
Tak terasa matahari sudah meninggi dari timur , alarm pun berbunyi menunjukan pukul 6 pagi .
"Hahh...astaghfirullah halazim aku ketiduran ya sampe ga denger azan subuh " kagetnya sambil melirik jam .
"Aku udah dikamar ya , sejak kapan ? Aahh...lupa kali ya aku udah pindah ke kamar " ocehnya langsung masuk ke kamar mandi .
Seperti biasa , selesai bersiap dan ber make up dia langsung ke bawah untuk bersantap pagi .
Tapi kali ini seseorang sudah bersantai dengan kopi dan koran ditangannya .
"Bu.... tumben dia sudah bangun " bisik nya sambil menunjuk pada pria di sofa yang sedang asyik membaca koran .
"Iya...bu RUM bangun aden sudah ganteng begitu.."
"Oya...Bu RUM semalem aku ketiduran di sofa apa nggak ya ?"
"Ibu gak tau non , ibu kan langsung ke kamar "
"Iya ya..aku lupa "
ANDINI pun menyantap sarapannya diikuti pak UDIN dan Pak HENDRA yang bersantap bersama pagi itu . Tapi sesuai perintah mama RATNA sekarang untuk hal berangkat dan pulang ANDINI sepenuhnya berada dalam pengawasan KENZO , kali ini sepertinya monster KENZO tak cukup tidur , sehingga dia memilih untuk pak HENDRA yang mengemudi .
"Nih..ada undangan dari pak MARCO , sebagai pengganti mama dan papa kamu harus ikut andil nanti malam "
"Gak usah lah , kamu tau sendiri kan selama ini aku tak pernah ikut pesta pesta para pengusaha semacam itu "
"Kamu pikir aku mau ,oke deh... sebagai gantinya kamu akan dapat sesuatu yang setimpal jika kamu ikut "
"Sesuatu apa ?"
"Tinggal ikut aja bawel amat si..., tuh dibelakang jangan lupa dipakai nanti malam ,oh ya...pak HENDRA antar aku dulu ya..aku ada urusan pagi pagi soalnya "
__ADS_1
"Siap..den "
Mau tak mau tentu saja ANDINI harus menuruti apa kemauan si monster itu . Tapi ngomong ngomong ini adalah kali pertama ANDINI bisa melihat langsung perusahaan milik mama RATNA dan papa ZAIN , Dimana suasananya sedikit lebih megah dari tempat dia bekerja , tapi memang disini siapa yang tak kenal dengan 4 perusahaan tersohor yang ada di negri ini . Dari MARCO GRUP , SAPUTRA KENCANA , MAHARDIKA , dan tentu saja SANJAYA tempat ANDINI bekerja .
Dimana 4 perusahaan besar yang selalu menghiasi halaman majalah bisnis di negri ini setiap harinya . Setelah tuannya turun pak HENDRA pun berbalik arah ke tempat ANDINI bekerja .
"Pak..apa ga papa ANDINI ikut pesta orang orang kaya itu "
"Ga papa non , lagian sudah 10 tahun coba , semua kegiatan perusahaan cuma dicontrol dari INGGRIS tanpa bapak dan ibu tau langsung "
"Iya juga si.."
"Tapi bukannya kalau disana aku bisa ketemu semua kalangan besar ya pak ?"
"Iya lah non , apa lagi ini pesta ulang tahun anak pengusaha besar , sudah pasti semuanya diundang , oh ya non... kalo pak HENDRA trawang nih , den KENZO kan orangnya tertutup , pantas saja lah kalau dia minta non buat menemani , dia kan gak pernah kenal siapa siapa , paling kalo cewe non ANDINI sama anak tuan MARCO ini "
"Ya udah non ikut aja , bukannya kemaren non pergi ketemu den KEY , nahh..siapa tau tuh dia nemuin kalung non kemaren di cafe "
"Wwiihhh..mantap nih pak HENDRA ide nya bisa aja , iya juga ya pak , kalo mau ketemu kan sekarang susah ada si KENZO..makasih ya pak "
"Sama sama non "
Mobil pun terus memacu dijalanan menuju perkantoran keluarga SANJAYA . Mengenai undangan ultah itu , rupanya AULIA diam diam sudah heboh dengan FAUZAN yang sudah mengatakan padanya bila malam ini akan mengajaknya ke pesta ultah . Tentu saja AULIA kegirangan sepanjang hari ini , tapiii...memang sengaja karena ini kali pertamanya datang , dia pun merahasiakan dari sahabatnya itu untuk sebuah kejutan disana bila dia pun akan datang .
Maka sorenya tak hannya AULIA yang dijemput oleh kekasihnya , tapi seorang KENZO pun datang menjemputnya .
"Hari ini kau tak perlu pulang , kita akan ke tempat MUA kenalanku , dia akan membantumu untuk malam ini , aku tak mau papa dan mama ku malu dengan tatanan mu "
"Terserah lah apa mau mu , yang jelas biasa bukan aku tanggung "
__ADS_1
"Tenang saja , tugas mu hannya harus bersikap manis malam ini "
"Baiklah.."
Mengingat janjian KENZO dan kenalannya itu jam setengah 7 , paling tidak mereka masih ada waktu luang untuk bermain ataupun berkeliling di taman yang kini sudah di alih fungsikan oleh PEMDA setempat .
Niat hati ANDINI mengajak KENZO bersepeda , tapi rupannya dia tak tahu caranya bersepeda .
"Hahahahaha...jadi kau tak bisa bersepeda wkwkwkwkw " girangnya semakin puas .
"Segirang itu ya aku kalah bersepeda darimu "
"Iya lah...seorang KENZO yang sempurna dimata orang , gak taunya gak bisa caranya mengayuh sepeda wkwkwkwkwkwkwk " renyahnya kemudian .
"Terus kapan aku bisa belajar kalau kau banyak mulut begitu "
"Apa nya coba....habis kau lebih lucu dari badut wkwkwkwkwkwk....ya udah sekarang kau duduk didepan biar aku bonceng dibelakang " ucap ANDINI sambil mengganti sepeda lelaki milik KENZO dengan sepeda model wanita miliknya .
"Terus..."
"Terus pelan pelan kamu belajar mengayuh , biar aku berjaga dibelakang , kau tak akan jatuh tenang saja "
"Tapi..kau tak akan kabur kan ?"
"Gakkk...tenang aja pokoknya safety banget deh "
"Ya udah aku kayuh nih "
"Ya udah ayo coba "
__ADS_1
Perlahan meski dilihati puluhan pasang mata melihat pemandangan langka itu KENZO pun mengayuh sedikit demi sedikit sepeda nya , dari yang sejal tadi per lima kayuhan berhenti , kini dia semakin lancar menjalankan sepedanya , hingga tak terasa mereka layaknya sepasang kekasih yang bersepeda menyusuri jalanan taman seperti hal nya pengunjung yang lain .