Harapan Terakhir

Harapan Terakhir
Episode 53


__ADS_3

*Kenji kembali tersentak karena hatinya kembali berdenyut sakit saat menyadari Ayumi benar-benar belum bisa merelakan kepergian calon anak mereka. Dan rasa bersalah pun kembali menggerogotinya menyadari kalau dirinyalah penyebab Ayumi kehilangan calon bayi mereka.


"Kenji, aku sudah siap*."


..


..


Ayumi menginterupsi Kenji yang masih memandang hasil USG Ayumi dengan bergetar, merasa tak ada jawaban Ayumi berjalan mendekati Kenji dan kembali memanggilnya.


"Kenji.."


Kenji pun tersadar Ayumi memanggilnya, dia kemudian meletakkan hasil USG Ayumi ke laci dengan cepat dan segera menoleh menjawab Ayumi. Namun mulutnya terasa terkunci rapat tak bisa bersuara saat melihat Ayumi yang begitu berbeda hanya dengan pakaian yang ia berikan


"sempurna", ucap Kenji dalam hati.


"Ada apa Kenji? Apa aku terlihat memalukan?" tanya Ayumi melihat penampilannya dari atas ke bawah takut ada sesuatu yang ia lewatkan.


Kenji masih terdiam memandang takjub ke arah istrinya yang begitu terlihat mempesona, dia kemudian berjalan mendekati Ayumi yang terlihat panik takut ada yang salah dengan penampilannya.


"Kau sempurna." Bisik Kenji yang kemudian menggenggam Ayumi turun ke bawah untuk menghadiri pesta yang entah Kenji buat untuk merayakan apa.


Ayumi hanya bisa mengerjap tak percaya mendengar pujian yang Kenji lontarkan untuknya pertama kali dan merasa sangat gugup karena untuk pertama kalinya pula Kenji akan membawanya ke depan publik.


"Perhatian semuanya..."


Dan tanpa berbasa basi pun Kenji langsung menarik perhatian dari beberapa tamu undangan yang menatap penasaran pada Ayumi yang digenggam erat oleh Kenji.


Dan seketika perhatian para tamu undangan pun tertuju pada Kenji yang akan mengutarakan maksud dirinya mengadakan pesta malam ini.


"Terimakasih untuk kedatangan kalian semua malam ini ke pesta sederhana yang aku buat. Kalian pasti bertanya-tanya untuk apa aku mengadakan pesta ini." Katanya melihat raut wajah para tamunya yang tampak penasaran.


"Sebagian dari kalian mungkin sudah mengetahui kalau aku telah menikah, tapi aku yakin juga ada beberapa diantara kalian yang belum pernah melihat dan mengenal siapa istriku selama ini."


Kenji mengeratkan genggamannya pada tangan Ayumi. "Tujuanku mengadakan pesta malam ini adalah untuk memperkenalkan secara langsung pada kalian bahwa wanita yang berada disampingku ini adalah istriku, "XI AYUMI AERA." istri SAH dari "OH KENJI HANEUL".


Pernyataan Kenji barusan sukses membuat para tamu membelalak terkejut namun tak menyembunyikan ucapan selamat untuk kebahagiaan partner dan bos mereka.


"Jadi aku meminta pada kalian untuk menghormatinya, menghargainya dan memperlakukan istriku seperti kalian memperlakukanku."


"Kenji.." gumam Ayumi yang merasa sangat ingin pingsan saat ini karena takut semua tamu undangan mencaci suaminya.

__ADS_1


"Istriku adalah wanita yang dengan bodohnya terus mencintaiku hingga sekarang dan tak pernah sekalipun membenciku setelah apa yang aku lakukan padanya, dia memiliki kesabaran luar biasa yang mustahil dimiliki oleh seorang manusia, dia juga memiliki hati yang begitu tulus untuk memaafkan setiap orang yang menyakitinya. Aku ingin memperkenalkan langsung pada kalian bahwa wanita yang berada disampingku adalah wanita yang sama yang selalu mencintaiku dengan tulus sejak kami kecil, dan cintanya juga yang menyadarkan diriku kalau aku juga tak pernah berhenti mencintainya" terdengar Kenji menghela nafas pelan dan tersenyum kemudian sedikit memandang Ayumi sambil berkata.


"Aku sangat mencintai istriku."


"Kenji..."


Ayumi melemas mendengar semua ucapan Kenji yang terlalu terburu-buru, dia pasti jatuh kalau Kenji tak merengkuh erat pinggangnya dan menatapnya lembut "Aku menjagamu sayang."


Hati Ayumi berdesir menghangat, dia tak bisa lagi menahan rasa bahagianya, dia sedikit melompat dan sedikit berjinjit untuk mendekap Kenji dengan sangat erat "Terimakasih Kenji-…Terimakasih sudah kembali mencintaiku. Aku mencintaimu-..Selalu mencintaimu." Gumam Ayumi terisak sangat bahagia dipelukan suaminya.


Kenji mengeratkan pelukannya pada Ayumi, kemudian menangkup wajah Ayumi yang kentara sekali sangat bahagia namun masih terlihat sangat cantik "Aku yang berterimakasih karena kau terus ada untuk iblis sepertiku." Katanya menghapus sayang air mata Ayumi.


Ayumi menggeleng cepat dan sedikit kesal pada Kenji yang terus mengatakan dirinya iblis "Kau bukan iblis, kau suamiku." Isakannya sudah menjadi sesunggukan karena benar-benar tak bisa menyembunyikan kebahagiannya.


"Benar.. Aku suamimu dan kau istriku-…dan aku mencintaimu, Ayumi."


Ujar Kenji tersenyum dan kemudian mencium lembut bibir Ayumi didepan semua rekan kerja dan tamu undangannya. Kenji merengkuh pinggang Ayumi agar mendekat padanya dan Ayumi hanya bisa memegang pundak Kenji yang kini sedang menciumnya sangat dan teramat lembut.


"Aku mencintaimu."


Kenji terus menggumamkan kalimat cinta yang bisa membuat Ayumi kehabisan nafas seketika karena sangat bahagi. "Aku sangat mencintaimu." Balas Ayumi dan mendekap Kenji dengan sangat eratnya.


Tak berbeda dengan tamu undangan lain, Keiko yang kebetulan sedang berada didapur untuk menyiapkan minum pun terlalu bahagia, hingga ia tak bisa menopang dirinya sendiri dan terduduk di lantai dapur, terisak sangat bahagia.


"Syukurlah…syukurlah Ayumi.. kesabaranmu berbalas manis sayangku." Isak Keiko yang menjadi saksi mata selama tujuh tahun bagaimana pengorbanan Ayumi untuk tetap mencintai dan berada disamping Kenji yang sangat membencinya.


"Aku mencarimu kemana-mana dan ternyata kau disini."


Keiko yang sedang terisak pun menoleh dan mendapati Derick dengan tampannya memasuki dapur rumah Kenji.


"Derick…" tanpa aba-aba apapun Keiko langsung berlari dan mendekap erat Derick yang langsung menyambut tubuh mungilnya.


"Ayumi-….Kenji sudah kembali pada Ayumi." katanya terbata memberitahu Derick.


"Ya Kei..Aku juga sangat bahagia sepupuku sudah kembali." Katanya yang juga memeluk erat Keiko dan sedikit mengelus sayang punggung Keiko agar kembali tenang.


"Ayumi pasti sangat bahagia saat ini." ujar Keiko yang sudah sedikit mereda dan tersenyum senang.


"Ya..dan kau juga harus bahagia, Ayumi akan menangis melihatmu begitu jelek saat menangis." Kekeh Derick menghapus air mata Keiko.


"Rapikan dirimu, aku menunggumu diluar." Ujar Derick meninggalkan Keiko dan dengan sengaja menjatuhkan kotak kecil berwarna merah.

__ADS_1


"Umhh rick… ada sesuatu yang jatuh dari sakumu." Keiko memungut kotak kecil itu dan memberitahu Derick yang langsung menghentikan langkahnya.


"Ah benarkah? Coba kau buka apa isinya, aku tak ingat punya benda itu." Pinta Derick dan Keiko mengangguk.


"Ini cincin rick…" katanya memberitahu Derick.


Derick tersenyum kemudian berjalan mendekati Keiko "Cincin?" katanya berpura-pura tak tahu.


"Hmm.. cincin dan ini sangat indah" puji Keiko yang seperti terhipnotis oleh keindahan cincin milik Derick.


"Ah-…Cincin itu milikmu."


Keiko mendongak ingin menegur Derick jika sedang mengerjainya, namun Keiko tak menemukan sedikitpun tanda kalau Derick sedang bercanda dengannya.


"Milikku?" tanya Keiko tak mengerti.


"Ya..Cincin ini aku pesan seminggu yang lalu untukmu." Katanya mengambil cincin itu dan memakaikannya ke jari manis Keiko.


"KEIKO JAE_HWA...Maukah kau menikah denganku?"


Tanya Derick membuat Keiko bersumpah seperti dicekik karena langsung kehabisan nafasnya dengan jantung yang berdebar tak semestinya.


"D-Derick…" Keiko menatap Derick yang tampak tulus dan tersenyum padanya.


"Aku sedang melamarmu…Jadi apakah kau Keiko Jae hwa bersedia menikah dengan pria yang terus mengabaikanmu selama bertahun-tahun lamanya. Masih adakah kesempatan untukku untuk memilikimu seutuhnya?"


Grep!


Keiko langsung menghambur ke pelukan Derick dan mendekap pria yang sangat dicintainya ini dengan erat. "Aku bersedia rick. Tidak-….Aku bukan bersedia..Aku sangat bersedia Derick." Katanya kembali terisak karena merasa sangat bahagia Derick akhirnya melihat ke arahnya dan memutuskan untuk hidup bersama dengannya.


Derick tersenyum lega karena belum kehilangan Keiko sepenuhnya, dia kemudian menangkup wajah Keiko dan mencium lembut bibir Keiko yang terasa asin karena air matanya yang terus ia biarkan turun. "Gomawo Keii…Aku mencintaimu." Ujar Derick menghapus air mata Keiko dan kembali mendekap wanita yang akan segera menjadi pendamping hidupnya ini.


Dan malam itu adalah malam yang sangat membahagiakan kedua pasangan yang tampaknya menyadari siapa yang sangat mencintai mereka. Malam membahagiakan untuk Keiko terutama Ayumi yang pada akhirnya mendapatkan balasan atas kesabaran mereka menunggu dan cinta mereka yang begitu besar untuk Kenji dan Derick.


..


..


..


Next...

__ADS_1


__ADS_2