Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda S2

Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda S2
S2 Episode 63


__ADS_3

Besok Harinya


Ling menemukan lokasi Chen Han Nie, wanita itu sedang berada di salah satu apartemen di kota X.


Tok! Tok!


Ling mengetuk pintu kamar Su Li Xia.


Su Li Xia membuka pintu dan berjalan keluar dari kamar.


"Ada apa?" Tanya Su Li Xia dengan wajah yang tampak lelah.


"Nona, saya membawa laporan mengenai Chen Han Nie yang keluar dari penjara." Lapor Ling sembari menyerahkan sebuah amplop coklat.


"Nona, apa anda tidak tidur semalaman?" Tanya Ling penasaran saat melihat lingkaran hitam di bawah mata Su Li Xia.


"Ya, banyak hal yamg ku pikirkan tadi malam."


Su Li Xia membuka amplop yang diberikan oleh Ling sambil mendengarkan penjelasan laporan yang Ling dapatkan dari informan.


"Ledakkan saja apartemen wanita itu dan lakukan tanpa meninggal bukti apapun!" Perintah Su Li Xia dengan mereemas kertas laporan di tangannya.


"Anda yakin, Nona?" Tanya Ling dengan wajah serius.


"Apa aku terlihat sedang bercanda?"


"Bukan seperti itu, saya hanya memastikan jika anda tidak akan menyesal. Karena ini pertama kalinya anda memerintahkan saya untuk membunuh orang." Jawab Ling menjelaskan.


"Pergilah, aku tidak akan menyesalinya. Aku akan melindungi An An dengan segala cara, meskipun harus menghancurkan satu negara." Tegas Su Li Xia dengan yakin.


"Pertama kalinya?" Batin Lu Xuan Cheng.

__ADS_1


Pria itu ternyata tidak tidur, ia mendengarkan percakapan Su Li Xia dan Ling dari balik pintu.


Lu Xuan Cheng mengingat kembali laporan George yang mengatakan jika Su Li Xia memerintahkan Ling untuk membunuh kakaknya.


"Tapi barusan, dia bilang ini pertama kalinya Su Li Xia memberikan perintah untuk membunuh orang. Lalu yang dulu itu apa? Apakah itu juga sebuah salah paham?" Pikir Lu Xuan Cheng.


Su Li Xia berjalan masuk ke dalam kamar. Dia memergoki Lu Xuan Cheng yang berdiri di depan pintu kamar. Ia menatap tajam mata Lu Xuan Cheng.


"Sejak kapan kau berdiri di sini?"


"Sejak awal." Jawabnya tanpa ragu-ragu.


"Apa sekarang kau ketakutan karena aku akan membunuh seseorang?" Tanya Su Li Xia dengan hati yang gelisah.


Lu Xuan Cheng membelai lembut wajah istrinya. "Seharusnya kau tidak perlu mengotori tanganmu. Karena aku yang akan membunuh wanita itu."


Su Li Xia terharu mendengar jawaban dari Lu Xuan Cheng. Dia mengira suaminya akan merasa jijik dan takut dengan dirinya yang ingin membunuh seseorang, tapi ternyata Lu Xuan Cheng menawarkan diri untuk menjadi mata pedangnya.


Lu Xuan Cheng membalas pelukan dari Su Li Xia, dia mengecup kening dan pipi istrinya lalu membelai rambut panjang Su Li Xia yang beraroma shampo.


"Jangan memendam semuanya sendiri. Ingatlah, kau memiliki aku yang akan selalu mendukungmu. Bahkan jika kau menginginkan nyawa jutaan orang, aku akan membunuh mereka semua untukmu."


"Benar, aku tidak sendirian lagi. Sekarang... Aku memiliki suami yang mencintaiku apa adanya." Batin Su Li Xia.


"Lu Cin He, pria itu juga salah satu orang yang harus ku lenyapkan. Apa kau baik-baik saja dengan itu?" Tanya Su Li Xia penasaran.


Lu Xuan Cheng tersenyum dan mendekatkan bibirnya ke telinga Su Li Xia.


"Aku tidak keberatan untuk mencincang tubuh pria busuk itu dengan tanganku sendiri."


"Kuharap kau tidak akan menyesal dengan kata-katamu nanti." Balas Su Li Xia seraya memasukkan satu tangannya ke dalam kemeja Lu Xuan Cheng.

__ADS_1


Su Li Xia menyandarkan kepalanya di dada Lu Xuan Cheng, tangannya mulai nakal dan meraba-raba kulit di balik kemeja suaminya.


"Kau sedang menggodaku?"


Lu Xuan Cheng merasa heran dengan sikap istrinya yang tiba-tiba manja. Baru kali ini Su Li Xia bersikap agresif dan sengaja menggodanya terlebih dulu.


"Menurutmu?"


Lu Xuan Cheng menurunkan tubuhnya, mendekatkan wajahnya ke bibir Su Li Xia.


"Ketemu!" Ucap Su Li Xia dengan senyuman licik.


Su Li Xia mendorong tubuh suaminya, tangannya saat ini memegang sebuah pistol mini yang baru saja ia ambil dari balik kemeja Lu Xuan Cheng.


"Aku benar-benar kalah darimu!" Kesal Lu Xuan Cheng dengan senyuman miris.


Su Li Xia melebarkan senyuman di wajahnya. "Bukan hanya kau, semua orang kalah dariku! Haha..."


"Apa yang ingin kau lakukan dengan pistol itu?" Tanya Lu Xuan Cheng dengan wajah serius.


Su Li Xia menatap pistol silver di tangannya, dia hanya mempersiapkan senjata yang bisa ia gunakan dalam keadaan mendesak.


"Lagi pula, aku tidak ingin kau yang membunuh mereka. Aku akan menyelesaikan semua ini tanpa melibatkan Xuan. Salah satu dari kami harus menjaga dan merawat An An. Karena aku sudah mendapat kesempatan dalam 5 tahun ini, kini giliranmu untuk hidup bersama An An." Batin Su Li Xia.


Tok! Tok!


Tok! Tok!


"Nona! Nona! Tuan Muda menghilang!" Teriak Ling dari luar pintu.


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2