
..
Kenji mungkin akan kehilangan kontrol atas dirinya kalau saja.
"EOMMA... APPA..! AYO KITA BELANGKAT..KITA TELAMBAT."
Putra tampan mereka tiba-tiba datang dan memasang tampang sangat kesal.
"Astaga nak..." Ayumi sedikit mendorong Kenji karena terkejut mendapati Haowen dikamar mereka.
"Anak ini...kau bilang tidak mau datang." Kenji kembali menyindir Haowen, membuat putranya menghentak hentakan kencang kakinya tanda dia sudah tidak sabar.
"Araseo...araseo... kita berangkat tampan." Kekeh Kenji merangkul pinggang Ayumi berjalan mendekati putranya dan kemudian menggendong Haowen ke pelukannya.
"Anak manja..." gumam Kenji mencium bibir Haowen yang masih mengerucut.
"Eomma...!"
Ayumi pun hanya tertawa bahagia melihat tingkah suami dan putranya yang selalu bisa membuatnya merasa sangat bahagia dan hidup.
DEG!
Ayumi sedikit mencengkram tangan Kenji karena merasa sakit dikepalanya datang secara berlebihan membuatnya bisa kapan saja kehilangan kesadarannya.
Jangan sekarang...aku mohon jangan sekarang." Gumamnya menguatkan diri sendiri.
"Sayang kau baik-baik saja?" Kenji bertanya membuat Ayumi mengangguk cepat dan meminta Kenji untuk terus berjalan.
"Ayo pergi...kita terlambat."
Dan dengan ragu pun, Kenji akhirnya membawa Ayumi dan Haowen ke pesta ulang tahun Ziyu dan berniat untuk segera membawa pulang istrinya untuk beristirahat.
..
..
..
Ting...Tong...!
Tak lama Kenji sampai dirumah Derick dan segera menekan bel rumah Derick dan Keiko.
Cklek...!
"HAOWEN...!"
__ADS_1
Terlihat seorang gadis kecil tak jauh berbeda dari Haowen memekik dan memeluk seseorang yang tampaknya sangat ia tunggu.
"Ish lepaskan... nanti dilihat banyak orang. Dan lagi kau harus memanggilku hyung. tidak sopan!" Gerutu Haowen membuat kedua orang tuanya menggeleng-gelengkan kepala mereka dengan heran. Bagaimana mereka tidak heran, sepanjang perjalanan menuju ke rumah Ziyu, putra mereka berbicara banyak hal tentang gadis cantik yang hanya berbeda setahun darinya itu. Namun saat bertemu dengan Ziyu, Haowen berubah menjadi sangat dingin dan tak bersahabat.
"Dia benar-benar memiliki sifatmu sayang." Bisik Ayumi membuat Kenji terkekeh.
"Aku rasa juga begitu." Gumam Kenji terkekeh membenarkan ucapan Ayumi.
"Aku mau masuk." Katanya dengan sengaja menyenggol bahu Ziyu dan melenggang masuk meninggalkan Ziyu yang tampak sebal dengan pria yang sudah ia katakan akan menjadi suaminya di masa depan.
"Dasar menyebalkan." Gerutunya membuat Ayumi berjongkok menenangkan Ziyu yang sudah seperti anaknya sendiri.
"Selamat ulang tahun anak eomma." Ayumi tiba-tiba memcium pipi Ziyu membuat Ziyu tersenyum senang.
"Yumi eomma." Katanya memeluk Ayumi erat.
"Ayo kita masuk. Jangan hiraukan sikap hyung mu. Dia sangat bersemangat untuk ke pesta ulang tahunmu sayang." Katanya mengusak rambut Ziyu memberitahu.
"Alaseo eomma. Ayo kita masuk."
Ziyu pun kemudian berdiri di tengah-tengah Kenji dan Ayumi lalu menggandeng senang kedua orang tua Haowen menuju ke dalam rumahnya.
"Hey yumi sayang."
Keiko yang sedang menciumi pipi Haowen pun berjalan menghampiri Ayumi dan memeluk sahabatnya ini.
"Aku baik Kei...ayo kita tiup lilin. Lihat anakku, dia berdiri disamping Derick berharap akan disuapi Ziyu nantinya." Kekeh Ayumi berusaha mengalihkan perhatian Keiko, namun sepertinya tak berhasil.
"Keiko... setelah acara putrimu aku akan beristirahat." Tambahnya menenangkan Keiko yang memandangnya khawatir.
"Baiklah...kita selesaikan cepat acara ini." Keiko pun mengambil alih Ayumi dan mengerling Kenji yang juga tampak kelelahan.
Dan tak lama Keiko membawa Ayumi ke ruang utama, Ziyu dengan bantuan Derick pun terlihat bersemangat menyanyikan lagu ulang tahun dan tak lama.
Fuhhh...!
Ziyu pun meniup lilinnya dan terdengar tepuk riuh dari para tamu undangan. MC pun meminta Ziyu untuk memberikan dua potongan kue pertama pada orang yang spesial untuknya, terlihat Derick dan Haowen yang yakin kalau kue pertama Ziyu untuk mereka, namun dugaan mereka salah besar, karena kini kaki mungil Ziyu tengah berjalan lucu mendekati Keiko dan Ayumi.
"Eomma dan yumi eomma. Kue peltama Ziyu untuk kalian...aaaa."
Ziyu bukan hanya memberikan kue pertamanya untuk Keiko dan Ayumi, dia bahkan menyuapi keduanya dengan sayang, hal itu membuat para tamu bertepuk haru karena tahu benar kalau Ziyu memang sangat menyayangi ibunya dan ibu Haowen.
"Gomawo cantik. Eomma sangat bahagia." Keiko mencium bibir putrinya yang terlihat tersenyum karena dikatakan cantik.
"Ziyu harus tumbuh dengan sehat dan bantu eomma menjaga Haowen hyung ya?" Kini Ayumi yang memeluk gadis kecil yang lebih mirip dengannya dibanding dengan orang tuanya sendiri.
__ADS_1
"Ne eomma..."
Dan setelahnya pun,Ziyu memberikan kue untuk Derick, Kenji dan Haowen yang tampak cemburu karena kue pertama bukan untuk mereka.
"Anakmu sangat lucu Kei..."
"Putramu yang selalu membuatnya terlihat lucu yum."
Dan keduanya pun menatap sayang pada buah hati mereka masing-masing yang terlihat sangat lucu bahkan ketika yang satu sedang merajuk dan satu sedang membujuk.
"Keiko...!"
Keiko menoleh dan begitu berbinar mendapati Minsoek, teman dekatnya datang ke acara ulang tahunnya.
"Baozi...!' Balasnya memekik namum tak meninggalkan Ayumi.
"Keiko...temui temanmu. Aku baik-baik saja." Bisik Ayumi membuat Keiko menatapnya ragu.
"Cepat Kei.." katanya memaksa membuat Keiko mendesah pelan.
"Aku akan segera kembali." Katanya memberitahu Ayumi yang mengangguk mengerti.
Deg...!
Tak lama setelah Keiko meninggalkannya, rasa sakit itu kembali Ayumi rasakan, namun kali ini lebih kuat dari yang sebelumnya,membuat Ayumi sedikit terhuyung mencari pegangan.
"Sayang..?"
Dan ketika suara yang paling ia sukai memanggilnya, semua hanya terdengar samar untuknya, Ayumi mencoba mencari suara Kenji, namun semuanya berputar dan terlalu samar untuk dia lihat.
DEG..!
Dan ketika rasa sakit menyakitkan itu kembali ia rasakan, Ayumi menyerah... dia tak bisa lagi menahan rasa sakit yang lebih banyak dan lebih menyakitkan dari ini.
Semua tiba-tiba berputar dan seluruh pandangannya menjadi buram.
"Ayumi...!"
Dan suara suaminya yang memanggil namanya dengan cemas adalah hal yang terakhir Ayumi dengar sebelum akhirnya benar-benar jatuh tak sadarkan diri.
..
..
..
__ADS_1
see you and the next chapter...