
Dirumah kediaman INDRA pun menjadi ramai untuk pertemuan yang lama antara kakak beradik itu . Penuh canda tawa diantara obrolan mereka .
"Mas , sebenarnya aku kesini juga membawa pesan dari ayah " ucap putra sambil tak enak hati .
"Aku sudah tahu PUT , kau ke sini juga pasti bukan tanpa alasan , aku juga tahu bila ayah sengaja membuatmu sibuk agar tak bisa membawa keluargamu menemuiku "
"Benar mas , ayah meminta mas untuk pulang ke JAKARTA "
"Benar kah ? Sepertinya terlalu mudah ayah memaafkan ku setelah aku mencoreng dirinya pada keluarga kenalannya "
"Entahlah , kemarin dia langsung menemui ku terburu buru , ku fikir dengan wajahnya yang tersenyum lebar sepertinya dia memang sedang merindukanmu "
"Akan aku fikirkan nanti , aku pun harus membawa SANDRA kesana , tapi...kau tahu kan apa yang dilakukan ayah selepas pernikahanku dulu pada kakak iparmu "
PUTRA pun hanya mengangguk lemah , karna dia tahu , bagaimana pun memang ayahnya kala itu keterlaluan , sudah menampar dan memaki kakak iparnya setelah upacara pernikahannya , dan hal itulah yang membuat INDRA memilih kabur dari rumahnya dan memutus semua komunikasi dengan keluarga nya .
Di sisi lain ditaman rumah , PUTRI istri dari PUTRA pun turut mengajar kakak iparnya pula untuk mau menengok ayah mertuannya di JAKARTA .
"Mba .... tolong nanti dibicarakan dengan mas INDRA ya , aku harap mba dan mas INDRA mau untuk kesana "
"Entahlah PUT , lagi pula semua keputusan ada di tangan kakak iparmu , meskipun aku pernah disakiti oleh ayah , tapi justru mas INDRA lah yang lebih sakit dariku "
"Tolong bantuanya juga ya mba " mohon PUTRI kala itu .
"Akan aku usahakan agar mas INDRA mau kesana , tapi aku tak janji ya dengan apa keputusannya "
"Iya mba , terimakasih banyak "
"Loh..ngomong ngomong anakmu dimana ?laki laki kan ?"
"Iya mba namanya KEY , kalau mba laki laki atau perempuan ?"
Belum sempat SANDRA menjawab , tiba tiba sebuah telfon di HP nya berbunyi , sehingga seorang assisten rumahnya pun mengganggu pembicaraannya mereka .
Kebetulan di depan rumah kediaman INDRA memang ada taman bermain yang sengaja INDRA buat agar anaknya betah betah bermain disana , sama halnya dengan anak INDRA , anak PUTRA yang berumur hampir hampir 3 tahun pun jatuh hati juga untuk mengunjunginya .
Ada beberapa permainan anak disana , dari ayunan , seluncuran dan masih banyak lagi . Kebetulan ada seorang anak seusiannya pula yang sedang bermain dengan pengasuhnya .
"Hay...boleh aku ikut bermain ?" Pinta KEY kecil pada teman barunya itu .
"Boleh ...ayo kita main " girang temannya itu
__ADS_1
Ke dua bocah itu pun larut dalam permainan nya , penuh kegirangan mereka memainkannya , sehingga para pengasuhnya hannya bisa menunggu mereka .
Tapi sayang nya dari arah depan gapura rumah , keluarlah tuan PUTRA beserta istrinya .
"KEY..!!! ayo kita pulang nak " panggil ibunya .
"Iya..." balas anak nya itu .
"Jadi nama kamu KEY ?"
"Iya...nama kamu siapa ?"
"Nama aku KENZO "
"Oh ya KENZO , Aku pulang dulu ya ke hotel "
"Kamu tidak menginap disini "
"Tidak , ayah ku sudah memesan hotel "
"Hati hati ya dadah..."
"Dadahh...sampai jumpa lagi "
Tapi siapa sangka malam itu KENZO kecil tiba tiba demam dan tak kunjung turun meski sudah diberi pertolongan , meskipun KENZO memiliki riwayat STEP , tapi biasanya tak sampai lama panasnya sudah kembali turun . Hal itu lah yang akhirnya membuat INDRA dan istrinya segera memboyong anaknya ke rumah sakit terdekat .
Buru buru sebuah ruangan di tempatinya , seorang dokter beserta beberapa perawat pun segera menangani anaknya itu . Namun panasnya belum juga menurun , bahkan kejang kejangnya belum mereda .
"Loh....INDRA , SANDRA , siapa yang sakit ?" Kaget ZAIN yang kala itu juga bersama dengan istrinya yang kebetulan baru keluar dari salah satu kamar .
"Anak ku ZAIN , demamnya tinggi dan belum turun "
"Kami turut prihatin SANDRA , semoga anak kalian lekas sembuh " prihatin RATNA .
"Lalu...kalian disini , ada kepentingan apa ?"tanya SANDRA .
"Oh...alhamdulilah anakku sudah sembuh selama 2 hari disini "
"Sakit apa dia NA ?"
"Seseorang mau meracuni keluargaku NDRA , kebetulan anakku yang pertama kali makan makanan nya " terang RATNA itu sambil memeluk erat anak gadisnya yang baru berusia satu tahun itu .
__ADS_1
Handphone INDRA pun berbunyi .
"Mas.., aku ingin tannya , anakmu laki laki atau perempuan ?" Telpon PUTRA dengan tergesa gesa .
"Hey..hey..ada apa ini , jelaskan padaku "
"Jadi mas , aku dengar dari pembicaraan ayah lewat orang rumah , bila dia mau mengambil anak mu jika dia laki laki " tegasnya kemudian .
"Apa !!! Ayah sampai setega itu kepada keluarga ku , jangan harap aku akan pergi kesana "
"Tapi mas , tolong jangan gegabah dulu , saat ini ayah tak tahu bila aku punya mata mata dirumah , aku punya solusi bila anakmu laki laki , tapi kalau anakmu perempuan tentu saja aku lebih tenang "
"Memang solusi apa yang kau punyai itu ?" Tanya INDRA .
PUTRA pun menerangkan solusi yang ada di benaknya itu , sampai akhirnya merekapun selesai menelfon .
"Dari siapa mas ?" Tanya istrinya .
"PUTRA bu , dia memberitahuku bila ayah mau menahan anak kita jika dia laki laki , sepertinya dia berniat untuk mengambilnya dari kita "
"APA..!!!! " sontak terkejutlah SANDRA dibuatnya .
"Kau yakin NDRA , ayahmu seperti itu ?" Terkejut ZAIN .
"Iya ZAIN , sebenarnya aku sudah lama tahu bila beliau ingin seorang cucu untuk dijadikan penerusnya bila aku ataupun PUTRA tak mambu mengemban bisnisnya "
"Jadi begitu " faham ZAIN dan RATNA .
" sabar ya mah , ini untuk berjaga jaga saja ,jadi.. kita pun butuh anak perempuan untuk menipu ayah ku " INDRA menenangkan istrinya .
Yang heran justru kini wajah ZAIN dan RATNA lah yang seolah mendapat ide yang sama , Karena tadi mereka sudah membicarakan sesuatu saat sebelum keluar dari kamarnya .
"Kalian kenapa ??" Heran INDRA .
"Begini NDRA , bukannya kita mengambil kesempatan ini , tapi sepertinya kita ditakdirkan untuk SIMBIOSIS MUTUALISME "
"Maksud kalian...kami berpura pura dengan anak kalian ?" Terka SANDRA .
"Benar SAN , selain kami butuh menjaga keamanan anak kami , kami juga bisa menjaga anakmu disini sambil mencari siapa pelaku penaruh racun kami di hotel " terang ZAIN .
"Aku percaya dengan keamanan anak kami dengan kalian , dari pada dia sekarang bersamaku , kami juga janji akan menjaga anakmu dan mengabari perkembangannya pada kalian , segeralah kalian pulang kesini bila urusan sudah selesai , kita bisa bertukar tugas masing masing "
__ADS_1
Pada akhirnya setelah dokter menyatakan kondisi KENZO sudah lebih stabil , INDRA dan SANDRA pun menyetujui rencana pertukaran anak sementara ini , untung saja gadis kecil itu langsung lengket dan mau dibawa oleh INDRA , sehingga memudahkan INDRA dan SANDRA membawanya .