Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda S2

Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda S2
S2 Episode 42


__ADS_3

"Ri...Ribu???" Tanya Lu Xuan Cheng dengan wajah terkejut.


"9.997 unit. Di tambah dengan 2 yang meledak hari ini, totalnya jadi 9.999 unit. Benarkan An An?" Ucap Su Li Xia yang baru masuk ke dalam kamar.


Lu Xuan Cheng menghela napas panjang, ia berbalik menatap wajah Su Li Xia dengan raut wajah menyesal.


"Maafkan aku, kau pasti sudah bekerja keras dalam 5 tahun ini." Ucap pria itu sambil meraih dan menggenggam tangan Su Li Xia.


"An An juga sedang bekerja keras!" sahut bocah itu dengan wajah cemberut.


Lu Xuan Cheng mengalihkan tatapannya, dia menatap An An lalu berkata kepada bocah itu. "Apa ini hasil kerja kerasmu? Menghancurkan semua komputer menjadi barang rongsokan hitam?"


"Daddy bodoh! An An tidak mau berbicara denganmu!" kesal An An sambil berjalan ke lemari.


Bocah itu membuka pintu lemari lalu masuk ke dalamnya. Dia menutup kembali pintu lemari dengan suara keras.


"Apa yang dia lakukan?" Tanya Lu Xuan Cheng penasaran.


"Tuan Muda sedang mencari inspirasi." jawab Ling yang ikut muncul dari belakang.


"Mencari ispirasi? Di dalam lemari?" Tanya pria itu lagi.


Ling dan Su Li Xia mengangguk bersama.


"Ini semua salahku! An An pasti sangat kesepian."


Lu Xuan Cheng menatap ke arah pintu lemari, dia hendak berjalan mendekat namun segera di tahan oleh Su Li Xia.


"Jangan mengganggu An An, dia anak yang jenius. Setiap kali dia keluar dari dalam lemari, dia akan menciptakan sebuah benda unik yang belum pernah ada di dunia ini." Ucap Su Li Xia dengan wajah serius.


"Baiklah, aku akan bicara dengannya nanti. Sekarang, ayo kita berangkat! Banyak yang harus kita persiapkan untuk pernikahan kita." Kata Lu Xuan Cheng dengan nada lembut.


"Per... Pernikahan?" Gumam Ling dengan wajah terkejut setelah mendengar kata pernikahan.


"Ling, aku akan menikah hari ini. Tolong jaga An An selama aku tidak berada di rumah!" Pinta Su Li Xia dengan wajah serius.

__ADS_1


Ling mengangguk. Dia tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah Su Li Xia yang sedang berjalan keluar bersama Lu Xuan Cheng. Ling merasa senang, dia bersyukur karena akhirnya Nona Mudanya akan segera menikah.


Beberapa jam kemudian, Lu Xuan Cheng dan Su Li Xia mengambil buku pernikahan mereka yang sudah di urus oleh George. Su Li Xia membuka buku berwarna merah tua di tangannya, dia melihat foto di dalam buku tersebut. Foto dirinya bersama Lu Xuan Cheng yang sedang tersenyum dengan raut wajah bahagia.


"Seharusnya aku melakukan ini sejak 5 tahun yang lalu." Ucap Su Li Xia dalam hati. Ia sungguh menyesali keputusannya 5 tahun yang lalu.


Dia menatap Lu Xuan Cheng yang sedang tersenyum-senyum sendiri sambil menatap buku pernikahan yang ia pegang.


"Ku harap dia bisa terus tersenyum seperti ini!" batin Su Li Xia.


Keduanya kembali ke rumah, beberapa kali mereka menatap cincin pernikahan yang terpasang di jari manis masing-masing. Cincin berbentuk sederhana dengan sebutir berlian di atasnya.


Su Li Xia masuk ke dalam kamar, Ling membantunya memakai pakaian pengantin. Sementara Lu Xuan Cheng bersama George di sebuah kamar tamu yang telah di siapkan oleh Ling.


Dan sang bocah baru saja keluar dari dalam lemari, ia kembali berkutat dengan layar komputer dan keyboard di dalam kamarnya.


Beberapa kali suara ledakan terdengar dari dalam kamar, namun Lu Xuan Cheng sudah tidak begitu mempedulikan suara tersebut sebab ia sedang bahagia dengan acara pernikahannya yang sederhana.


Lu Xuan Cheng menatap cermin di depannya. Beberapa kali ia bertanya kepada George, "Bagaimana penampilanku? Apakah sudah cukup keren?"


Sementara Ling masih sibuk membenarkan veil yang digunakan untuk menutup wajah pengantin.


"Nona, sepertinya kain ini tidak cocok untuk anda!" Ucap Ling sambil menatap cermin yang memantulan wajah mereka berdua.


"Apakah aku perlu membeli veil dengan motif yang lain?" Tanya Su Li Xia dengan wajah serius.


"Tidak perlu, karena pasti tidak ada veil yang cocok untuk anda, Nona!" Ucap Ling dengan wajah yang serius pula.


Su Li Xia terdiam, dia membuka kain yang menutupi wajahnya, lalu berbalik menatap Ling yang berdiri di belakang.


"Kenapa kau berkata seperti itu?" Tanya Su Li Xia dengan kening yang berkerut.


"Karena wajah Nona sangat cantik, sedangkan kain ini tidak bisa menyamai kecantikan wajah Nona!" Sahut Ling sambil tersenyum lebar.


"Kau ini!"

__ADS_1


Su Li Xia tersenyum bahagia, dia kembali menatap cermin lalu melihat jam dinding yang sudah hampir tepat di jam delapan malam.


"Sudah hampir waktunya, ayo kita keluar!"


"Baik, Nona!" Jawab Ling sambik menurunkan veil Su Li Xia.


Ling mengangkat ekor gaun pengantin yang panjang ke belakang. Dia berjalan di belakang Su Li Xia dengan mata yang berkaca-kaca. Menahan tangisan bahagia yang dia nanti-nantikan sejak mengenal Nona Mudanya.


Lu Xuan Cheng telah menunggu di ruang depan, ruangan luas yang disulap menjadi aula pernikahan dengan bunga-bunga indah dan beberapa hiasan sederhana.


Semua itu dipersiapkan oleh Ling sendirian. Dia mendekor dan menghias ruangan terluas di dalam bawah tanah. Meskipun Su Li Xia sudah mengatakan tidak perlu melakukan itu, tetapi Ling tetap ingin membuat acara pesta sederhana yang hanya dihadiri oleh beberapa orang saja.


Leona dan Dokter Hanz sudah tiba satu jam sebelumnya, dan tamu lain yang hadir hanya beberapa anak buah dari Lu Xuan Cheng yang sudah lama bekerja untuknya.


Su Li Xia berhenti di depan pintu, dia menunggu An An yang masih sibuk di dalam kamar. Ling melihat jam tangannya, hanya tersisa 10 menit sebelum jam 8 malam.


"Nona, perlukah saya menjemput Tuan Muda?" Tanya Ling dengan suara berbisik.


"Tidak perlu, dia akan datang jika sudah menyelesaikan teka teki dalam pikirannya. Biarkan saja dia bersenang-senang." Jawab Su Li Xia dambil menatap ke arah Lu Xuan Cheng.


5 menit berlalu, Su Li Xia berjalan sendirian, melangkah maju ke depan sambil melihat mempelai laki-laki yang berdiri menatapnya dengan senyuman bahagia.


"Berhenti! Tunggu An An!" Teriak bocah itu dengan suara nyaring.


Su Li Xia berhenti berjalan, dia berbalik melihat An An yang sedang berlari kencang menuju ke arahnya.


"Mommy!" panggil bocah itu dengan senyuman lebar.


Begitu mendekat, An An menabrak tubuh Mommy nya karena ia kesulitan untuk berhenti.


"Bocah, apa kau berniat untuk mengacaukan pesta ini?" Tanya Lu Xuan Cheng dengan memasang raut wajah kesal.


"Mommy, ayo hentikan pernikahan ini!" Ucap An An lalu menoleh ke arah Daddynya sambil menjulurkan lidah.


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2