Hasrat Cinta Asisten Pribadi

Hasrat Cinta Asisten Pribadi
Bab 62


__ADS_3

Flashback on


Disebuah negara xx Refan sedang mengadakan meeting penting disebuah bar yang sangat terkenal di negara tersebut. Nampak rekan rekan bisnisnya sedang meneguk minuman keras sedangkan Refan hanya memesan just saja.


Mereka nampak serius membicarakan tentang pekerjaan hingga 2 jam lamanya akhirnya meeting pun selesai, Refan berjalan keluar dari ruangan tempat mereka meeting dengan pelan,


Wajah dingin terpancar di wajahnya saat melewati para gadis penggoda di dalam Bar tersebut.


lorong demi lorong Refan lewati entahlah segitu banyaknya kamar ditempat tersebut tak herang banyak pengusaha kalangan atas datang kemari hanya untuk memuaskan hasrat nya saja.


Refan berhenti melangkah kala mendengar suara teriakan disebuah kamar yang tak jauh dari tempatnya saat ini. dengan sejuta rasa penasaran Refan melangkah menghampiri kamar tersebut bertepatan dengan keluarnya seorang pria bertubuh besar dengan pakaian acak acakan bahkan ia baru menarik resleting celana nya membuat Refan melongok tak percaya, , Dibenak Refan sudah menyimpulkan jika pria itu baru saja menyalurkan hasrat nya dengan seorang wanita.


Refan masih dilanda rasa penasaran hingga tanpa sadar kakinya melangkah masuk melihat keadaan wanita yang sudah berteriak didalam kamar tersebut.


"Refan terpaku ditempatnya, Tatapannya kini tertuju pada wanita yang sudah terkapar tak berdaya diatas lantai dengan luka lebam disekujur tubuhnya.

__ADS_1


Refan reflek menghampiri wanita itu hendak menolongnya namun apesnya beberapa segerombolan bertubuh tinggi besar menghampiri wanita itu


"Nona..Nona..," Panggil salah satu laki laki yang ber- jas hitam itu.


Refan masih diam ditempat nya melihat laki laki didepannya semua berjumlah 5 orang.


Hingga suara salah satu dari mereka mengagetkan Refan dan hampir tak percaya jika ia dituduh memperkosa perempuan itu.


"Tangkap dia.," Kata salah satu teman laki laki itu


"Bukan aku yang melakukannya," Sanggah Refan cepat, Namun sekuat apapun Refan menyangkal bahwa bukan dirinya tetap saja pria itu tidak mempercayai nya.


"2 Hari Refan disiksa, sampai akhir nya wanita itu sadar barulah Refan di lepaskan dengan syarat harus menikahi wanita itu. Namun Refan bersikukuh tidak ingin menikahi wanita itu karna ia sudah memiliki istri yang sangat ia cintai.


Berulang kali Refan memohon kepada wanita itu agar mau berkata jujur terhadap keluarganya namun tetap saja diamnya wanita itu membuat Refan tak bisa berbuat apa apa,

__ADS_1


Semua Keluarganya sudah mengira Refan lah yang sudah melecehkan anak nya.


"Maaf kan saya tapi bukan saya yang melecehkan putri anda," Refan terus mencari pembelaan terhadap dirinya.


"Maling mana ada yang ngaku, jelas jelas kamulah Yang ada dikamar itu. ," Serka salah satu bodyguard yang memergoki Refan saat itu


"Kamu harus menikahi anak saya kalau kamu masih ingin melihat keluargamu hidup bahagia di negara asal mu.


Seketika Refan diam, Refan tidak mau mengambil resiko jika sudah menyangkut keluarga, Mau tidak mau Refan mengiyakan dengan syarat. jika Memang benar wanita itu hamil maka ia akan menikahinya setelah Anak itu lahir. mereka pun menyanggupi nya.


Refan mengusap wajahnya kasar, entah apa terjadi dengan istrinya saat ini apa lagi Aidan yang masih membutuhkan sosoknya. setitik air mata mengalir begitu saja di kelopak matanya..


Kini ia akan menjalani hari harinya bagai di


dalam penjara, ia bahkan tak menyangka jika dirinya akan mengalami hal seperti ini.

__ADS_1


Niatnya yang ingin membantu malah ia terperangkap dalam permainan wanita itu. karna Refan yakin jika wanita itu tahu laki laki yang melecehkannya. Terlihat dari sorot mata wanita itu yang menyimpan ketakutan yang mendalam.


Flashback off


__ADS_2