HASRAT3

HASRAT3
Ep 47


__ADS_3

Rasa sakit menjalar pada setiap bagian tubuh Elena...


kebrutalan Farhan membuatnya tidak sanggup berkata-kata.


sentuhan kasar dari lelaki itu membangkitkan semua Hasrat dalam diri, rasa hangat akan pelukan Farhan menggambarkan surga dunia yang begitu nyata adanya....


bisikan manja serta desahan terdengar manis di telinga Elena, baru pertama kali ini dia merasakan sesuatu hal yang berbeda.


"Sayang, bolehkah aku bertanya sesuatu?" Elena bersandar pada bahu Farhan.


Farhan melingkarkan tangannya di pundak Elena, hembusan asap rokok memenuhi isi ruangan tersebut.


Farhan melihat jauh dari balik jendela kamar, nampak hanya terlihat kegelapan malam dengan kesunyian yang menemani keindahan malam yang baru saja mereka lekukan.


"Apa...?" Kembali Farhan menghisap rokok.


Elena berusaha mengumpulkan keberanian untuk bertanya tentang apa yang menjadi tujuannya saat ini, akan tetapi dia masih mencari cara untuk mengawali semua alur cerita yang akan mereka bahas nantinya....


sesekali Elena menarik nafas, nampak berat baginya untuk memulai sesuatu yang sangat sulit.


Namun dia tidak akan terlena dengan semua itu, meskipun Elena adalah wanita bayaran, tapi dia bukan tipe penghianat.


Dia akan setia kepada tuannya yang mampu membayar dia lebih...


baginya kepuasan yang tiada tara adalah Uang!


Hidup memang tidak hanya untuk mencari uang, tapi di setiap kehidupan kita membutuhkan uang.

__ADS_1


bagi sebagian orang uang bukan suatu yang istimewa.


karena mereka terlahir di tengah-tengah keluarga kaya.


namun bagi seorang yang terlahir sederhana, maka berapa pun nilai uang tersebut adalah berharga.


"Emmmmt....apakah kamu sudah berkeluarga?." lirih Elena, mungkin dari hal sekecil itu Elena mendapat informasi yang nantinya akan membuat sang Tuan merasa bahagia.


"Ada! memang kenapa?." Cetus Farhan.


pertanyaan itu membuat moodnya tidak baik, dia pun bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju balkon kamar.


"Astaga, aku membuat dia marah! bagaimana ini..." Lirih Elena kebingungan.


Dia memikirkan sebuah cara untuk bisa mengembalikan mood Farhan.


"Sayang kamu marah...?" Manja Elena dengan memeluk tubuh kekar Farhan dari belakang.


"Aku tidak marah! hanya saja aku teringat dengan seseorang...." ucap Farhan sembari menarik tubuh ramping Elena, hingga kini Elena berada dalam dekapan Farhan.


"Siapa?." Tanya Elena heran.


"Dia adalah pemilik wajah ini."


Seketika itu Elena bersorak dalam hati, kini dia punya satu informasi penting.


"Memang siapa pemilik wajah itu?." kembali Elena bertanya dengan penuh rasa penasaran dan harapan di dalam hatinya.

__ADS_1


"Ah, lupakan saja! saat ini aku ingin menikmati malam bersama dengan kamu." Farhan mengeratkan pelukannya.


Ada perasaan kecewa dalam diri Elena saat ini, hampir saja dia mendapatkan apa yang dia inginkan.


tapi entah bagaimana Farhan menghentikan semua ucapannya dengan beralih membahas hal lain...


"Sayang ini sudah malam aku harus segera pulang..." Jelas Elena seraya melepaskan dekapan erat pada tubuhnya.


"Aku akan membayar kamu tiga kali lipat, asalkan kamu menemaniku sampai pagi." Bisik Farhan.


Elena bergidik ngeri dengan semua kata yang baru saja dia dengar.


perasaan aneh mulai menjalar di tubuhnya


terasa bagaikan tersengat aliran listrik tegangan tinggi...


"Jangan seperti ini." Elena menghentikan laju jari-jemari Farhan yang saat ini tenggelam entah dimana.


"Kita lakukan ini disini."


Lagi-lagi bisikan Farhan membuatnya tidak dapat menolak keindahan yang dia dapatkan.


"Tubuhmu membuat aku ingin lagi dan lagi..." Farhan mulai meracau sesuka hatinya sendiri.


semua hal dia lakukan untuk memenuhi Hasrat bercintanya malam itu.


keringat mengucur membasahi tubuh kedua manusia yang tengah di landa birahi yang tinggi.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Farhan membawa tubuh Elena kembali keatas kasur.


mereka menyudahi semua adegan itu dan kini mereka terkapar bersama diatas ranjang.


__ADS_2