
Keiko kembali kerumah Kenji untuk mengambil selimut pesanan Ayumi, dia kembali terenyuh saat menyadari bahwa di lemari Ayumi sudah ada beberapa baju bayi yang ia persiapkan untuk anaknya. Keiko mengeluarkan sepasang piyama berwarna biru bergambar rusa yang Ayumi siapkan, tangannya bergetar saat membuka piyama biru itu, dia bisa membayangkan bagaimana bahagianya wajah Ayumi saat membelikan piyama lucu untuk anaknya tersebut. "Ayumi…" gumamnya memeluk erat piyama yang Ayumi siapkan untuk anaknya.
..
..
Keiko kembali melipat piyama kecil itu dan meletakkan kedalam laci saat mendengar suara pintu rumah terbuka, dia sebenarnya tak mau bertatapan dengan Kenji, dia tidak mau melihat wajah menjijikan Kenji saat ini, dia segera mengambil selimut Ayumi dan berniat segera pergi dari rumah majikannya itu.
Cklek!
Keiko berhadapan dengan Kenji yang tampaknya baru pulang dari kantor dan sedang meminum air dari kulkas.
"Kau datang? Apa Ayumi sudah pulang?" tanyanya terdengar dingin namun penuh harap.
"Bukan urusanmu." Balas Keiko tak sudi membalas Kenji.
Kenji menggeram kesal karena Keiko sudah sangat berani padanya, dia kemudian mencengkram erat lengan Keiko agar Keiko memberitahunya. "Mau bagaimanapun dia istriku. Aku berhak tahu." Hardik Kenji membuat Keiko memandang jijik padanya.
"Lepaskan aku sialan!" geram Keiko menghempaskan cengkraman Kenji pada lengannya.
"Apa benar kau peduli padanya? Jika benar, DATANG DAN TEMUI DIA DI RUMAH SAKIT.'" Teriak Keiko membuat Kenji mentap tak percaya padanya.
"Kau!" geram Kenji tak percaya Keiko bisa seberani ini padanya.
"Seluruh dari Ayumi sudah hancur, radang selaput otaknya memburuk, dan dia terus berharap segera mati agar menyusul anak dan kedua orang tuamu." Keiko yang sedikit lebih tenang memberitahu keadaan Ayumi pada Kenji.
Kenji tampak membeku dengan pernyataan lain yang ia terima tentang Ayumi "Apa maksudmu radang selaput otaknya memburuk?" tanya Kenji menaikkan kedua alisnya.
"Kau bisa bahagia Kenjiiaaa, karena mungkin sebentar lagi Ayumi akan benar-benar mati. Terimakasih untukmu." Desis Keiko menabrak kasar pundak Kenji dan segera pergi meninggalkan Kenji yang terlihat syok dengan semua berita yang ia terima tentang Ayumi.
Dia pikir Ayumi baik-baik saja, dia pikir Ayumi akan segera pulang kerumah dengan keadaan yang sehat. Namun kenyataan yang baru saja diberitahukan padanya, membuat Kenji merasa harus tahu tentang keadaan wanita yang berstatus istrinya tersebut. Dan dengan tergesa, Kenji mengambil kunci mobilnya dan segera pergi kerumah sakit untuk bertanya pada Kyuhyun.
..
..
BRAK!
Terdengar suara pintu ruangan Kyuhyun didobrak dengan kasar dan menampilkan Kenji yang cukup terengah dengan wajah penuh tanyanya. Kyuhyun yang sedang sibuk dengan laporannya pun hanya sedikit terkejut dan menatap kesal pada Kenji kemudian dia mengabaikan Kenji dan kembali fokus pada laporannya.
__ADS_1
"Jelaskan padaku kondisi Ayumi." Geram Kenji karena Kyuhyun tampak tak suka dengan kedatangannya.
Kyuhyun mendelik sekilas pada Kenji yang membuat keributan dan mencoba tak menghiraukannya membuat Kenji semakin geram karenanya. "Cih, Apa pedulimu." Cibirnya membuat Kenji benar-benar kehilangan kesabarannya.
"Kau! AKU BILANG JELASKAN PADAKU!" Teriak Kenji mencengkram erat kemeja Kyuhyun yang juga menatap tajam ke arah Kenji.
"Lepaskan." Desis Kyuhyun menatap tak suka pada Kenji.
"Jelaskan padaku." Kenji juga tak mau kalah membuat Kyuhyun juga kehilangan kesabarannya.
"Aku bilang lepaskan!" Teriak Kyuhyun melepas paksa cengkraman Kenji secara paksa. "Apa yang kau mau?" Tanyanya kembali duduk ke mejanya dan mulai meladeni Kenji yang tampak menggila.
"Ayumi.." katanya dengan mata menyala.
Kyuhyun kemudian membuka dokumen Ayumi dan mulai membacakan kondisi Ayumi.
"Ayumi didagnosa mengidap radang selaput otak, dan peradangannya semakin parah karena pola makan dan gaya hidupnya yang jauh dari kata sehat, ditambah lagi benturan yang selalu ia terima dikepalanya dengan keras. Hal itu membuatnya benar-benar terinfeksi radang selaput otak. Untuk saat ini kondisinya masih stabil. Tapi dengan berlalunya hari, jika tidak diobati Ayumi akan mengalami kasus dimana dia mulai merasakan sakit kepala yang teramat, muntah-muntah hebat penglihatan berkurang dan..."
"Apa dia akan mati?" Kenji memotong ucapan Kyuhyun dan membuat Kyuhyun menatapnya tak percaya.
"Ya... jika itu yang kau mau, dalam hitungan bulan Ayumi akan mati." Katanya mendesis tajam ke arah Kenji.
"Bagaimana cara menyembuhkannya?" Tanyanya pada Kyuhyun.
"Bawa dia terapi secara rutin dan aku akan memberikannya vaksin, dengan begitu aku rasa kondisinya akan lebih baik. Tapi mengingat kondisinya yang baru saja kehilangan bayinya, aku ragu dia akan sembuh."
"Tidak. Dia harus sembuh, hanya aku yang berhak menentukan hidup dan matinya." Ujar Kenji menyalak dan begitu terdengar sangat jahat.
"KENJII!" Kyuhyun membentak Kenji yang sudah sangat keterlaluan.
Namun Kenji mengabaikan teriakan Kyuhyun dan berlari menuju ke ruangan Ayumi berada.
..
..
"Yum, kau belum minum obatmu siang ini. "
Di perjalanan masuk kedalam kamar Ayumi, Kenji mendengar suara Keiko yang sedang meminta Ayumi untuk meminum obatnya. karena penasaran Kenji sedikit menoleh untuk melihat dan cukup kesal melihat Ayumi yang memang terlihat tak ingin sembuh.
__ADS_1
"Setelah minum obat lalu apa?" Katanya bertanya pada Derick dan Keiko yang memandangnya frustasi.
"Tak apa kau tak mau minum obat, tapi katakan padaku jika kau merasa sakit hmm."Derick mengusak rambut Ayumi dan menggenggam tangan Ayumi erat.
"Ya" balasnya yang kembali berbaring ke arah berlawanan dimana Derick dan Kyeiko berdiri.
Kenji yang tak suka melihat adegan dimana Derick menyentuh "miliknya" pun melangkah masuk membuat Keiko dan Derick menoleh dan mencoba mengusir Kenji yang terus berjalan mendekati Ayumi.
"Ayumi..."
Dia pun memanggil Ayumi yang nampaknya sudah tertidur, namun si pemilik nama langsung membuka matanya cepat dan menoleh ke arah suara yang memanggilnya. Suara yang sudah seminggu ini tak ia dengar dan jauh didalam hati Ayumi yang paling dalam, dia bersyukur kalau pria yang berstatus sebagai suaminya ini tampak baik-baik saja.
"Mau apa kau kesini? Pergi!" Keiko tanpa berbasa basi langsung menghadang Kenji yang ingin mendekati Ayumi.
Kenji tentu saja tak bergeming dengan teriakan Keiko.. matanya terus menatap Ayumi yang kini sedang melihat ke arahnya.
"Pergi atau aku akan memanggil security. Derick usir dia." Pekik Keiko yang benar-benar terlihat sangat marah pada Kenji.
"Keiiii..." Ayumi memnaggil Keiko yang terlihat sangat emosi.
"Ada apa yum? Kau kenapa?" Tanyanya beralih menghampiri Ayumi.
"Biarkan Kenji disini." Katanya memegang tangan Keiko yang terasa menegang.
"Tapi Yum..." Keiko mendesah frustasi.
"Kita keluar sebentar Kei, biarkan mereka bicara." Derick yang mendengar ucapan sepupunya malam itu, memutuskan bahwa Kenji memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungannya dengan Ayumi.
"Dia akan menyakiti Ayumi lagi." Katanya memberitahu Derick.
"Jika dia melakukannya lagi, aku bersumpah akan membunuhnya dengan kedua tanganku sendiri." Geram Derick menatap tajam ke arah Kenji, seolah memberi peringatan pada Kenji untuk tak berbuat sesuatu yang menyakiti Ayumi.
"Kami ada diluar jika kau membutuhkan kami Yum..." Derick memberitahu Ayumi dan mendekap Keiko yang masih tak rela meninggalkan Ayumi berdua dengan Kenji.
..
..
*Bersambung...
__ADS_1
Yang penasaran sama kelanjutan kisah'nya Stay tuned* 😉