HASRAT3

HASRAT3
Ep 24


__ADS_3

Tentang Hati.


Saat ini Risa hanya mencintai seorang lelaki yang sudah menjadi tunangannya.


kehidupan yang dia jalani terasa ringan tak berbeban....


semua kegilaan tentang Cinta masa lalu, kini sudah terkubur rapat di dalam hatinya.


walau bagaimanapun Risa tidak dapat memungkiri bahwa dia masih mencintai Revaldi....


semua harapan yang dia inginkan kini lenyap sudah. tapi dia bisa menemukan seseorang yang dapat membuat dia bangkit dari mimpi buruknya...


semenjak Risa mengenal Leo, dia merasa nyaman, hingga dia terlupa jika ada banyak luka yang tertancap di hati..


"Risa, kenapa kamu belum tidur?." Leo berjalan kearah Risa.


"Aku menunggu kamu!." Risa menghampiri Leo, senyuman indah terlukis di bibir.

__ADS_1


Leo menatap wajah Risa dengan semua perasaan yang dia miliki.


"Kamu harusnya tidak usah menunggu hingga larut malam seperti ini, kamu tau sendiri kan saat kami bertemu pasti kami semua jadi lupa waktu!." Jelas Leo dengan merangkul Risa.


"Apakah tadi kamu bertemu Dia?." Lirih Risa dengan menundukkan kepala.


"Dia? maksud kamu Criztine."


Risa hanya terdiam, dirinya tidak mampu untuk berkata bahwa dirinya menyimpan rasa Cemburu pada Criztine.


"Apa kamu cemburu?." Cetus Leo,dia meraih tangan Risa.


"Tidak! aku hanya...."


Seketika Leo membungkam mulut Risa dengan jari telunjuk...


"Jika kamu cemburu katakanlah...aku akan lebih menghargai kejujuran kamu dari pada kamu harus menyakiti hati kamu sendiri." Jelas Leo, dia pun mengusap pipi Risa dengan kelembutan yang dia miliki.

__ADS_1


Risa mengangguk, hatinya sangat sakit saat Leo mengatakan bahwa dia masih mencintai Criztine, namun Leo juga berjanji bahwa dia ingin belajar melupakan Criztine, dan akan berusaha mencintai Risa dengan sisa cinta yang dia miliki....


"Jika kamu belum bisa melupakan dia, maka ajari aku untuk bisa menjadi seperti dirinya..." Ucap Risa, air mata yang mengalir membuktikan bahwa hatinya sangat terluka dengan semua itu.


"Jangan pernah menjadi orang lain, jadilah dirimu sendiri..." ucap Leo.


"Tapi aku ingin di cintai seperti kamu mencintai dia, dan aku juga ingin di miliki seperti Revaldi memiliki dia. apa aku terlalu kotor untuk dicintai? kenapa kalian mencintai wanita yang sama, sedangkan disini aku terluka...." Risa meluapkan semua isi hatinya.


"Maafkan aku jika aku telah menyakiti dirimu, tapi aku sudah memilih untuk mencintai kamu, jadi intinya saat ini kamu adalah masa depanku!." Jelas Leo dengan mencium kening Risa.


Mata Risa terpejam saat bibir Leo menyentuh keningnya, terasa sangat tulus. akan tetapi dia masih meragukan semua ucapan Leo....


"Semakin kamu mencoba untuk menjadi orang lain, maka kamu akan semakin kehilangan diri kamu sendiri. hingga kamu tidak bisa di cintai sepenuhnya oleh seseorang yang kamu cintai. cukup jadilah diri sendiri tanpa harus merubah semua tentang dirimu, jika benar dia mencintai kamu, maka dia tidak akan pernah menuntut kamu untuk menjadi orang lain!...dan aku ingin kamu menjadi diri kamu sendiri, aku akan mencintai kamu dengan apa adanya aku. tapi aku tidak suka jika kamu menjadi seperti orang lain. tetaplah menjadi diri sendiri, hingga aku dapat mengenali dirimu tanpa harus membandingkan dengan orang lain." jelas Leo dengan menyeka air mata yang berjatuhan membasahi hati yang tengah terluka.


Risa memeluk erat tubuh Leo..


ada keyakinan yang membuat dia semakin yakin bahwa Leo adalah malaikat cinta yang Tuhan kirim untuk mengobati luka dihatinya.

__ADS_1


"Mulai sekarang jangan pernah menjadi diri orang lain. aku mencintai kamu dengan semua cara kamu, ku mohon percayalah kepada keyakinanku atas dirimu." Bisik Leo dengan mengeratkan pelukan.


__ADS_2