Hasrat Cinta Asisten Pribadi

Hasrat Cinta Asisten Pribadi
Bab 54


__ADS_3

Leon masih terjaga di malam hari setelah pertempuran nya yang menguras tenaga bersama istri tercintanya


Leon tersenyum mengamati setiap bagian wajah istrinya yang sudah terlelap dalam dekapannya.


Leon tak menyangka jika gadis polos didepannya adalah istri nya, ia masih belum percaya sepenuhnya, Jika kehadiran Kanaya membuatnya menjadi laki laki yang sempurna seperti ini.


Leon mengembangkan senyumnya saat melihat beberapa bagian tubuh Kanaya dipenuhi oleh maha karya nya .


"Apa aku seganas itu..?" Pikir Leon masih melihat tanda merah di seluruh tubuh Kanaya.


Leon bangkit dari tidurnya kemudian melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu Leon melaksanakan sholat malam. ia sengaja tidak membangunkan istrinya melihat Kanaya kecapean setelah memuaskannya tadi.


Menjelang subuh barulah Leon membangunkan Kanaya untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan istrinya.


"Sayang. Aku suka gayamu yang semalam." Ujar Leon tersenyum kearah Kanaya setalah mereka selesai sholat subuh


Kanaya tersipu malu sendiri jika mengingat keagresifan nya semalam entah setan apa yang merasukinya semalam.


"Apa kita boleh mengulanginya lagi.?" Leon menarik turun kan alisnya seolah menggoda Istrinya


"Maaaas....," Rengek Kanaya manja


"Aku masih kuat kok sayang, Kalau kamu masih ingin.," Lagi lagi Leon menggoda Istrinya membuat Kanaya tersipu malu ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Aku malu maaas..,"

__ADS_1


Leon tersenyum bahagia,Ia segera membawa Kanaya kedalam dekapannya memeluknya penuh cinta.


*


*


*


*


3 bulan setelah keguguran nya. kini Kanaya sudah menyelesaikan ujiannya dan hanya menunggu kelulusannya saja.


Hari ini Leon sedikit memaksa Kanaya untuk ikut kekantornya, Karena alasan Leon tak ingin jauh dari Istri nya, Bahkan saat rapat pun Kanaya harus ikut, membuat Kanaya jadi heran sendiri, Baru kali ini suaminya bersikap seperti ini.," pikir Kanaya


Bahkan sedari tadi Leon tak bisa fokus pada rapat nya ia hanya menatap istrinya seolah tak ada puasnya membuat Asisten pribadinya menghelang nafas berat


"Cinta membuat tuan Leon lupa segalanya, Bahkan rapat penting ini pun tak bisa mengalihkan perhatian tuan Leon terhadap istrinya. ," Batin Asisten pribadi Leon.


"Tuan, Apa rapat nya masih bisa kita lanjutkan?" , Bisik Asisten nya


Leon pun tersadar dan mulai menguasai dirinya kembali ia berdehem untuk menormalkan kembali kesadarannya.


Dan rapat pun berjalan lancar, Kini Leon sudah meninggalkan ruang rapat dengan menggandeng tangan Istrinya.


"Tuan Leon..

__ADS_1


Mendengar ada yang memanggilnya langkah Leon terhenti dan menoleh kebelakang.


Terlihat Rekan bisnis nya yang ikut dalam rapat tersebut tersenyum sembari melirik kearah Kanaya membuat Leon merasa geram terhadap nya.


Dengan posesif nya Leon mempererat pelukan nya dipinggang Kanaya.


"Iya ada apa tuan Remon.," Jawabnya datar


Lagi lagi pria itu tersenyum, " Bukankah ini kurang sopan jika anda pergi meninggalkan ruang rapat tanpa mau memperkenalkan Adik anda tuan Leon." Masih dalam senyumnya melirik Kanaya dengan penuh arti.


Rahan Leon seketika mengeras menahan amarah, Tangannya terkepal kuat.


"Maaf tuan Remon, Mungkin ada yang salah disini, kenalkan Gadis disamping ku ini bukan Adikku tapi ISTRI KU. " Ujar Leon sambil menekankan kata katanya.


Pria itu melongok tak percaya jika Gadis didepannya adalah istri dari rekan bisnisnya.


Siapa yang tidak kenal dengan Leon mantan pemain wanita, tiap hari entah berapa wanita yang ia temani tidur.


Namun itu dulu sebelum bertemu dengan Kanaya, gadis remaja yang mampu mengalihkan dunia seorang Leon.


Jang lupa dukungannya


like


komen

__ADS_1


__ADS_2