HASRAT3

HASRAT3
Ep 34


__ADS_3

"Criz, tidakkah kamu ingin berbelanja kebutuhan bayi? mami kamu siap untuk menemani..." Ucap Riko.


"Mami juga ingin membelikan banyak mainan untuk cucu pertama Mami ini..." Sambung Tasya dengan mengusap perut Criztine.


"Memangnya ada bayi baru lahir langsung bisa mainan?...mami berlebihan sekali." sambung Revaldi dengan sibuk mengupas buah jeruk untuk sang istri.


"Tentu saja bisa! kamu bisa memainkan itu untuk anakmu nanti." Cetus Tasya sembari mencubit lengan Revaldi.


"Aw....sakit mami." kesal Revaldi, dia pun menyuapi buah jeruk kepada sang istri, tanpa mau menghiraukan tatapan dari kedua orang tuanya.


"Kalian seperti pengantin baru saja..." ucap Riko.


"Bukankah memang begitu..." Cetus Revaldi dengan melebarkan senyum.


"Kamu ini selalu bisa membuat kami tertawa. dasar kamu anak nakal..." Ucap Tasya.


"Sudah lupakan Revaldi, lalu bagaimana dengan kamu nak Criz...?" tanya Riko pada sang menantu.


"Maaf sebelumnya, tapi sepertinya saya tidak bisa menemani anda belanja..." ucap Criztine sembari mengusap perut.


"Kenapa...?" Ucap Tasya.

__ADS_1


"Hari ini saya merasa sangat lelah! di tambah saat ini cuaca sedang panas sekali. sepertinya saya tidak kuat untuk berdiri terlalu lama!." Jelas Criztine.


"Kalau begitu biar aku temani kamu..." Riko menawarkan diri.


"Boleh juga! tapi apakah kamu sungguh baik-baik saja Criz..?." Tasya melihat wajah pucat Criztine.


"Criztine baik-baik saja mami, mungkin hanya butuh istirahat sebentar." Jelas Criztine.


"Kalau begitu bawa istrimu masuk, biar dia bisa istirahat di kamar." Ucap Tasya.


Revaldi mengiyakan ucapan sang ibunda, mereka pun meninggalkan Tasya dan Riko yang masih duduk di ruang tamu.


"Aku khawatir dengan Criztine mas, apa lebih baik kita panggil dokter saja." Tasya sangat mengkhawatirkan sang menantu dan calon cucu yang berada dalam kandungan Criztine.


namun disaat bersamaan Riko, kembali teringat atas apa yang pernah dia perbuat di masa lalu...


Riko mengingat saat Tasya harus berjuang sendiri dengan semua kekeliruan yang pernah mereka lakukan.


Hasrat Riko yang saat itu tidak dapat terkendali, hingga pada akhirnya kejadian kelam sempat menyelimuti kehidupan mereka.


akan tetapi Riko sangat merasa beruntung, karena dia di beri kesempatan untuk menebus semua kesalahan di masa lalu, walaupun semua yang dia lakukan tidak sebanding dengan perjuangan Rikardo yang mampu menggantikan tanggung jawab atas diri Tasya dan juga anaknya.

__ADS_1


"Mas, kenapa melamun?."


Tiba-tiba Tasya membuyarkan lamunan Riko, dia sudah bicara panjang lebar, akan tetapi Riko tidak merespon dirinya. hingga pada akhirnya Tasya menyadari bahwa sang suami sedang tenggelam dalam lamunan.


"Aku hanya teringat semua tentang pengorbanan kamu selama ini sayang!.. maafkanlah aku yang sering menyakiti hati dan perasaanmu." Riko meraih kedua tangan Tasya, lalu dia menciumnya dengan perasaan bersalah yang tiba-tiba menghampiri dirinya.


"Jangan kamu ungkit hal yang sudah lalu, semua itu hanya membuat diriku semakin sakit." Ucap Tasya, entah apa yang sedang dia pikirkan. tetapi saat ini air matanya tumpah ruah membasahi pipi.


"Aku sudah mendapatkan hukuman terberat atas perbuatanku selama ini, semoga tidak akan pernah ada masalah diantara kita lagi." Ucap Riko, saat ini dunia Riko terasa sangat indah dengan adanya Tasya di sampingnya.


Namun dia tidak dapat lari dari kenyataan, bahwa saat ini hati dan cinta Tasya masih ada pada Rikardo.


meski berat bagi dirinya untuk dapat memulihkan cinta Tasya kembali. akan tetapi dia tidak akan pernah menyerah begitu saja.


Pernah kehilangan sesuatu yang sangat berharga, akan membuat kita sulit untuk bertahan.


walaupun ada banyak sosok pengganti di luar sana, namun tidak akan ada yang bisa menjadi seperti apa yang dulunya kita miliki.


sesuatu yang sempat pergi lalu kembali...


dia memang seorang yang sama, akan tetapi hatinya sudah milik orang lain.

__ADS_1


Maka dari itu jaga dia yang saat ini berada di dekatmu, jika kamu menyiakan dia maka bersiaplah untuk kehilangan dirinya.


Dia yang mampu bertahan dengan semua kelukaan yang kamu berikan, dia tidak mengharap kamu untuk mengerti dia, namun dia hanya meminta kamu untuk tidak menyakiti hatinya.


__ADS_2