Harapan Terakhir

Harapan Terakhir
Extra Part.2


__ADS_3

Hari pernikahan Haowen pun tiba, hari dimana putranya akan memiliki keluarga lengkap dengan Ziyu sebagai istrinya dan Derick dan Keiko sebagai orang tua barunya.


Acara pernikahan diadakan di halaman belakang rumah Kenji Karena permintaan khusus dari Kenji yang ingin Ayumi merasakan kebahagiaan yang putranya rasakan. Kenji pun dengan setia menunggui putranya yang tampak tegang namun terlihat sangat tampan dengan balutan tuxedo putihnya.


"Jagoanku sudah akan memiliki keluarga sendiri hmm, appa merasa ditinggalkan." Kenji tersenyum mendekati putranya yang terlihat tegang.


"Appa kenapa aku sangat gugup, padahal hanya mengucapkan janji, dan kemudian aku dan Ziyu akan resmi." Gerutu Haowen menatap ayahnya.


PLUK!


Kenji menyentil kencang kening putranya dan tertawa mendengar ucapan bodoh anaknya "Wajar jika kau gugup, itu bukan sekedar kalimat, itu merupakan janji seumur hidup yang harus kau jaga." Ujarnya menasihati putranya yang benar-benar tampak gugup.


"Baiklah.. Lebih baik kita bersiap. Acaranya sebentar lagi dimulai." Kenji bergegas keluar dari ruangan Haowen berniat segera menyaksikan upacara pernikahan putranya.


"Appa..."


Haowen memanggilnya membuat Kenji menoleh ke arah putranya "Ada apa jagoan?" Ujarnya bertanya pada Haowen.


"Setelah upacara pernikahanku selesai, kita akan tetap tinggal bersama kan?" Tanyanya memastikan kalau ayahnya akan selalu bersama dengannya.


Kenji terenyuh mendengar pertanyaan putranya yang seperti menebak tujuan hidup Kenji adalah memastikan kebahagiannya sampai putranya menemukan pasangan hidupnya, dan setelah itu Kenji berhak menentukan bagaimana selanjutnya dia menjalani hidupnya.


"Kita akan selalu bersama anakku." Ujarnya tersenyum lirih menguatkan putranya.


"Sudah siap tuan muda." Shindong memberikan aba-aba agar Haowen segera bersiap menuju altar, karena acara pernikahannya akan segera dimulai.


"Appa..." Haowen terlihat sangat pucat dan gugup.


"Cepat pergi….Aku mengawasimu nak." Kenji pun melenggang keluar ruangan untuk menyaksikan upacara sakral yang akan diucapkan oleh Haowen dan Ziyu.


Dan setelah beberapa menit menunggu kalimat

__ADS_1


Aku bersedia


Diucapkan keduanya membuat tepukan selamat terdengar untuk pasangan muda yang akan membina rumah tangga baru ini.


Kenji kemudian memeluk putra dan menantunya memberikan ucapan selamat, dan setelahnya dia berjalan menuju kamarnya beralasan merasa lelah dan ingin istirahat sampai acara resepsi nanti.


Kenji berjalan gontai ke arah kamarnya.


BRAK!


Dia menutup pelan pintu kamarnya dan mengambil foto Ayumi kemudian berbaring sambil mendekap foto istrinya.


"Hey cantik." Sapanya mengecup wajah Ayumi kemudian mendekap erat foto Ayumi.


"Aku sudah menepati janjiku padamu Yum…." Katanya tersenyum lega karena hari bahagia Haowen telah tiba.


"Sekarang bolehkan aku menyusulmu." Gumam Kenji dan tak lama merasakan penglihatannya memudar.


"Kita akan segera bertemu Yum…Aku mencintaimu."


Dan tak lama pegangan Kenji pada foto Ayumi pun terlepas membuat frame dengan wajah Ayumi didalamnya terjatuh.


Ya….Kenji dinyatakan mengidap kanker hati setahun yang lalu oleh dokter yang menanganinya. Kenji terkena kanker hati karena mengkonsumsi obat tidur dengan jumlah tak wajar hampir dua puluh tahun lamanya, dan setelah didagnosa menderita kanker hati, Kenji menolak segala pengobatan yang dianjurkan oleh dokter dengan alasan ingin segera bertemu dengan istrinya.


Dan hari ini adalah hari dimana dia bisa melepaskan seluruh rasa sakitnya, hari dimana dia telah menepati janjinya pada istrinya, hari dimana dia melihat putranya berbahagia dan hari dimana dia bisa segera menyusul dan segera bertemu dengan Ayumi.


..


*Aku mencintaimu Ayumi, aku akan selalu mencintaimu… sekarang, di masa depan dan masa yang akan datang. Aku akan selalu mencintaimu…hanya kau Yum…


Ayumi tertawa mendengar penuturan Kenji saat mereka baru merayakan ulang tahun Ayumi yang ke 17 "Tapi kita hanya mempunyai satu kesempatan hidup."

__ADS_1


"Tidak…aku tidak mau mempercayainya.. Aku tidak mau menerimanya juga… Aku ingin hidup ratusan tahun denganmu….selamanya..


Kenapa?


Karena aku tidak bisa kehilanganmu Yum…


Ayumi pun tersenyum mendengar ucapan Kenjinya yang dengan jelas menyatakan akan selalu bersamanya*.


Karena saat ini…keduanya mungkin memang sudah kembali bersama dan berbahagia.


..


..


**Am I said this story is happy ending…?


I'm not sure…but…yeah ….S**t this the ending…


They get their happiness ever after right…we hope so**


_________________________________________________


Alhamdulillah tamat juga novel angst pertama gue…semoga berhasil ngoyak-ngoyak perasaan kalian ya kesayangan. :)


Dan akhir kata buat HARAPAN TERAKHIR…apakah tisu anda terpakai? 😆


Sampai Jumpa, Salam sayang dari SEKAR😘💞


Yang suka sama cerita Action boleh juga mampir di karyaku satu lagi😉 tinggal klik profil aku aja yah🥰


__ADS_1


__ADS_2