I HATE U MY BROTHER

I HATE U MY BROTHER
PERTUKARAN


__ADS_3

Dirumah kediaman INDRA pun menjadi ramai untuk pertemuan yang lama antara kakak beradik itu . Penuh canda tawa diantara obrolan mereka .


"Mas , sebenarnya aku kesini juga membawa pesan dari ayah " ucap putra sambil tak enak hati .


"Aku sudah tahu PUT , kau ke sini juga pasti bukan tanpa alasan , aku juga tahu bila ayah sengaja membuatmu sibuk agar tak bisa membawa keluargamu menemuiku "


"Benar mas , ayah meminta mas untuk pulang ke JAKARTA "


"Benar kah ? Sepertinya terlalu mudah ayah memaafkan ku setelah aku mencoreng dirinya pada keluarga kenalannya "


"Entahlah , kemarin dia langsung menemui ku terburu buru , ku fikir dengan wajahnya yang tersenyum lebar sepertinya dia memang sedang merindukanmu "


"Akan aku fikirkan nanti , aku pun harus membawa SANDRA kesana , tapi...kau tahu kan apa yang dilakukan ayah selepas pernikahanku dulu pada kakak iparmu "


PUTRA pun hanya mengangguk lemah , karna dia tahu , bagaimana pun memang ayahnya kala itu keterlaluan , sudah menampar dan memaki kakak iparnya setelah upacara pernikahannya , dan hal itulah yang membuat INDRA memilih kabur dari rumahnya dan memutus semua komunikasi dengan keluarga nya .


Di sisi lain ditaman rumah , PUTRI istri dari PUTRA pun turut mengajar kakak iparnya pula untuk mau menengok ayah mertuannya di JAKARTA .


"Mba .... tolong nanti dibicarakan dengan mas INDRA ya , aku harap mba dan mas INDRA mau untuk kesana "


"Entahlah PUT , lagi pula semua keputusan ada di tangan kakak iparmu , meskipun aku pernah disakiti oleh ayah , tapi justru mas INDRA lah yang lebih sakit dariku "


"Tolong bantuanya juga ya mba " mohon PUTRI kala itu .


"Akan aku usahakan agar mas INDRA mau kesana , tapi aku tak janji ya dengan apa keputusannya "


"Iya mba , terimakasih banyak "


"Loh..ngomong ngomong anakmu dimana ?laki laki kan ?"


"Iya mba namanya KEY , kalau mba laki laki atau perempuan ?"


Belum sempat SANDRA menjawab , tiba tiba sebuah telfon di HP nya berbunyi , sehingga seorang assisten rumahnya pun mengganggu pembicaraannya mereka .


Kebetulan di depan rumah kediaman INDRA memang ada taman bermain yang sengaja INDRA buat agar anaknya betah betah bermain disana , sama halnya dengan anak INDRA , anak PUTRA yang berumur hampir hampir 3 tahun pun jatuh hati juga untuk mengunjunginya .


Ada beberapa permainan anak disana , dari ayunan , seluncuran dan masih banyak lagi . Kebetulan ada seorang anak seusiannya pula yang sedang bermain dengan pengasuhnya .


"Hay...boleh aku ikut bermain ?" Pinta KEY kecil pada teman barunya itu .


"Boleh ...ayo kita main " girang temannya itu

__ADS_1


Ke dua bocah itu pun larut dalam permainan nya , penuh kegirangan mereka memainkannya , sehingga para pengasuhnya hannya bisa menunggu mereka .


Tapi sayang nya dari arah depan gapura rumah , keluarlah tuan PUTRA beserta istrinya .


"KEY..!!! ayo kita pulang nak " panggil ibunya .


"Iya..." balas anak nya itu .


"Jadi nama kamu KEY ?"


"Iya...nama kamu siapa ?"


"Nama aku KENZO "


"Oh ya KENZO , Aku pulang dulu ya ke hotel "


"Kamu tidak menginap disini "


"Tidak , ayah ku sudah memesan hotel "


"Hati hati ya dadah..."


"Dadahh...sampai jumpa lagi "


Tapi siapa sangka malam itu KENZO kecil tiba tiba demam dan tak kunjung turun meski sudah diberi pertolongan , meskipun KENZO memiliki riwayat STEP , tapi biasanya tak sampai lama panasnya sudah kembali turun . Hal itu lah yang akhirnya membuat INDRA dan istrinya segera memboyong anaknya ke rumah sakit terdekat .


Buru buru sebuah ruangan di tempatinya , seorang dokter beserta beberapa perawat pun segera menangani anaknya itu . Namun panasnya belum juga menurun , bahkan kejang kejangnya belum mereda .


"Loh....INDRA , SANDRA , siapa yang sakit ?" Kaget ZAIN yang kala itu juga bersama dengan istrinya yang kebetulan baru keluar dari salah satu kamar .


"Anak ku ZAIN , demamnya tinggi dan belum turun "


"Kami turut prihatin SANDRA , semoga anak kalian lekas sembuh " prihatin RATNA .


"Lalu...kalian disini , ada kepentingan apa ?"tanya SANDRA .


"Oh...alhamdulilah anakku sudah sembuh selama 2 hari disini "


"Sakit apa dia NA ?"


"Seseorang mau meracuni keluargaku NDRA , kebetulan anakku yang pertama kali makan makanan nya " terang RATNA itu sambil memeluk erat anak gadisnya yang baru berusia satu tahun itu .

__ADS_1


Handphone INDRA pun berbunyi .


"Mas.., aku ingin tannya , anakmu laki laki atau perempuan ?" Telpon PUTRA dengan tergesa gesa .


"Hey..hey..ada apa ini , jelaskan padaku "


"Jadi mas , aku dengar dari pembicaraan ayah lewat orang rumah , bila dia mau mengambil anak mu jika dia laki laki " tegasnya kemudian .


"Apa !!! Ayah sampai setega itu kepada keluarga ku , jangan harap aku akan pergi kesana "


"Tapi mas , tolong jangan gegabah dulu , saat ini ayah tak tahu bila aku punya mata mata dirumah , aku punya solusi bila anakmu laki laki , tapi kalau anakmu perempuan tentu saja aku lebih tenang "


"Memang solusi apa yang kau punyai itu ?" Tanya INDRA .


PUTRA pun menerangkan solusi yang ada di benaknya itu , sampai akhirnya merekapun selesai menelfon .


"Dari siapa mas ?" Tanya istrinya .


"PUTRA bu , dia memberitahuku bila ayah mau menahan anak kita jika dia laki laki , sepertinya dia berniat untuk mengambilnya dari kita "


"APA..!!!! " sontak terkejutlah SANDRA dibuatnya .


"Kau yakin NDRA , ayahmu seperti itu ?" Terkejut ZAIN .


"Iya ZAIN , sebenarnya aku sudah lama tahu bila beliau ingin seorang cucu untuk dijadikan penerusnya bila aku ataupun PUTRA tak mambu mengemban bisnisnya "


"Jadi begitu " faham ZAIN dan RATNA .


" sabar ya mah , ini untuk berjaga jaga saja ,jadi.. kita pun butuh anak perempuan untuk menipu ayah ku " INDRA menenangkan istrinya .


Yang heran justru kini wajah ZAIN dan RATNA lah yang seolah mendapat ide yang sama , Karena tadi mereka sudah membicarakan sesuatu saat sebelum keluar dari kamarnya .


"Kalian kenapa ??" Heran INDRA .


"Begini NDRA , bukannya kita mengambil kesempatan ini , tapi sepertinya kita ditakdirkan untuk SIMBIOSIS MUTUALISME "


"Maksud kalian...kami berpura pura dengan anak kalian ?" Terka SANDRA .


"Benar SAN , selain kami butuh menjaga keamanan anak kami , kami juga bisa menjaga anakmu disini sambil mencari siapa pelaku penaruh racun kami di hotel " terang ZAIN .


"Aku percaya dengan keamanan anak kami dengan kalian , dari pada dia sekarang bersamaku , kami juga janji akan menjaga anakmu dan mengabari perkembangannya pada kalian , segeralah kalian pulang kesini bila urusan sudah selesai , kita bisa bertukar tugas masing masing "

__ADS_1


Pada akhirnya setelah dokter menyatakan kondisi KENZO sudah lebih stabil , INDRA dan SANDRA pun menyetujui rencana pertukaran anak sementara ini , untung saja gadis kecil itu langsung lengket dan mau dibawa oleh INDRA , sehingga memudahkan INDRA dan SANDRA membawanya .


__ADS_2