Guruku Istriku Love Is Blind

Guruku Istriku Love Is Blind
Bab 35


__ADS_3

Aldo sampai di sekolah dengan terburu-buru.Jam di tangannya menunjukkan pukul 07.15,itu artinya ia sudah telat 15 menit dan menurut peraturan sekolah ,sekolah mentolerir siswa yang telat jika siswa tersebut telat maksimal 10 menit.


"Aduhhhh mati akuuuu,aku gak boleh masuk kelas ini kayaknya"gerutu Aldo.


Dan benar saja,begitu sampai di depan kelas Aldo,tampak guru kelas Aldo sedang berdiri di depan kelas,sebut saja namanya pak Amir.Aldo pun bergegas menghampiri beliau berharap ia diperbolehkan masuk kelas.


"Selamat pagi pakk"sapa Aldo.


"Siang!"jawab pak Amir.


"Ahh bapak bisa aja,ini masih pagi lhoo.Tuh jam di tangan Aldo aja masih jam 07.00 pak,masa udah siang sihh"kata Aldo sambil berusaha menyembunyikan rasa paniknya.


"Jam tangan kamu aja yang rusakk,jam berapa iniii,niat sekolah gak sih kamu"kata guru tersebut.


"Niat pak,niat banget malahhh,buktinya jam segini saya udah di sekolah,kalau gak niat yo saya jam segini masih tidur lho pakk.Jadi gimana apakah Aldo boleh masuk kelas pakkk?"tanya Aldo.


"Tidakkk,silakan kamu ke ruang BK "kata guru tersebut.


"Aduh jangan donk pakk,pleaseeee Aldo boleh masuk yaaa,boleh yaaa pakkk guru ku yang ganteng pisannnn"kata Aldo.


"Bapak bilang tidak ya tidak Aldo,sudah silakan kamu ke ruang BK sambil menunggu jam pelajaran bapak selesai."kata guru tersebut.


"Aduhhh pak jangan donkk"kata Aldo.


"Atau kamu mau bapak hukum nulis di papan tulis satu papan penuh"kata guru tersebut.


"Hehehehe,Aldo milih ke ruang BK ajaa,permisi pakkkk"kata Aldo sambil ngacir menuju ruang BK.


Sesampainya di ruang BK,dilihatnya bu Uli sedang mengerjakan tugasnya sebagai guru BK.Ia nampak ragu-ragu mengetuk pintu sampai akhirnya ia memberanikan diri mengetuk pintu.


TOK...TOK...TOKKK


"Masukkk"kata bu Uli.

__ADS_1


Aldo pun masuk.


"Lhooo Aldooo ngapain kamu ke sini,bukannya masih jam pelajaran ya"kata bu Uli.


"Iya buu,"kata Aldo.


"Lantas kenapa kamu malah kesini?"tanya bu Uli.


"Aldo dihukum gak boleh ikut pelajaran bu karena udah telat 15 menit"kata Aldo sambil cengar cengir.


"Kenapa bisa telat?"tanya bu Uli sambil ia melanjutkn tugasnya.


"Aldo bangun kesiangan bu,"kata Aldo.


"Ibu bilang juga apa,kamu itu pelajar Do,tugas kamu itu belajar bukannya cari uangg,kan akhirnya kamu jadi kecapekan,pikiran kamu terpecah antara sekolah dan kerja,ya kann?"kata bu Uli.


"Iya sihhh bu,tapi kan kalau Aldo gak kerja,Aldo bayar sekolahnya minta sama siapa??masa iya minta ke papa Aldo??sekarang aja Aldo gak tau kabar papa kaya gimana"kata Aldo.


"Hehehhee iya buu,terimakasih sudah mencemaskan Aldo"kata Aldo sambil cengar cengir.


"Dihhhh,siapa yang mencemaskan kamuuu,pede sekalii"kata Bu Uli.


"Hehhheee kirain bu Uli mencemaskan Aldo"kata Aldo.


Bu Uli hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum sementara Aldo tersipu malu.


*Ah andai saja bu Uli mencemaskanku,ahh tak apa begini saja aku sudah cukup senang.Semoga aku bisa terus menerus dekat dengan bu Uli*pikir Aldo.


Mereka terus larut dalam obrolan santai sambil sesekali pandangan Aldo tak lepas memandang bu Uli.


Sementara di lain tempat tampak Pak Herman sedang di rumah sakit bersama istri barunya yang telah ia nikahi pasca resmi bercerai dengan bu Martha.Mereka sedang check up ke rumah sakit karena pak Herman sering mengeluh sakit kepala.Setelah dilakukan pemeriksaan,istri baru pak Herman pun langsung menemui dokter.


"Dokter,bagaimana keadaan suami saya"kata Sinta,istri baru pak Herman.

__ADS_1


"Begini bu dari hasil rontgen dan pemeriksaan,pak Herman mengidap kanker otak stadium 3"kata dokter.


"Apaaa dokkk,kanker otakkk!!!"kata Sinta.


"Betul buu"kata dokter.


"Dokter gak salah mendiagnosis kan dokkk.Ini bisa sembuh kan dok"kata Sinta.


"Prosentase untuk sembuh mungkin hanya sekitar 50%bu dikarenakan ini udah stadium 3.Namun kami sarankan pak Herman harus rutin kemoterapi agar sel kanker nya tak menyebar ke jaringan tubuh yang lain"kata Dokter.


"Kemoterapi"kata Sinta.


"Iya bu,,,ini saya tuliskan resep obat ya dan jadwal untuk kemoterapi pertama ya"kata dokter.


"Iya dok,lakukan yang terbaik dok,berikan pengobatan terbaik untuk suami saya"kata Sinta.


"Baik bu kami akan berikan yang terbaik sebisa kami"kata Dokter.


"Ya sudah dok saya permisi dulu"kata Sinta.


"silakan"kata dokter.


Sinta keluar dari ruangan dokter dengan muka lesu.


*Ahhhhh,aku nikah sama dia bukannya hidupku enak malah kaya gini.Aku harus ngurusin dia yang penyakitan,kalau tau kaya gini mending aku tinggalin aja dehhh laki-laki kaya gitu gak ada gunanya hidup sama diaa*pikir Sinta.


**Udah dulu ya gaes bab ini.Maafkn yang gak selalu up dikarenakan kesibukan di dunia nyata bener-bener menyita waktu(sok sibuk)hehhee.


Terimakasih kepada pembaca seklian yang berkenan membaca tulisanku,saran dan kritik dari kalian semua akan sangat membantu aku agar berusaha lebih baik lagi.


jangan lupa like,komen and vote ya semua.


Terimakasih**.

__ADS_1


__ADS_2