Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 97


__ADS_3

Bianca kemudian menelpon orang tersebut.Dengan nada marah ia meluapkan emosinya.


"Kamuuu pikir kamu siapaaa hah!!!Tidak mau mengikuti perintahku.Akuuu sudah bersedia membayar mahal sesuai yang kamu mau,tapi malah kamu seperti ini.Kamu mau main-main denganku!!"katanya penuh amarah.


"Maafkan saya Bos,saya tidak sanggup melakukannya.Saya takuttt dan ragu.Jika bos ingin marah dan memukul saya silakan,tapi saya benar-benar tidak bisa melakukannya,saya minta maaf"katanya.


"Percuma saya memukul atau menyiksa kamu,tidak ada untungnya buat saya.Sebagai gantinya aku akan menyiksa putrimu.Kamu lihat saja aku bisa lakukan sesuatuu pada putrimu yang bisa membuatmu menyesal karena kamu sudah tidakkk nurut denganku.!!!"kata Bianca.


"Aku minta maaf,bos aku tidak bisa dan tidak sanggup untuk melakukan apa yang kamu suruh.Wanita dalam foto itu terlalu baik untuk aku celakai,bos.Maafkan aku,aku tidak mau lagi terlibat dengan perbuatan kotor.Aku tidak mau membohongi putriku dan menafkahinya dengan uang haram.Tolong jangan sakiti putriku,dia tidak tahu apa-apa,aku mohon."katanya.


"Jangan sok suci kamu!!!Awas aja kamu yaa aku akan buat perhitungan denganmu.Tunggu pembalasanku!"kata Bianca yang langsung mematikan teleponnya.Ia marah,geram,kesal campur aduk jadi satu.


Sementara itu pak Herman dan bu Martha sudah sampai di komplek rumah dinas tempat Aldo dan Uli tinggal.Setelah melapor pada petugas jaga,mereka pun segera masuk ke dalam komplek.Sesampainya di rumah Aldo,mereka langsung masuk.


"Assalamualaikum"kata bu martha.


"Waalaikumslam,maaa,paaa"sapa Aldo yang langsung mencium tangan kedua orangtuanya.


"Uli mana nak?"tanya Bu Martha.


"Maaaaaamaaaaaaaa kok tanya Uli dulu sihhh,anak mama kan Aldooo.Harusnya tanya Aldo duluu baru tanya Alvar sama Uli."kata Aldo sambil manyun.


"Yaaa ampunnnnn anak mama yang gagah dan ganteng ini punya rasa cemburu jugaaaa ternyata"kata bu Martha sambil menowel hidung putranya.Bagi bu Martha ,Aldo masih seperti anak yang masih kecil,masih manja dibalik raganya yang gagah perkasa.


"Au ahhh maaa"kata nya sambil masuk ke dalam kamar karena mendengar Alvar menangis.Namun ia kalah cepat dengan ibunya yang langsung lari untuk menggendong cucu kesayangannya itu.Segera ia gendong dan timang-timang.Tak lama kemudian Alvar tidur kembali dalam dekapannya.


"Sekarang bolehkah mama bertanya dimana Uli sekarang sayang?"tanya bu Martha.


"Uli sedang ada kegiatan,tapi tadi sudah kasih kabar ia akan segera pulang."kata Aldo.


"Ohh"kata bu Martha.


"Oh ya sayang mama titip pesan yaa untuk selalu menjaga Uli dari orang-orang jahat yang ingin menyingkirkannya."kata bu Martha.


"Kenapa tiba-tiba mama ngomong seperti itu?Memangnya ada orang jahat yang ingin menyingkirkan dia dariku?Untuk apa mereka melakukannya?Aku pikir kita tidak punya musuhh "kata Aldo.

__ADS_1


"Tadi saat kita hendak kemari,kita hampir saja menabrak seorang laki-laki.Dan ternyata dia punya foto Uli.Kita pun kaget dan mencecar laki-laki itu dengan banyak pertanyaan.Kenapa dia mempunyai foto Uli,darimana dia mendapatkannya."kata pak Herman.


"Laluuu apa yang terjadi selanjutnya?"tanya Aldo.


"Dia berkata kalau dia disuruh seseorang untuk mencelakai Uli karena dia butuh uang untuk pengobatan putrinya yang menderita kanker otak.Jadi mau tidak mau dia akhirnya menerima pekerjaan itu.Namun akhirnya ia tidak sempat melakukannya karena ia merasa kasihan dengan Uli.Kami tadi sempat ke rumah sakit untuk memastikan apakah dia berbohong atau tidak,dan ternyata benar adanya.Putrinya tengah terbaring sakit dan harus dioperasi ke rumah sakit besar di kota."kata pk Herman.


"Katakan pada Aldo siapa yang menyuruh laki-laki itu untuk mencelakai Uli maaa"?tanya Aldo.


"Menurut dia orang yang menyuruhnya adalah Bianca."kata Bu Martha.


"APAAAAAA!!!!!"teriak Aldo.


"Untuk apa Bianca melakukan hal ituuuu"kata Aldo.


"Bisa jadi ia ingin merebutmu dari Uli.Bukankah dulu ia pernah ada rasa padamu.Pokoknya kalian harus lebih hati-hati lagi.Jangan biarkan Uli keluar rumah sendirian.Mama tidak ingin sesuatu hal terjadi pada Uli dan cucu mama."kata bu Martha.


"Iya maaaaa,aku akan terus menjaga Uli "kata Aldo menahan emosinya.


Ia kemudian teringat tadi pagi Bianca menelepon Uli namun karena Uli masih di kamar mandi akhirnya ialah yang mengangkat telepon itu.Di teleponnya Bianca mengajak Uli bertemu.Mungkinkah Bianca memang sedang mengatur siasat liciknya untuk Uli?.


Sesampainya di rumah ia pun cukup terkejut dengan kehadiran ayah dan ibu mertuanya.Mereka menyambut Uli yang baru saja selesai kegiatan.


"Hallo sayang,bagaimana kegiatanmu hari ini,pasti capek yaaa.Ibu siapkan air hangat yaa untuk kamu mandi?"kata bu Martha.


"Tidak usah repot-repot maa,Uli bisa siapkan sendiri kok maa,mama kan juga capek,biar mama sama papa istirahat saja"kata Uli


"Mama sama papa sudah istirahat dari tadi"kata pak Herman.


"Alvar mana ma,pa?"tanya Uli.


"Alvar masih tidur,tadi sih bangun sebentar tapi terus tidur lagi"kata Bu Martha.


"Oh,Uli masuk dulu ya ma,pa"kata Uli.


"Iya nakk,mama sama papa mau jalan-jalan keliling komplek dulu yaa"kata pak Herman yang diiringi dengan anggukan dari Uli.

__ADS_1


Uli masuk rumah sambil mencari-cari Aldo.


"Yahhhhhhhh"kata Uli.


"I'm in hereee honey"katanya dari dalam kamar.Uli pun kemudian masuk ke kamar.


"Udah selesai kegiatannya sayang,capek yaaaa.Sini aku pijitinn"kata Aldo sambil memeluk istri nya itu


"Nanti aja lah yahhh,aku pengen mandi.Badanku udah lengket dan bau asem nih"kata Uli.


"Nggak ada bau asemmmm tuhhh,nihhhh masih wangiiii"kata Aldo sambil mencium leher istrinya itu.


"Hidung kamu perlu diperiksainn nih kayaknyaaa,udah ah awas aku mau mandiiii"katanya.


"Mau aku mandiin nggak?"kata Aldo.


"Nggak usah mulai dehhh,modus banget kamu mahhhh,malu kan ada mama sama papa"kata Uli sambil ngeloyor pergi ke kamar mandi meninggalkan Aldo yang cemberut dibuatnya.


Sementara itu Bianca yang tengah menyetir mobilnya nampak kesal,marah dan emosi sambil memukul-mukul setir mobilnya.Dia tidak terimaaaa pada pria suruhannya.Dia akan membuat perhitungan dengannya.


*Lihat,apa yang akan aku lakukan padamu pria brengsek!!berani-beraninya kamu tidak mau menuruti permintaankuuuu.!!!!!*gumam Bianca dengan kesalnya.


Bianca memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.Tubuhnya dikuasai amarah yang memuncak.Dia sudah tidak bisa lagi menahan emosinya.Karena amarahnya pula ia tidak sadar ada mobil dari arah berlawanan yang oleng ke arah mobilnya.Ia pun reflek kaget dan membanting stir ke kiri.Namun karena kecepatannya yang terlalu tinggi,akhirnya mobil Bianca menabrak pembatas jalan kemudian berguling-guling sebanyak 5 x sebelum akhirnya meledak dan hangus terbakar.Bianca tidak sempat menyelamatkan diri.Ia meninggal secara tragisss.


**Guyssssssss udah dulu ya ceritanya,author ngeblank nihhhhh,belum dapat inspirasi kembaliiiii..Mohon saran dan kritiknya donkkkkk.


Maaf jugaaa kalau ceritanya agak garing,karena jujur aku baruuu dan masih belajarrrr untuk merangkai kata-kata yang pas,jadi bila ada yang enggak pass,mohon dimaklumi ya guyss.


Maaf juga kalau author hanya up 1bab/hari dikarenakan kesibukan dannn terkendala sinyall.


Jangan lupa untuk terus like komen and vote yaaa.


Semoga kalian tidak bosan yaaa.


Terimakasih**

__ADS_1


__ADS_2