
Singkat cerita pak Herman pun sudah pulang dari rumah sakit dan selanjutnya rutin melakukan check up dan kemoterapi.Semoga sajaaa dengan begitu pak Herman bisa segera sembuh dari penyakitnya.Pak Herman pun sudah bertemu kembali dengan bu Martha,bahkan bu Martha lah yang selalu setia menemani pak Herman untuk check up ke rumah sakit.Dan itu cukup membuat pak Herman menjadi malu mengingat perlakuannya pada bu Martha di masa lalu.Namun sekali lagi bu Martha sudah memaafkan semuanya.Sekarang yang jadi prioritas nya adalah Aldo.
Suatu hari di rumah sakit.
"Martha"kata pak Herman selesainya check up dan kemoterapi.
"Iya mas"kata bu Martha
"Terimakasih ya kamu sudah mau menemaniku.Aku sangat malu padamu,aku sudah jahat pada kalian,aku sudah menelantarkan kalian namun kalian masih mau menerimaku"kata pak Herman.
"Massss sudahhh jangan terlalu dipikirkan,sudah menjadi kewajiban kita.Sekarang yang terpenting adalah mas sehat dulu baru kemudian kita pikirkan Aldo.Dia sudah hampir lulus sekolah dan kita pikirkan masa depannya mas."kata bu Martha..
"Marthaaa"kata pak Herman.
"Iya mas"kata bu Martha.
"Maukah kamu rujuk denganku?"tanya pak Herman
Bu Martha terdiam,ia tak menyangka mantan suaminya meminta rujuk dengannya.Mungkinkah ini nyata dan bukan pura-pura?
"Akuuu ngga bisa jawab sekarang,Mass.Beri aku waktu"kata bu Martha.
__ADS_1
"Maafkan aku kalau aku lancang Marthaa,aku menyesal telah meninggalkanmu demi wanita lain.Aku akan selalu menunggu jawabmu dan akan selalu siap dengan jawaban yang mungkin kurang mengenakkan buatku"kata pak Herman..
"Bagaimana kabar Shinta sekarang Mas"tanya bu Martha mengalihkan pembicaraan.
"Dia sudah kulaporkan polisi karena sudah menipuku dan sudah berusaha menguasai hartaku dengan cara-cara yang licik.Aku berharap dia dipenjara selamanya.Maafkan aku Martha,aku menyesal.Aku terlalu terbuai bujuk rayu Shinta hingga aku lupa segalanya.Sekarang aku sadar Shinta bukan wanita baik-baik untukku."kata pak Herman.
"Eehmm ngomong-ngomong udah sore massss.Kalau begitu aku pulang dulu ya Mas,aku harus bekerja besok"kata bu Martha.
"Dimana kamu bekerja Martha"kata pak Herman.
"Ah aku tidak bisa cerita sekarang,lain waktu aku pasti akan kasih tau dimana aku bekerja,ya sudah aku pulang mas,assalamualaikum"kata bu Martha.
"Waalikumsalam"kata pak Herman.
*Akan kucari tau sendiri dimana kamu bekerja sekarang,Martha.*kata pak Herman.
Tiga puluh menit kemudian bu Martha sudah sampai di rumah.
"Assalamualaikummm"kata bu Martha.
"Walaikumsalammm,mama dari mana aja sih,Aldo nyariin tau ampe panikk"kata Aldo menggerutu.
__ADS_1
"Aduhhh ada yang mencemaskan mama ternyata,hehehe"kata Bu Martha sambil mengelus rambut Aldo.
"Mama abis dari mana sihh,Aldo hubungin mama malah handphone mama di rumah,mama tuhh kalau kemana-mana jangan lupa bawa handphone donk maaaa biar Aldo gampang nghubunginnyaaa"kata Aldo sambil manyun.
"Hehehe iyaaa sayanggg,maafin mama yaaa,mama buru-buru jadi ngga sempet bawa handphone tapi mama janji besok-besokk akan selalu bawa handphoneee"kata bu Martha.
"Janji yaaaa"kata Aldo.
"Kamu kenapa sihh naak tiba-tiba jadi manja ginii"kata bu Martha.
"Ehm gak papa ma,pengen aja emang ngga boleh yaaa"kata Aldo.
"Ya boleh sihhh,tapi tumben ajaaa"kata Bu Martha.
"Hehehe"kata Aldo.
"Nak,nanti malam selesai kamu belajar,mama minta waktu mu sebentar yaa,ada yang mau mama bicarakan"kata bu Martha.
"Ehm sepertinya penting maa,okee siap aku akan selalu siap jadi pendengar yang baik untuk mama"kata Aldo.
"Terimakasih ya sayangnya mama,ya sudah mama ke kamar ya mau istirahat"kata bu Martha.
__ADS_1
"Siappp"kata Aldo.
Kira-kira Aldo setuju gak ya kalau ayah dan ibunya rujuk kembali??Atau malah dia tidak mengizinkan ibunya kembali lagi kepada ayahnya??Kita tunggu bab selanjutnya ya gaess dan jangan lupa untuk kasih saran dan kritik biar aku tetep semangat menulisnya.Jangan lupa juga untuk like and vote ,terimakasih juga bagi yang masih setia membaca tulisanku.Tanpa kalian aku tak kan berarti apa-apa.