
Lu Xuan Cheng berhenti melangkah, dia menatap wajah wanita di depannya. Wajah yang sudah lama dia rindukan.
"Apa kau baik-baik saja? Bagaimana keadaanmu selama ini? Apa kau makan dengan teratur?" Tanya pria itu dengan suara bergetar.
"Kenapa kau terus kabur dariku? Tidakkah kau tahu bahwa aku mencarimu selama 5 tahun ini? Rasanya aku akan segera menggila karena kau terus hadir di dalam pikiranku!" Ucap Lu Xuan Cheng dengan wajah kesal namun dipenuhi rasa syukur yang mendalam karena akhirnya ia menemukan wanita yang selalu ia rindukan.
Hati Su Li Xia agak luluh setelah mendengar semua pertanyaan yang dilontarkan oleh pria itu, dia bisa merasakan ketulusan dari setiap kata-kata yang diucapkan oleh Lu Xuan Cheng.
Namun tidak dengan pikirannya yang masih mewaspadai pria di hadapannya, yang ia kira berniat untuk mengambil nyawanya.
"Turunkan An An dan pergilah dari sini!" perintah wanita itu dengan wajah dan nada dingin.
"Haiz... Mommy ku yang keras kepala ini! Sulit sekali di bujuk." Pikir An An sambil menghembuskan nafas panjang.
"Su Li Xia, sebesar apa kebencianmu terhadapku? Kau... pergi tanpa kabar dan membawa anak kita menjauh dariku. Apa kau tahu apa yang sudah ku alami selama 5 tahun ini? Kau benar-benar...!"
Lu Xuan Cheng menatap Su Li Xia dengan tatapan penuh amarah dan kekecewaan yang terpancar dari sorot matanya. Suaranya terputus-putus, dan ia berusaha keras untuk menahan emosinya. Ia mengambil nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan ucapannya.
__ADS_1
"Kau benar-benar membuatku merasa diabaikan dan dikhianati. Aku tidak pernah berpikir bahwa kau akan melarikan diri di saat kau sedang hamil anak kita!"
"Anak kita? An An itu anakku! Hanya anakku, bukan kita!" bantah Su Li Xia dengan nada datar.
Su Li Xia menatap Lu Xuan Cheng dengan wajah dingin yang tak tergerak, seolah-olah tidak terpengaruh oleh emosi dan kata-kata dari Lu Xuan Cheng. Suaranya tetap tenang ketika ia menjawab pertanyaan dari pria itu.
"Kebencianku padamu, sama besarnya dengan perasaanmu padaku saat kau menyuruh seseorang untuk membunuhku. Dan sebelum kau menyalahkan aku, pikirkanlah terlebih dahulu apakah kau sudah melakukan segala sesuatu dengan baik dan benar selama ini." Lanjutnya mengungkapkan isi hati kepada Lu Xuan Cheng.
Lu Xuan Cheng merasa terkejut dan tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya dari Su Li Xia. Ia merasa seperti tertusuk oleh kata-kata tersebut. Pria itu terdiam sejenak sebelum akhirnya mencoba untuk menjelaskan kepada wanita di hadapannya.
"Aku tidak pernah bermaksud untuk menyakiti atau membunuhmu. Aku hanya mencoba untuk melindungimu dan anak kita dari bahaya yang mengancam." jawab Lu Xuan Cheng dengan suara terbata-bata.
"Aku tidak membutuhkan penjelasan darimu! Kau lah orang yang telah membuat kami pergi dari sisimu. Lu Xuan Cheng, lima tahun yang lalu, kau telah membuat kesalahan besar. Jadi kau harus bertanggung jawab atas tindakanmu dan menerima semua pembalasan dariku!" tegas Su Li Xia dengan suara dingin.
"Apa yang kau maksud? Aku tidak mengerti, kesalahan apa yang sudah ku lakukan?" Tanya Lu Xuan Cheng dengan suara yang semakin tinggi.
Lu Xuan Cheng merasa kebingungan dan tidak mengerti apa yang sudah terjadi sebelum dan setelah kepergian Su Li Xia. Ia merasa bahwa ia tidak pernah melakukan sesuatu yang buruk atau membahayakan bagi Su Li Xia dan An An. Dia bahkan tidak tahu harus bertanggung jawab atas perbuatan apa, yang dituduhkan oleh Su Li Xia kepadanya.
__ADS_1
Namun, Su Li Xia masih menatapnya dengan dingin dan tidak menjawab pertanyaannya dengan jelas. Lu Xuan Cheng merasa semakin frustrasi dan takut. Takut kehilangan anak dan juga wanita yang saat ini berdiri di hadapannya.
Lu Xuan Cheng mencoba mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Ia merasa bahwa ia harus mencari tahu apa yang terjadi dan harus meminta maaf jika memang ia telah melakukan kesalahan.
"Su Li Xia!" panggilnya dengan nada putus asa.
Su Li Xia menurunkan senapan panjang yang berada di tangannya. Dia merasa lelah dengan semua pertengkaran yang tak berguna dengan pria yang sudah menjadi masa lalunya itu.
Sementara Lu Xuan Cheng masih berharap wanita itu akan kembali ke dalam hidupnya.
"Bisakah kau memberi ku kesempatan? Aku benar-benar tidak tahu kesalahan apa yang sudah kulakukan. Tetapi, jika kau bersedia memberi ku kesempatan sekali lagi, aku akan membuktikan kepadamu jika aku sama sekali tidak berniat untuk mencelakai kalian berdua. Tidak pernah di masa lalu, dan tidak akan pernah untuk selamanya." Ucap Lu Xuan Cheng dengan wajah memelas.
An An melirik wajah Mommy nya yang saat ini terlihat mengerikan, dia belum pernah sekali pun melihat ekspresi wajah Mommy nya yang seperti ini.
"O-Ow... Sepertinya aku sudah membuat kesalahan besar!" batin An An.
"Dorrr!"
__ADS_1
Suara tembakan terdengar dari arah belakang Lu Xuan Cheng.
^^^BERSAMBUNG...^^^