
Tiba dimana saatnya Elena di pertemukan dengan Farhan....
saat itu waktu menunjukkan pukul 10 malam, Elena memasuki sebuah Club malam di temani Joe, saat ini peran Joe adalah sebagai lelaki yang mengawasi gerak-gerik diantara mereka.
"Ingat tugas kamu disini hanya sebagai wanita bayaran Tuan muda Re, jadi jangan coba-coba membuat ulah." bisik Joe.
Tatapan Elena tidak lepas dari keindahan club tersebut, disana dia banyak melihat lelaki tampan dan pastinya mereka orang kaya...
Ada Hasrat ingin berkumpul dengan para pemuda yang tengah asik bergoyang menikmati alunan musik, membuat dirinya tidak kuasa menahan diri.
"Heh, mau kemana kamu?." Joe menghentikan langkah Elena.
"Mau kesana, hanya sebentar saja...." ucap Elena dengan mengedipkan mata.
Joe hampir tidak kuasa menolak keingianan wanita itu, namun dia kembali teringat dengan sifat Revaldi.
hingga Joe tidak punya pilihan lain selain melarang Elena untuk bergabung.
"Jangan bermain dengan Revaldi, dia adalah seorang yang ketat. bahkan dia bisa melihat apa yang kita perbuat." Jelas Joe dengan kembali menggandeng Elena.
Elena merasa kesal dengan semua aturan yang membuat dirinya bosan...
baru pertama kali Elena masuk club termahal itu, sehingga dia ingin merasakan kemewahan yang tersedia.
"Dimana lelaki itu..." Tanya Elena.
"Sepertinya sebentar lagi dia akan datang kamu sabar sebentar." Cetus Joe, matanya mencari keberadaan Farhan di seluruh sudut ruangan.
__ADS_1
akan tetapi dia masih belum bisa menemukan seorang yang dia cari sehingga pada akhirnya ada seorang lelaki datang dengan di kawal oleh para wanita cantik.
"Astaga, dia tampan sekali..." Elena menatap kagum lelaki itu.
"Siapa...?" Seketika Joe menoleh ke arah lelaki tersebut.
"Nah itu orang yang kita cari...!"
"Asik malam ini aku bisa bermain dengan lelaki tampan itu..." lirih Elena.
Joe menggeleng kepala saat melihat tatapan mata Elena yang tidak lepas dari Farhan
senyum di bibirnya mengisyaratkan sebuah kekaguman.
"Ingat dengan rencana awal kita...." Bisik Joe.
Cup....
"Siap pak bos...." Dia pun melangkah mendekati Farhan.
"Bolehkah saya bergabung Tuan?." ucap Elena manja.
Semua mata terpana atas kecantikan dan kemolekan yang dimiliki Elena.
Farhan berdecak kagum atas apa yang dia lihat di hadapannya....
"Siapa dia?." Tanya Farhan kepada salah satu wanita di sampingnya.
__ADS_1
"Tidak tau! dia bukan bagian dari kami." Sambung salah seorang wanita.
"Perkenalkan, saya Elena, saya baru saja bergabung disini. bersediakah anda untuk saya temani tuan...." Elena duduk di pangkuan Farhan tanpa perduli dengan tatapan tajam kedua wanita tersebut.
"Tentu boleh! kamu begitu menawan sayang." Farhan membelai rambut Elena dan sesekali ada sentuhan nakal.
akan tetapi Elena sudah terbiasa dengan semua itu karena pekerjaannya adalah sebagai wanita penggoda....
"Harum sekali tubuh kamu ini..." ucap Farhan.
Hasrat bercintanya mulai muncul begitu saja membuat dia tidak dapat menahan segala gejolak dalam dirinya.
"Temani aku malam ini..." Bisik Farhan sembari mencium leher jenjang Elena.
"Lalu bagaimana dengan kedua wanita ini? aku tidak mau mencuri tempat mereka." Elena bangkit dari pangkuan Farhan.
Akan tetapi Farhan kembali meraih lengan Elena hingga kini Elena kembali dalam pangkuan Farhan.
"Kelian berdua pergi dari sini..." Bentak Farhan.
"Tatapan kamu membuat diriku jatuh hati Tuan." saat ini Elena memulai permainannya.
"Kamu harus membuatku senang malam ini...!" Cetus Farhan seraya membopong tubuh Elena.
"Kamu ingin membawaku kemana?."
Farhan tidak menjawab.
__ADS_1
langkah kakinya semakin berat saat dia menaiki anak tangga, tatapannya tidak lepas dari wajah cantik Elena.
saat ini Farhan benar-benar tenggelam dalam rayuan wanita tersebut....