah tulang ntar lo luu"kata Eko.
"Ahhh biarinnn,kita ituuu hidupp harus optimiss.Optimis bisaa meraihhh sesuatuu yang orang lain anggap tidak mungkin terraih. "kata Aldo.
"Ahhh terserah lu dahhhh"kata Eko.
Mereka pun berjalan ke luar ruangan menuju ke gerbang sekolah. Namun langkah mereka terhenti saat melihat Pak Budi dan Bu Uli di parkiran. Pak Budi berniat mengantar bu Uli dengan mobilnya.
"Nohhhh liattttt pak Budi pasti mau nganter bu Uli pulang dengan mobilnya. Dia pake mobil brooo lah luuuu pake kapal alias jalan kakii,mana mau bu Uli ama luu"kata Eko.
"Kita liat aja nanti apakah bu Uli mau dianter pake mobil itu apa ngga? "kata Aldo.
"Lu mau nungguin merekaaaa??? "kata Eko.
"Kita tunggu lima menit lagii"kata Aldo.
"Ih gue sih ogahhh,, udah ah gue cabut duluuuannn, Bye"kata Eko bergegas pergi meninggalkan Aldo yang masih sibuk melihat pak Budi dan Bu Uli.
"Ayolah Ul, aku antar pulang yaaa, kamu ga capek apa nolak ajakan aku terusss"kata Pak Budi.
__ADS_1
"Maaf ya pak Budi bukannya aku nolak tapi kan aku ga enak sama bu Sintiaa,.Udah pak Budi nganter pulang bu Sintia aja, saya kan sudah biasa naik angkot"kata Bu Uli.
"Kan aku ngajaknya kamu Ul bukan Sintia"kata Pak Budi.
"Sayanya ngga mau pakkk, maaf yaa"kata Bu Uli. Dan Uli melihat Aldo yang sedang berjalan hendak pulang sekolah kemudian memanggilnya.
"Aldooooo"kata bu Uli.
"Ya buuu"kata Aldo mendekat ke bu Uli.
"Mau pulang yaa, bareng ibu yaaa tadi katanya kamu sekalian mau konsultasi"kata Bu Uli.
"Hah, apa buuu"kata Aldo dan bu Uli memberikan isyarat padanya dan Aldo pun akhirnya paham..
"Iyaaa tadi katanya mau konsultasi"kata bu Uli.
"Ya udah yuk sekalian nyari angkott,, kita duluan ya pak Budi, assalamualaikum "kata Bu Uli.
"Mari pak Budiii"kata Aldo.Pak Budi hanya diam.
Bu Uli dan Aldo bergegas menunggu angkot. Saat melihat angkot yang dinanti mereka pun bergegas naik.Mereka duduk bersebelahan.
"Bu"kata Aldo.
__ADS_1
"Yaa"kata Bu Uli.
"Maaf nihhh ya kenapa tadi ibu ga mau nerima ajakan pak Budi aja kan lumayan bu naik mobil kagak panas-panasan dan kagak sumpek kalau naik angkot,hehehe"kata Aldo.
"Ibu ngga mau Do, soalnya banyak yang suka sama pak Budi jadi ya ngga mau aja.Kalau ngga mau masa harus dipaksa sihhh"kata bu Uli.
"Hehehe iya sihhh"kata Aldo.
"Atau harusnya tadi kamu yang ikut pak Budi ajaa"kata Bu Uli.
"Lahh kan tadi beliau ngajaknya ibuu masa iya saya yang minta untuk dianterinn sihh, kan lucuu"kata Aldo sambil ketawa.
Mereka pun akhirnya ngobrol sampai akhirnya angkot tiba-tiba mengerem mendadak karena menghindari orang yang menyeberang tiba-tiba.
CIIIIIIITTTTTTTTT!!!!!!
Para penumpang pun reflek terkaget dan berteriak begitupun dengan Uli.Tubuhnya hampir saja jatuh tersungkur namun Aldo dengan sigap merangkulnya dan menjaganya agar tidak jatuh. Mereka pun beradu pandang dekat sekali.Dalam sekejap Aldo melihat dari dekat wajah bu Uli yang sangat cantikk dan natural tanpa polesan make up begitupun dengan Uli yang dengan sekejap melihat dari dekat wajah tampan Aldo.Sepersekian detik mereka diam sampai akhirnya Aldo menyadari kesalahannya.Dia pun reflek segera melepas pelukannya.
"Astagfirullohh maafin Aldo buuu,ibu ngga papa kannn?ada yang luka ngga? "tanya Aldo.
"Ibu ngga papa Do, kamu ngga papa kannn, makasih ya"kata bu Uli berusaha santai walau hatinya nampak tidak nyaman.
Mereka pun akhirnya turun dan berpisah di gang yang berbeda.
__ADS_1
Nahhh kannn apakah dari kejadian tadi akan timbul benih-benih cinta di hati bu Uli untuk Aldooo??? Ataukah malah akan semakin menjauhinya???
Tunggu kisah selanjutnya dan jangan lupa like, komen, and vote. Terimakasih kepada semua yang sudah berkenan membaca cerita ini. Semoga sukses dan sehat selalu.