
Assalamualaikum teman-teman...
Sehat selalu ya di hari kemerdekaan ini. Semoga indonesia tetap jaya dan terus maju...
Selamat HUT ke 77
Semoga Indonesis makin maju dan jaya, menghadirkan generasi-generasi bangsa yang cerdas ban berbudi luhur.
Dan, semoga juga karya-karya Author menjadi karya yang kalian sukai dan tak bosan-bosan untuk selalu membaca dan mengulangnya bahkan menunggu kelanjutan up ataupun karya-karya selanjutnya.
Jangan lupa Mampir juga sama karya Author satu ini. Gadis Dingin, tak kalah seru ceritanya sama novel Hati istri yang di madu.
Bagi yang belum mampir buruan mampir yukkkkk....
Gadis Dingin
Bab 2. Pertengkaran
Angina pagi begitu sejuk menerobos masuk kesela-sela jendela kamar Queen, membuat Queen terbangun dari tidur nyenyaknya.
__ADS_1
”Huhaa ...,”
Queen menguap, tangannya mengucek kedua mata, perlahan mata hazel itu terbuka sempurna. Queen melangkahkan kedua kakinya memasuki kamar mandi. Sudah selesai dengan ritual mandinya Queen langsung memakai pakaian seperti biasa.
Celana jens, kaos putih polos, jaket lepis yang sudah menempel sempurna di tubuhnya.Queen melangkah nenuruni anak tangga.
Perdebatan terdengar membuat Queen mendengus malas, melewati kedua orang tuanya yang sedang berdebat.
“Queen ...., janga sopan santunmu …,”
Teriak ayahnya, seketika membuat Queen berhenti dan berbalik.
Ha … ha….
”Sopan santun yang mana yang harus Queen jaga? ”
Ucap Queen dingin membuat kedua orang tuanya tercengang mendengar penuturan putrinya. Tidak biasanya Queen berkata seperti itu.
”Kamu belum pamit sama Papah dan Mamah!”
__ADS_1
“Apa papah dan mamah pernah pamit ketika mau pergi!”
Ucap Queen dingin berlalu pergi, tak mau mendengar ocehan ayahnya yang ujung-ujungnya akan menamparnya.
Queen sudah cape harus bersikap patuh,sedangkan apa yang orang tuanya buat,mereka akan mengabaikan dirinya begitu saja. Apa mereka gak sadar bahwa sikapnya melukai Queen. Orang tuanya selalu begitu,sibuk dan sibuk, tak pernah sedikitpun untuk memerhatikannya atau sekedar tahu tentangnya.
Tapi queen di tuntut harus bersikap sebaliknya. Salahkah Queen bersikap cuek kepada kedua orangtuanya.
“Wahay dunia, kenapa engkau begitu kejam terhadapku. Apa yang harus aku lakukan, mereka semuanya sama pembohong. Beban ini terlalu berat aku pikul”
Bersambung....
Jangan lupa mampir ya...
Dan terus dukung Author dengan cara Like, Vote, Hadiah dan Komen.
Terimakasih...
Semoga kalian sehat selalu dan selalu dalam lindungan Tuhan
__ADS_1
Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin...Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin...Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin...Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin..Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.Amin... Amin.... Amin... Amin... Amin... Amin.....